Tutup Iklan

SERANGAN TEROR PARIS : Di KTT G20, Jokowi: Indonesia Laboratorium Penanganan Terorisme

 Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana tiba di bandara Antalya, Turki, Minggu (15/11/2015) pagi WIB, guna menghadiri KTT G-20. (Setkab.go.id)

SOLOPOS.COM - Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana tiba di bandara Antalya, Turki, Minggu (15/11/2015) pagi WIB, guna menghadiri KTT G-20. (Setkab.go.id)

Serangan teror Paris kembali mengalihkan perhatian publik pada penanganan terorisme.

Solopos.com, ANTALYA — Indonesia menekankan pentingnya menggunakan upaya penegakan hukum dan keamanan dengan pendekatan budaya dan agama dalam mengatasi persoalan ekstrimisme.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan sebagai negara muslim terbesar di dunia, Indonesia berhasil menggunakan kombinasi penegakan hukum dan keamanan dengan pendekatan agama dan budaya dalam menyelesaikan persoalan terorisme. Padahal, Indonesia juga tercatat sebagai negara demokrasi terbesar ketiga di dunia.

“Indonesia adalah laboratorium yang menunjukkan bahwa Islam, demokrasi, dan kemajemukan dapat berjalan beriringan,” kata Presiden Jokowi di Antalya, Turki, Senin (16/11/2015).

Presiden menuturkan kemajemukan yang toleran dapat terlihat dari kehidupan masyarakat Indonesia yang tetap harmonis. Hal itu dapat dipertahankan meskipun Indonesia terdiri dari berbagai kelompok yang memiliki latar belakang agama dan budaya yang berbeda.

Meski demikian, Presiden Jokowi juga meyebutkan pentingnya kerja sama internasional yang kuat untuk menyelesaikan masalah ekstrimisme dan terorisme. Indonesia pun siap bekerja sama dengan masyarakat internasional dalam menghadapi ekstrimisme dan terorisme dengan menumbuhkan toleransi di seluruh dunia.

“Diperlukan pendekatan terpadu yang mengharuskan negara-negara bersatu, dan mengeyampingkan perbedaan politik untuk menghadapi ekstrimisme,” ujarnya.

Selain itu, Presiden juga menyampaikan dampak nyata dari konflik yang terus terjadi di berbagai kawasan dunia adalah meningkatnya migrasi nonreguler. Hal itu kemudian menjadi tantangan serius bagi Turki dan negara-negara Eropa.

Untuk menyelesaikan masalah tersebut, lanjut Presiden, seluruh pihak harus melihat akar masalah yang menjadi penyebab konflik dan migrasi nonregular dan mengatasinya dengan melakukan pembangunan berimbang. Selain itu, semua pihak harus menghentikan kekerasan dan penindasan, menghapuskan diskriminasi, dan menegakkan demokrasi.


Berita Terkait

Berita Terkini

Bupati Bandung Wajibkan ASN Nyanyikan Indonesia Raya Sebelum Bekerja

Bupati Bandung juga mewajibkan ASN untuk menyanyikan atau mendengarkan lagu Halo-Halo Bandung sebelum pulang kantor.

Pantau Kesehatan Dengan Jam Pintar Huawei Watch GT 3

Jam tangan pintar Huawei Watch GT 3 ini juga memiliki fitur pemantauan kesehatan pemakainya sepanjang hari, dan lebih akurat.

100 Warga Antre Bantuan, BLT Covid-19 Malah Disikat Kades

Pencairan dana BLT Covid-19 masing-masing tahap Rp30 juta untuk 100 keluarga penerima manfaat (KPM).

Waduh! Separuh Sanggar Seni di Kota Solo Sudah Tidak Aktif, Kenapa Ya?

Separuh dari 100-an sanggar seni yang ada di Kota Solo saat ini terpaksa vakum alias tidak aktif karena berbagai faktor, salah satunya biaya operasional.

FPKS DPRD Solo: Larang Konsumsi Daging Anjing Tak Harus Buat Perda

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka didorong segera mengeluarkan regulasi untuk larang perdagangan dan konsumsi daging anjing, bentuknya tak harus perda.

Sejarah Hari Ini: 30 November 2004, Lion Air JT 538 Tergelincir di Solo

Beragam peristiwa terjadi di dunia pada 30 November salah satunya tragedi tergelincirnya pesawat Lion Air di dekat Bandara Solo

Terlalu! Gubernur Sulsel Rela Korupsi Demi Belikan Jetski untuk Anak

Selain hukuman badan, majelis hakim juga mewajibkan Nurdin Abdullah membayar uang pengganti sebesar Rp2,187 miliar dan 350 ribu dolar Singapura subsider 3 tahun penjara.

Suami Istri di Pontianak Kompak Jual Sabu dan Ekstasi

Keduanya kami amankan berdasarkan informasi dari masyarakat ada pasangan suami istri diduga sedang membawa narkotika.

Kebiasaan Tidur yang Buruk Bikin Orang Merasa Tua, Ini Penjelasannya

Tim peneliti melaporkan ada hubungan penting antara kebiasaan tidur yang buruk dan merasa lebih tua secara umum.

Kecelakaan Karambol di Salatiga, Truk Tabrak 5 Mobil, 1 Meninggal

Kecelakaan karambol yang melibatkan truk dan lima kendaraan lain terjadi di Jalan Lingkar Selatan atau JLS Salatiga, Senin (29/11/2021) malam.

Gegara Kalah Pilkades, Calon Kades Petahana di Jember Blokade Jalan

Gegara kalah dalam pemilihan kepala desa (Pilkades) Plerean, Kecamatan Sumberjambe, Jember, calon kepala desa petahana memblokade beberapa jalan.

Ini Dia Tukang Cukur Terkaya Pemilik 400 Mobil

Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, Ramesh Babu memutuskan mulai menjalankan pangkas rambut yang ditinggalkan mendiang ayahnya.

Bacakan Pembelaan, Nani Terdakwa Satai Beracun Sisipkan Pesan Ini

Terdakwa kasus satai beracun, Nani Apriliani Nurjaman, 25, menyampaikan sejumlah permohonan kepada majelis hakim PN Bantul saat membacakan pembelaan, Senin (29/11/2021).

Marak Penipu Bermodus Beli Kendaraan, Ini Tips dari Kapolres Sukoharjo

Kapolres Sukoharjo membagikan sejumlah tips agar terhindar dari aksi penipu yang berpura-pura hendak membeli kendaraan namun kemudian dibawa kabur sebelum dibayar.

Kembali Tampil di Konser Offline, Ini yang Dirasakan BTS

Kini BTS akhirnya harus kembali tampil offline dengan tampil di SoFi Stadium, Los Angeles, dalam konser pertama mereka sejak 2019.

Banjir Bandang Landa Wonosoco Kudus, 62 Rumah Warga Terdampak

Banjir bandang kembali melanda Desa Wonosoco, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mengakibatkan 62 rumah dan satu tempat wisata terdampak.