SERING BEGADANG Bisa Sebabkan Perempuan Susah Punya Anak
ilustrasi (foto: Thinkstock)
ilustrasi (foto: Thinkstock)

JAKARTA-Pola tidur yang tidak teratur ternyata tak cuma meningkatkan risiko penyakit kronis, tetapi juga mempengaruhi kesuburan. Perempuan yang sering bergadang misalnya, cenderung lebih susah punya anak dibandingkan jika pola tidurnya selalu teratur.

Dugaan ini didasarkan pada teori yang mengatakan bahwa makhluk hidup, khususnya mamalia dan tumbuhan punya jam biologis yang disebut siklus sirkardian. Siklus ini mengatur berbagai fungsi organ di dalam tubuh, termasuk di antaranya sistem reproduksi.

Ketika seseorang sering bergadang atau jarang tidur, siklus ini mengalami gangguan. Salah satu dampak yang bisa diamati pada sistem perempuan adalah siklus menstruasi yang menjadi tidak teratur, yang berarti juga berpengaruh terhadap masa suburnya.

Untuk membuktikan teori ini, para peneliti dari Northwestern University lantas melakukan sebuah sksperimen pada tikus betina. Setelah dibuahi para pejantan, 18 ekor tikus ditempatkan dalam kandang yang lampunya selalu menyala dan 18 lainnya di kandang yang gelap.

Dalam beberapa hari berikutnya, hanya 50 persen tikus dari kelompok pertama yang melahirkan anak tikus sementara pada kelompok kedua malah cuma 20 persen. Perbedaannya tampak cukup mencolok dibandingkan pada kelompok kontrol, yang angka kelahirannya mencapai 90 persen.

"Saya pikir ide yang sangat menarik dalam penelitian ini adalah bahwa jam biologis pada indung telur memegang peran penting dalam proses terjadinya kehamilan," kata Keith Summa yang memimpin penelitian ini, seperti dikutip dari Dailymail, Selasa (29/5/2012).

Meski demikian tidak semua ahli sepakat dengan hasil penelitian ini, termasuk Dr Neil Goodman, seorang pakar endokrinologi dari Boston. Meski terbukti pada tikus, ia meragukan hal yang sama berlaku pada manusia karena menurutnya hewan uji yang paling memiliki kemiripan sistem reproduksi dengan manusia bukanlah tikus melainkan kera.

Hubungan antara pola tidur dengan sistem reproduksi khususnya pada perempuan sebenarnya sudah pernah diteliti sebelumnya. Salah satunya membuktikan bahwa para perawat yang sering masuk malam cenderung memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom