Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengalungkan syal kepada perwakilan peserta Jumbara ke-12 PMR Kabupaten Karanganyar, Kamis (17/10/2019). (Istimewa)

Solopos.com, KARANGANYAR -- Sebanyak 3.000 pelajar mengikuti kegiatan Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) ke-12 Palang Merah Remaja (PMR) Kabupaten Karanganyar di Lapangan Tuban, Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar, Kamis-Sabtu (17-19/10/2019).

Ribuan pelajar itu tergabung dalam PMR tingkat Mula, Madya, dan Wira. Mereka mengikuti rangkaian kegiatan dan lomba selama tiga hari.
Kegiatan diikuti 75 kontingen dari tingkat SD, SMP, SMA/SMK di Kabupaten Karanganyar.

Sejumlah kegiatan yang sudah dijadwalkan adalah sarasehan, kewirausahaan sosial, aksi cepat tepat, wahana kepalangmerahan, dan lain-lain.

Ketua PMI Cabang Karanganyar, Timotius Suryadi, menyampaikan kegiatan tersebut untuk meningkatkan jejaring antarorganisasi PMR se-Kabupaten Karanganyar.

"Selain itu meningkatkan keterampilan dan kecakapan membantu sesama. Membantu sesama itu menggembirakan. Kegiatan ini diharapkan menggairahkan orang memiliki semangat kemanusiaan dan kepedulian di tengah-tengah tantangan zaman," kata Timo, sapaan akrabnya, saat dihubungi solopos.com, Kamis (17/10/2019).

Dia mengaku prihatin melihat kondisi saat ini. Permusuhan semakin tajam baik itu secara langsung maupun di media sosial.

Dia berharap melalui PMI maupun PMR dapat mengajarkan kepedulian terhadap sesama, cinta kasih, dan tidak tersekat-sekat oleh perbedaan pandangan politik, agama, warna kulit, dan ras.

"Banyak kegiatan yang intinya memupuk semangat saling peduli, membantu, berbagi, meningkatkan kemampuan PMR. Ini kegiatan rutin setiap tiga tahun sekali. Lokasi acara berpindah-pindah," ungkap dia.

Ketua PMI Jawa Tengah periode 2016-2021, Imam Triyanto, dan Kepala Markas PMI Jawa Tengah Mu'rifah menghadiri pembukaan Jumbara ke-12 PMR Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, menyampaikan harapan peserta menggunakan kesempatan itu untuk memperluas jaringan dan memperkuat solidaritas keluarga besar PMI.

"Jumbara PMR ajang berbagi pengetahuan, keterampilan, sikap, pengalaman, dan menjalin persahabatan. Harapaan kami terlahir relawan muda PMI yang memiliki wawasan luas dan berkarakter sehingga menjadi generasi emas yang pontesial," ungkap Bupati


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten