Tutup Iklan

Sering Ditagih Pinjol Ilegal, Bupati Wonogiri: Kurang Ajar Betul!

Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, ternyata juga sering ditagih nomor tak dikenal yang diduga kuat operator layanan pinjaman online (pinjol) ilegal.

 Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, memberikan keterangan kepada wartawan di area Sekretariat Daerah Kabupaten Wonogiri, Senin (9/8/2021). (Solopos.com/Aris Munandar)

SOLOPOS.COM - Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, memberikan keterangan kepada wartawan di area Sekretariat Daerah Kabupaten Wonogiri, Senin (9/8/2021). (Solopos.com/Aris Munandar)

Solopos.com, WONOGIRI — Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, ternyata juga sering ditagih nomor tak dikenal yang diduga kuat operator layanan pinjaman online (pinjol) ilegal. Dia mengaku gerah dengan hal itu.

Hal itu disampaikan Joko Sutopo di hadapan perwakilan pejabat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) saat acara pengundian hadiah PT Bank Perkreditan Rakyat Badan Kredit Kecamatan Wonogiri atau BPR BKK Wonogiri (Perseroda) di pendapa rumah dinasnya kompleks Sekretariat Daerah (Setda), Jumat (15/10/2021).

Pada acara itu dia menyebut layanan pinjol ilegal dan rentenir atau bank plecit adalah kompetitor bank resmi yang kurang ajar. Mereka bukannya membantu menyelesaikan masalah keuangan masyarakat, tetapi justru menambah masalah. Fenomena penagihan oleh operator layanan pinjol ilegal sekarang ini sudah mengkhawatirkan.

Tidak hanya nasabah atau debitur yang ditagih dengan kasar. Orang yang tak pernah bersinggungan dengan layanan pinjol pun turut terkena imbas.

Baca Juga: Sepakat dengan Istri, Bupati Wonogiri Hanya Ingin Punya Satu Anak

Lelaki yang akrab disapa Jekek itu mengaku menjadi salah satu yang terkena imbas tersebut. Dia mengaku sering menerima pesan bahwa nomor teleponnya menjadi penjamin utang online atas nama orang lain. Hanya, dia tak menyebut utang itu atas nama siapa saja.

“Katanya nomor [telepon] saya menjadi penjamin. Kurang ajar betul itu. Kenal saja enggak kok jadi penjamin. Ada lagi yang bilang jika nanti saya tidak melunasi nomor saya akan tercatat di lembaganya. Iki sapa meneh [Ini siapa lagi],” ucap Bupati.

Diduga operator layanan pinjol ilegal memperoleh nomor teleponnya karena mengambil dari kontak telepon seluler (ponsel) debitur/orang yang berutang. Warga Kabupaten Wonogiri banyak yang memiliki nomor telepon Bupati. Dalam banyak kesempatan Bupati memberitahukan nomor teleponnya agar warga dapat menyampaikan informasi atau permasalahan tertentu langsung kepadanya.

Baca Juga: BPR BKK Wonogiri Laba Capai Rp8,5 Miliar

Bupati menyebut, sebagian masyarakat sudah memiliki beban ekonomi berat akibat pinjaman di bank plecit atau rentenir. Tanggungan pinjol menambah berat beban mereka. Joko menilai, masyarakat belum siap menghadapi gempuran layanan pinjol, karena belum teredukasi secara utuh. Sebaliknya, fenomena itu dipandangnya dapat memperparah pragmatisme masyarakat.

Sementara itu, Kepala Subbagian Perizinan Informasi dan Dokumentasi OJK Surakarta, Andy Rahman Yuliman, yang hadir pada acara itu mengaku prihatin atas peristiwa adanya warga bunuh diri gara-gara putus asa karena terlilit pinjol. Dia menginformasikan, perusahaan penyalur pinjol atau financial technology (Fintech) resmi yang terdaftar di OJK sebanyak 123.

Layanan pinjol resmi hanya boleh mengakses tiga hal, yakni mikrofon, foto (bukan di folder galeri), dan lokasi. Jika ada penawaran utang yang aplikasinya meminta mengakses selain tiga hal tersebut, seperti kontak telepon dan folder galeri, dapat dipastikan itu penawaran dari layanan pinjol ilegal.

“Kalau mau mengakses permodalan pilihlah secara bijaksana. Kalau terpaksanya harus mengakses layanan pinjol pilihlah layanan pinjol yang legal dan terdaftar di OJK,” tutur Andy.


