Sering Kecelakaan Proyek, Waskita Karya Kena Teguran

Sering Kecelakaan Proyek, Waskita Karya Kena Teguran

SOLOPOS.COM - KRL melintas di samping crane proyek pembangunan kontruksi jalur rel dwi ganda atau double-dobel track (DDT) yang roboh di Jl. Slamet Riyadi, Matraman, Jakarta, Minggu (4/2/2018). (JIBI/Solopos/Antara/Aprillio Akbar)

Seringnya kecelakaan konstruksi yang terjadi di proyek PT Waskita Karya membuat perusahaan itu terkena sanksi teguran.

Solopos.com, JAKARTA -- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan telah memberikan sanksi berupa teguran kepada PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Teguran diberikan karena banyaknya kecelakaan konstruksi yang terjadi di area kerja perusahaan konstruksi itu dalam beberapa bulan terakhir.

Dirjen Bina Marga Arie Setiadi Moerwanto Kementerian PUPR mengatakan bahwa surat teguran tersebut diberikan kepada PT Waskita Karya Tbk terutama untuk kecelakaan konstruksi yang terjadi pada proyek Kementerian PUPR yang sedang dikerjakan perseroan ini.

Sejumlah kecelakaan proyek itu antara lain kecelakaan konstruksi di jalan tol Bogor—Ciawi—Sukabumi pada 22 September 2017, jalan tol Pasuruan—Probolinggo pada 29 Oktober 2018, dan jalan tol Pemalang—Batang pada 2 Januari 2018.

"Secara umum, kami sudah layangkan surat teguran kepada Waskita untuk proyek-proyek yang terkait dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat khususnya di Bina Marga," kata Arie di Kementerian PUPR, Kamis (8/2/2018).

Arie menjelaskan bahwa surat teguran tersebut berisi instruksi untuk memperbaiki sistem pengerjaan dan pengawasan pada proyek pemerintah yang dikerjakan Waskita Karya.

"Untuk memperbaiki sistem pengerjaan dan pengawas konstruksinya serta agar mereka lebih berhati-hati dan memperbaikinya. Waskita juga sudah menindaklanjutinya, katakanlah untuk mengangkat [girder] dan lain-lain itu sistemnya sudah berubah," jelasnya.

Dirjen mengatakan bahwa pemberian sanksi didasarkan oleh aturan dalam UU No 2/2017 tentang Jasa Konstruksi. Dalam Pasal 96 disebutkan bahwa bahwa setiap penyedia jasa dan/atau pengguna jasa yang tidak memenuhi standar keamanan, keselamatan, kesehatan, dan keberlanjutan dalam penyelenggaraan jasa konstruksi dapat dikenai sanksi administratif berupa peringatan tertulis, denda administratif, penghentian sementara konstruksi/ kegiatan layanan jasa, pencantuman dalam daftar hitam, pembekuan izin, dan/atau pencabutan izin.

Berdasarkan catatan Bisnis/JIBI, sebanyak 5 dari 12 kecelakaan konstruksi yang terjadi sejak Agustus 2017 merupakan proyek yang dikerjakan WSKT.

Berikut rentetan kecelakaan kerja yang dirangkum Bisnis.com, sejak 4 Agustus 2017 sampai dengan 4 Februari 2018.

Tanggal Nama Proyek Kontraktor
Jumat, 4 Agustus 2017 LRT Palembang PT Waskita KaryaTbk.
Jumat, 22 September 2017 Jalan tol Bogor—Ciawi—Sukabumi PT Waskita Karya Tbk.
Kamis, 26 Oktober 2017 Jalan tol Bogor Outer Ring Road PT Wijaya Karya Tbk.
Minggu, 29 Oktober 2017 Jalan tol Pasuruan—Probolinggo PT Waskita Karya Tbk.
Rabu, 15 November 2017 LRT Jakarta PT Adhi Karya Tbk.
Kamis, 16 November 2017 Jalan tol layang Jakarta—Cikampek II PT Waskita Karya Tbk.
Sabtu, 9 Desember Jembatan Ciputrapinggan PT Bangun Pilar Patroman
Selasa, 26 Desember 2017 Apartemen Pakubuwono Spring PT Total Bangun Persada
Sabtu, 30 Desember 2017 Jalan tol Pemalang—Batang PT Waskita Karya Tbk.
Selasa, 2 Januari 2018 Jalan tol Depok—Antasari PT Girder Indonesia
Senin, 22 Januari 2018
LRT Velodrom-Kelapa Gading PT Wijaya Karya Tbk.
Minggu, 4 Februari 2018 Jalur ganda kereta cepat Jakarta PT Hutama Karya

 

Sumber: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, diolah

Berita Terkait

Berita Terkini

Wow, Pelopor Batik Asal Solo Go Tik Swan Hari Ini Nampang di Google

Pada 1950-an, Swan memenuhi permintaan presiden dengan memadukan teknik batik daerah untuk memperkenalkan Batik Indonesia.

Mobil Travel Gelap Disetop Petugas Pos Makutho Solo, Penumpang Dipulangkan

Satu unit mobil elf yang diduga travel gelap dihentikan petugas di pos penyekatan Tugu Makutho Solo pada Senin (10/5/2021) pukul 23.30 WIB.

Berumur Belum 1 Bulan, AirTag Apple Sudah Kena Retas

Kurang dari sebulan sejak peluncurannya Air Tag Apple sudah bisa diretas oleh peneliti keamanan asal Jerman.

Tegas! Bupati Karanganyar Usul Penanganan Covid-19 Serahkan ke Pemda Saja

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengusulkan penanganan Covid-19 diserahkan kepada pemda setempat.

Pemkot Jogja Ingatkan Warganya Tidak Lakukan Takbir Keliling

Pemkot Jogja melarang warganya menggelar takbir keliling. Takbir hanya boleh dilaksanakan di masjid di wilayah masing-masing.

Lebaran 2021: Jumlah Pemudik ke Sukoharjo Lebih Sedikit Dibanding Tahun Lalu

Jumlah perantau yang mudik ke Sukoharjo pada Lebaran kali ini lebih sedikit daripada tahun 2020.

Jelang Lebaran, Satpol PP Klaten Garuk 3 Pasangan Tak Resmi di Hotel Melati

Tim gabungan menyasar ke sejumlah hotel melati di kawasan kota dan Klaten bagian timur, total hotel yang disasar mencapai empat sampai lima hotel.

ABG Sopir VW Kuning Penabrak Polisi di Pos Penyekatan Klaten Mediasi dengan Korban, Hasilnya?

ABGpenabrak polisi di pos penyekatan pemudik di Klaten dengan mobil VW kuning telah menjalani mediasi dengan korban.

Jangan Sembrono Makan! 5 Penyakit Ini Rentan Muncul Pasca Lebaran

Inilah lima penyakit yang rentan muncul pasca Lebaran karena konsumsi makanan yang tak terkontrol saat Hari Raya Idulfitri.

Libur Lebaran 2021, Ini Jasa Pengiriman yang Tetap Beroperasi

Meski masa libur lebaran, beberapa ekspedisi pengiriman barang diantaranya Pos Indonesia dan JNE tetap beroperasi.

Mercedes Benz Siapkan Van Listrik EQT Concept

Mercedes-Benz memperkenalkan van listrik untuk keluarga meskipun masih dalam bentuk konsep.

Kapan Waktu Terbaik untuk Minum Susu, Sebelum atau Sesudah Makan?

Adakah waktu yang tepat untuk minum susu agar penyerapan nutrisinya maksimal?