SERANGAN HACKER : Situs Perselingkuhan Dibobol, Gay Arab Saudi Waswas Dihukum Mati
Tampilan depan situs Ashley Madison (Istimewa)

Serangan hacker ke situs Ashley Madison membuat pria penyuka sesama jenis asal Arab Saudi ini ketar-ketir.

Solopos.com, NEW YORK – Penyebaran data pribadi di situs perselingkuhan Ashley Madison membuat sejumlah piha ketar-keti. Tak terkecuali, seorang pria asal Arab Saudi yang mengaku penyuka sesama jenis ini.

Dilansir Guardian, Kamis (20/8/2015), seorang pengguna jejaring sosial Reddit curhat bahwa dia adalah seorang gay di Arab Saudi. Dia menjadi anggota Ashley Madison untuk mencari pria Amerika Serikat.

"Aku ada di negara di mana homoseksual hukumannya adalah mati. Aku harap kalian menyebar pesan ini. Mungkin hacker itu akan memperhatikannya dan tidak memasukkan namaku ke data yang dibocorkan," tulisnya.

"Saat ini, aku berencana meninggalkan Arab Saudi dan tidak akan kembali lagi jika aku sudah memiliki tiket pesawat. Aku sebenarnya tidak tahu akan ke mana," tambahnya. Harapannya mungkin tidak kesampaian karena data seluruh anggota sudah dibocorkan para hacker.

Anggota Ashley Madison yang jumlahnya sekitar 37 juta memang berasal dari banyak negara. Situs dengan slogan “Life is short. Have an affair” ini menjamin kerahasiaan para anggotanya agar tidak ketahuan pasangan resmi masing-masing.

Tapi serangan dari hacker bernama Impact Team membuat jutaan data anggota terekspos sehingga pihak Ashley Madison kalang kabut, apalagi para anggotanya. Parahacker mengklaim tindakan mereka adalah karena alasan moral.

"Kasihan sekali para pria itu, mereka adalah tukang selingkuh dan tidak bisa diberi keleluasaan seperti ini," kata para hacker yang identitas sebenarnya masih belum diketahui itu.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho