Pelari Jombor Run 10K mengelilingi kawasan Rawa Jombor, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Klaten, Sabtu (20/7/2019). (Solopos-Taufiq Sidik Prakoso)

Solopos.com, KLATEN -- Sebanyak 1.900 peserta mengikuti lomba maraton bertajuk Jombor Run 10K, Sabtu (20/7/2019), di Klaten, Jawa Tengah.

Para peserta yang berasal dari wilayah Jawa Tengah serta Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) itu mengeliling kawasan Rawa Jombor hingga perkampungan di Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Klaten.

Kasi Pembinaan dan Pengembangan Olahraga Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Klaten, Isnanto, mengatakan lomba maraton itu kali ketiga digelar.

Para peserta terbagi dalam dua kategori yakni umum dan pelajar. Jarak tempuh untuk pelajar SMP yakni 6 km sementara kategori pelajar SMA dan umum sejauh 10 km.

“Lomba ini digelar bertujuan memasyarakatkan olahraga serta menjadi mewadahi para atlet ari Klaten dan sekitarnya. Selain itu, kegiatan bertujuan untuk mengenalkan Rawa Jombor sebagai salah satu destinasi wisata,” kata Isnanto saat ditemui di sela kegiatan.

Dia mengatakan jika sebelumnya lomba itu dikhususkan peserta dari wilayah Klaten, tahun ini lomba dibuka untuk umum. Pada lomba tahun ini, lokasi start dan finis di sisi selatan Rawa Jombor.

“Jalur untuk kategori umum memang ada sedikit yang rusak terutama yang masuk perkampungan. Ini menjadi evaluasi bagi kami untuk penyelenggaraan selanjutnya,” kata dia.

Sementara itu, juara satu hingga tiga lomba lari untuk semua kategori diraih para peserta dari luar Kabupaten Klaten. Para juara itu berasal dari Semarang, Sukoharjo, Magelang, Salatiga, serta Blora.

Salah satu peserta asal Magelang, Siti Muawanah, 49, finish pertama pada kategori umum. Ibu dua anak itu mengikuti berbagai ajang lomba lari di seluruh Indonesia.

“Ini baru kali pertama mengikuti kejuaraan di Klaten. Ingin tahu Klaten seperti apa. Tidak ada persiapan khusus. Hanya latihan rutin minimal 5 km setiap hari,” urai dia.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten