Kategori: Klaten

Sepi Pekerjaan Selama Wabah, Mbah Minto Klaten Tenguk-Tenguk di Rumah


Solopos.com/Ponco Suseno

Solopos.com, KLATEN – Sosok Mbah Minto Klaten yang belakangan ini viral di media sosial rupanya ikut merasakan dampak wabah corona.

Wanita 70 tahun asal Selorejo RT005/RW 017, Krakitan, Bayat, Klaten, itu tidak bisa mendapatkan pekerjaan seperti hari biasanya. Kini, dia lebih banyak menghabiskan waktu di rumah.

Salah seorang keponakan Mbah Minto Klaten, Paimin, 50, mengatakan aktivitas Mbah Minto di tengah pandemi Covid-19 lebih banyak tenguk-tenguk di rumahnya. Guna mencukupi kebutuhan sehari-hari, terkadang Mbah Minto dimintai tolong membersihkan pekarangan atau memijat/mengurut para tetangga yang kelelahan.

Wayah niki, sering ten griya [belakangan ini lebih sering di rumah]. Mboten enten sing ngengken [tidak ada yang meminta bantuan]. Dari jasa resik-resik atau ngurut itu, biasanya Mbah Minto diwenei duit sakwenehe [rata-rata Rp10.000 per sekali resik-resik atau saat jadi tukang ngurut]. Pernah juga, Mbah Minto memperoleh bantuan dari istri pak Kapolsek di Bayat. Selebihnya, saya sering memberi makanan ke Mbah Minto,” katanya kepada Solopos.com, Kamis (30/4/2020).

Pria Ngrampal Sragen Meninggal Diduga Kesetrum Jebakan Tikus di Sawah

Anak Mbah Minto Merantau

Selama ini Mbah Minto hidup sendirian di Krakitan, Bayat. Keempat anaknya yang telah berkeluarga merantau ke berbagai wilayah.

Jika merindukan anak-anaknya, Mbah Minto Klaten biasanya menelepon mereka dengan bantuan saudara di sekitar rumahnya.

Kula nggih kangen kalih anake [saya juga kangen sama anak-anak]. Gara-gara virus corona, anak-anake mboten saget mantuk [anak-anak tidak bisa pulang. Wis pesen [sudah berpesan ke anak-anaknya], rasah balik ndak keno corona [tidak usah pulang, nanti kena corona]. Biasane pas kangen nelfon anake [biasanya kalau pas kangen menelepn anak dibantu saudara Mbah Minto yang ada di Krakitan, Bayat],” kata Mbah Minto.

Pengumuman Kelulusan Siswa SMA di Karanganyar Sore Ini Disampaikan Online

Diberitakan Solopos.com sebelumnya, Mbah Minto merupakan sosok viral di balik video parodi gagal mudik yang digandeng youtuber Ucup. Rupanya Ucup dan Mbah Minto sudah sering bekerja sama.

Awalnya Ucup memberikan bayaran Rp20.000 per konten video kepada Mbah Minto. Namun, seiring dengan bertambahnya jumlah subscriber dan followers, dia memberikan bayaran Rp200.000-Rp300.000 per vlog yang dibintangi Mbah Minto Klaten.

Round-Up Covid-19 Soloraya: Total 129 Kasus Positif, Klaten Masih 0 Kematian

Share
Dipublikasikan oleh
Chelin Indra Sushmita