Serapan Dana Covid-19 Jateng Rendah, TPP ASN Tidak Cair?

Lambatnya penyerapan dana penanganan Covid-19 di Jawa Tengah (Jateng) yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAU) bakal berbuntut panjang.

 Wakil Ketua DPRD Jateng, Sukirman. (Semarangpos.com-PKB Jateng)

SOLOPOS.COM - Wakil Ketua DPRD Jateng, Sukirman. (Semarangpos.com-PKB Jateng)

Solopos.com, SEMARANG — Lambatnya penyerapan dana penanganan Covid-19 di Jawa Tengah (Jateng) yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAU) bakal berbuntut panjang.

Jika anggaran dari DAU tak kunjung disalurkan, maka ada kemungkinan tambahan penghasilan pegawai (TPP) yang diterima aparatur sipil negara (ASN) tidak bisa dicairkan.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Jateng, Sukirman, seusai mendengar paparan jajaran pimpinan Pemprov Jateng di ruang kerja Ketua DPRD Jateng, Senin (26/7/2021).

Baca juga: Menteri Basuki: RS Darurat Asrama Haji Donohudan Siap Beroperasi 2 Agustus 2021!

Sukirman mengatakan dana penanganan Covid-19 di Jateng bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) yang diberikan pemerintah pusat. Salah satu kebutuhan yakni untuk membayar insentif tenaga kesehatan (nakes).

Namun hingga saat ini belum semua nakes mendapatkan insentif. Baru sekitar 66,31% dari total insentif nakes yang dibayarkan, yakni Rp39.895.216.303. Sukirman pun menilai jika insentif nakes tak kunjung dicairkan, tidak menutup kemungkinan TPP untuk ASN di Jateng tak bisa diberikan.

“Sudah ada surat Mendagri, kalau insentif nakes tidak cair maka TPP dilarang dicairkan. Maka kami pun menegaskan bansos juga harus segera dicairkan, termasuk APBD 2021 yang sudah ada alokasinya,” imbuh Sukirman, dalam keterangan tertulis kepada Solopos.com, Selasa (27/7/2021).

Sukirman menambahkan jika dana dari DAU itu tidak segera tersalurkan, DPRD Jateng juga tidak akan bertanggung jawab terhadap kekurangan kebutuhan yang dianggarkan dalam refocusing APBD 2021. “Diberi DAU saja kebingungan, masak mau tambah anggaran dari APBD,” kata Sukirman.

Dana Covid-19 Jateng

Baca juga: Gubernur Ganjar Sebut Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Sudah 17,28%, Ini Perinciannya

Sukirman menjelaskan DAU yang berasal dari APBN itu cair sejak April lalu. Dari total Dana Alokasi Umum yang diterima Jateng, 8% dialokasikan untuk penanganan Covid-19, yakni Rp284.725.279.000. Namun hingga 31 Mei, dana sebesar itu baru terserap sekitar 1,09% atau Rp3.105.535.879. Kemudian, per 30 Juni, baru terserap sekitar 3,35% atau Rp9,5 miliar.

“Terakhir per 26 Juli 2021, sudah terserap sekitar 17,78% atau Rp50,43 miliar,” jelas Sukirman.

Baca juga: Update Covid-19 Hari Ini: Tambah 47.791, Total Kasus Positif di Indonesia 3.287.727

Dana DAU, lanjut Sukirman digunakan untuk beberapa kebutuhan. Antara lain insentif nakes, dukungan pelaksanaan vaksinasi, dukungan pada kelurahan/desa, dan belanja kesehatan lainnya.

Sukirman juga mengaku kecewa mendapat informasi terkait penyerapan dana penanganan Covid-19 di Jateng yang rendah. Terlebih, ia mendapat informasi itu bukan dari Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo.

“Sebenarnya kami tiap Senin rapat dengan Gubernur. Tapi, kenapa Gubernur tidak pernah menyampaikan soal progres anggaran DAU itu. Kami biasanya menyoroti soal kelangkaan oksigen, BOR, ketersediaan obat, serta aturan prokes di masyarakat,” ujar politikus PKB ini.