Berita Terkait

Espos Plus

Mengenal Prawirodigdoyo, Sosok Penunggang Kuda di Simpang 4 Karanggede

+ PLUS Mengenal Prawirodigdoyo, Sosok Penunggang Kuda di Simpang 4 Karanggede

Kebanyakan warga salah kaprah dengan menganggap patung penunggang kuda di simpang empat Karanggede Boyolali adalah Pangeran Diponegoro, padahal sosok penunggang kuda itu adalah Raden Tumenggung Prawirodigdoyo.

Berita Terkini

Tim Ekspedisi Digital Ekonomi 2021 Memotret Pertanian di Kopeng

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 Solopos Media Group memotret digitalisasi pemasaran sektor pertanian di Kecamatan Getasan di kawasan Kopeng, Kabupaten Semarang.

Ekspedisi Digital Ekonomi 2021, Perjalanan Tim ke Salatiga

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 Solopos Media Group mulai memotret ekspansi layanan digital yang berimplikasi pada pertumbuhan ekonomi daerah

BI Solo Dorong Sosialisasi Digitalisasi Harus Jalan Terus

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Solo mengapresiasi Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 yang digagas Solopos Media Group.

Kecelakaan di Kebakkramat Karanganyar: Truk Masuk Parit, Mobil Terbalik

Dua buah kendaraan keluar jalur setelah bersenggolan di Jalan Solo-Sragen, tepatnya di depan PT Manunggal Adipura, Pulosari, Kebakkramat, Karanganyar, Sabtu (14/12/2021).

PPKM Level 3 di Boyolali Jelang Nataru, Tempat Wisata Wajib Taat Prokes

Pemkab Boyolali akan menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022.

Harga Tanah Gentan Sukoharjo vs Colomadu Karanganyar, Mahalan Mana?

Kira-kira mana yang lebih mahal antara harga tanah di Gentan, Baki, Sukoharjo dengan Colomadu di Karanganyar?

ANBK SD 2021 di Solo Kelar, Begini Evaluasi dari Proktor

Masih adanya 8 SD di Solo yang menumpang pelaksanaan ANBK ke SMP karena keterbatasan prasarana, menjadi perhatian Proktor ANKB SD.

Semua Rumah di Dusun Ginade Wonogiri Hadap ke Selatan, Ini Kata Kades

Ada budaya unik terkait posisi rumah di Dusun Ginadewetan dan Ginadekulon, Desa Tlogoharjo, Kecamatan Giritontro, Kabupaten Wonogiri.

Tanah Dikeruk Untuk Proyek Tol, Warga Pedan Klaten Blokir Jalan

Warga Dukuh Blasinan, Desa Kaligawe, Kecamatan Pedan, Klaten, dengan kegiatan pengerukan yang dilakukan tanpa sosialisasi dan memakan sebagian lahan warga.

Kongres ke-41 di Solo, Syarikat Islam Didorong Fokus Ekonomi Halal

Wakil Ketua DPR RI, Rahmat Gobel, menyebut potensi ekonomi halal luar biasa, namun belum banyak dikembangkan. Ia mendorong Syarikat Islam menjadi pelopor ekonomi halal.

Edarkan Sabu-Sabu, 2 Warga Solo dan Boyolali Dikukut Polisi

Satres Narkoba Polresta Solo berhasil menangkap dua pengedar sabu-sabu saat bertransaksi di Pucangsawit, Jebres, Solo. Kedua tersangka masing-masing warga Klego, Boyolali dan Laweyan, Solo.

Gegara Puntung Rokok, Rumah Warga Karangmojo Tasikmadu Ludes Terbakar

Nyaris semua perabotan di rumah Samiyati di Desa Karangmojo, Tasikmadu, Karanganyar, ludes dilalap api yang diduga berasal dari puntung rokok yang membakar kasur.

Harga Cabai Rawit Merah di Sragen Meroket, Tembus Rp57.000/Kg

Musim hujan membuat cabai lebih cepat membusuk. Kondisi ini membuat harganya menjadi naik, seperti yang terjadi di Sragen.

Hadiri Pramuka Berselawat, Ganjar Ketemu Habib Syech di Solo

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, menghadiri acara Pramuka Berselawat yang diisi Habib Syech di Kota Solo.

Lowongan Perangkat Desa di Sragen Bertambah Jadi 228 Kursi

Kabag Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Sragen menekankan pentingnya transparansi dan taat aturan dalam menjalankan seleksi perangkat desa agar tak menimbulkan masalah.

Ini Alasan Semua Rumah di Dusun Ginade Wonogiri Menghadap ke Selatan

Semua rumah di Dusun Ginadewetan dan Ginadekulon, Desa Tlogoharjo, Kecamatan Giritontro, Kabupaten Wonogiri, menghadap ke selatan.