 

 

Berita Terkait

Espos Premium

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Pemerataan akses listrik di Indonesia bisa banyak terbantu dengan teknologi panel surya. Teknologi ini ramah lingkungan dan bisa dibangun di banyak tempat dan banyak pulau di Indonesia.

Berita Terkini

KLHK Pantau Keberadaan Macan Tutul di Pegunungan Lasem Rembang

Selain dugaan keberadaan macan tutul, ada pula hewan terancam punah lainnya di Pengunungan Lasem Rembang.

Pemkab Grobogan Fasilitasi Swab Antigen Peserta Tes CPNS

Link pendaftaran swab antigen bagi peserta tes CPNS sudah diunggal melalui akun Instagram BKPPD Grobogan.

Fix! Dokter Cabul di Semarang yang Campurkan Sperma ke Makanan Istri Teman Idap Kelainan Jiwa

Dokter berinisial DP, 31, yang menjadi tersangka kasus asusila karena mencampurkan sperma ke makanan istri temannya di Semarang dinyatakan mengidap kelainan jiwa.

Bioskop di Kudus Dibuka Kembali, Ini Syarat Bagi Penonton

Berada pada PPKM level 2, Kabupaten Kudus mengizinken bioskop buka dengan protokol kesehatan ketat bagi penonton.

1.681 Ibu Hamil di Kendal Sudah Ikut Vaksinasi Covid-19

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kendal, Wynee Frederica meminta ibu hamil yang ada di wilayahnya untuk tidak takut vaksinasi.

Silaturahmi ke Kediaman Habib Luthfi Pekalongan, Airlangga: Beliau Orang Tua Kita

Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) Airlangga Hartarto sowan ke kediaman Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya atau Habib Luthfi.

Bikin Penasaran! Wisata Curug Sirawe Batang Tawarkan Pesona Aliran Air Panas dan Dingin Terjun Bersama

Wisata Curug Sirawer Batang memiliki keunikan yakni curug air panas yang bersuhu tinggi dan satu curug bersuhu sangat dingin mengucur bersamaan.

Sudah Punya 20, Kota Semarang Bakal Ketambahan 4 Rumah Sakit Anyar, Mana Saja?

Akan ada empat rumah sakit (RS) baru di Kota Semarang. Dengan tambahan rumah sakit ini diharapkan bisa mengakomodasi pasien Covid-19 yang banyak.

Istana Konglomerat Pertama Asia Tenggara di Semarang Kini Jadi Perkantoran, Ini Lokasinya!

Dahulu memiliki luas hingga 81 ha, istana konglomerat Asia Tenggara di Semarang kini berubah jadi perkantoran. Kira-kira di mana lokasinya?

Ganjar Sebut Jateng Segera Bentuk Brinda, Ini Fungsinya

Usulan pembentukan Brinda ini bahkan sudah masuk dalam pembahasan antara Pemprov Jateng dengan DPRD Jateng dalam rapat paripurna.

Hubungan Tak Direstui, Pemuda di Grobogan Nekat Gantung Diri

Cerita keluarga hubungan korban tidak direstui orang tua kekasihnya diduga itu yang membuat pemuda di Grobogan gantung diri.

JoMan Usung Ganjar Jadi Capres, Ini Reaksi Gubernur Jateng

Selama ini, Ganjar memang terkesan acuh setiap ditanya perihal dukungan sejumlah kelompok terkait pencalonannya sebagai presiden pada Pilpres 2024.

Innalillahi, 99 Anak Salatiga Kehilangan Orang Tua Gegara Covid-19

Catatan Pemkot Salatiga, sejak awal pandemi hingga Agustus 2021, sudah ada 99 anak di Salatiga yang kehilangan orang tuanya karena terpapar Covid-19.

Tim Basket Satya Wacana Saints Salatiga Umumkan Pergantian Pelatih

Mantan kapten tim SWSS musim 2010-2011 yaitu Jerry Lolowang terpilih sebagai pengganti Efri Meldi.

Rekonstruksi Pembunuhan Taruna PIP Semarang Digelar, Polisi Temukan Fakta Baru

Polisi menggelar reka ulang penganiayaan taruna PIP Semarang oleh senior yang berujung kematian. Ada sejumlah fakta baru yang terungkap.