Seperti PNS, Anggota DPR Ternyata dapat Uang Pensiun yang Bisa Diwariskan

Selain mendapat uang pensiun bulanan, mantan anggota DPR juga mendapat tunjangan hari tua.

 Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR/DPD 2021. (Bisnis.com-Youtube DPR)

SOLOPOS.COM - Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR/DPD 2021. (Bisnis.com-Youtube DPR)

Solopos.com, JAKARTA — Menjadi anggota DPR RI bisa jadi impian bagi beberapa orang, terutama para politikus. Selain prestise, gaji dan fasilitas bejibun yang didapat membuat banyak orang yang berlomba-lomba menjadi anggota parlemen.

Tingginya gaji anggota DPR pernah dibongkar Krisdayanti, anggota dewan dari PDIP. Ternyata, bukan gaji dan tunjangan saja yang diperoleh anggota DPR. Para wakil rakyat itu juga mendapatkan uang pensiun yang dinikmati seumur hidup meski hanya lima tahun menjabat alias satu periode. Bahkan uang pensiun itu masih bisa dinikmati oleh suami/istri dan anak mereka yang berumur di bawah 25 tahun jika yang bersangkutan meninggal dunia. Enak ya.

Aturan soal uang pensiun ini bukan barang baru sebenarnya. Karena sudah diatur dalam Pasal 16-19 UU No. 12 Tahun 1980 tentang Hak Keuangan/Administratif Pimpinan dan Anggota Lembaga Tertinggi/Tinggi Negara serta Bekas Pimpinan Lembaga Tinggi/Tinggi Negara dan bekas anggota Lembaga Tinggi Negara.

Mengenai uang pensiun tertuang mulai Pasal 16 yang dijelaskan bahwa pembayaran uang pensiun dihentikan apabila yang bersangkutan meninggal dunia atau diangkat kembali menjadi Pimpinan Lembaga Tertinggi/Tinggi Negara atau Anggota Lembaga Tinggi Negara.

Pasal 17 mengatur apabila penerima pensiun meninggal maka isteri sah atau suami sah berhak mendapatkan uang pensiun. Kemudian, Pasal 18 mengatur pemberian pensiun kepada janda/duda. Lalu jika tidak memiliki punya suami/istri maka anak pertamanya sebelum berusia 25 tahun berhak mendapatkan hak pensiun.

Jadi, jika mantan anggota DPR meninggal dunia uang pensiunnya bisa tidak berhenti jika masih memiliki istri/suami atau anak masih di bawah umur 25 tahun. Ada juga diatur jika pemberian pensiun kepada janda/duda pada Pasal 18.

Baca Juga: Formappi Sebut DPR Kedodoran Sejak Dipimpin Puan, 2 Tahun Baru Selesaikan 2 RUU

Sedangkan jika diangkat kembali menjadi DPR atau Pimpinan Lembaga Tertinggi/Tinggi Negara atau Anggota Lembaga Tinggi Negara lainnya, otomatis uang pensiun itu akan berhenti.

Nominal Uang Pensiun

Anda mungkin akan bertanya, berapa nominal uang pensiun yang diterima para wakil rakyat tersebut?

Mengutip laporan detik.com, Jika melihat periode DPR RI 2014-2019, setiap mantan anggota DPR akan mendapat uang pensiun Rp3,2 juta hingga Rp3,8 juta per bulan.

Uang pensiun tersebut akan diberikan sampai mantan anggota DPR tersebut meninggal. Kalau dia memiliki istri yang ditinggalkan, maka dana pensiun tersebut akan dilanjutkan ke istrinya.

“Untuk pensiun (anggota DPR) dapatnya Rp3,2 juta, tapi untuk yang beberapa periode maksimal Rp3,8 juta,” kata Direktur Utama PT Taspen (Persero) Iqbal Latanro di Gedung DPR, Jakarta, Senin (30/9/2019).

Baca Juga: Diduga Ikut Suap Eks Penyidik KPK, Kekayaan Wakil Ketua DPR Azis Syamsudin Capai Rp100 M

Dia mengungkapkan iuran yang dipotong setiap bulan sebesar Rp98.000. Total dana pensiun yang didapatkan maksimal 75% dikali gaji pokok.

Tidak hanya uang pensiun, mantan anggota DPR juga akan mendapat tunjangan hari tua (THT). Pada periode itu dana THT yang digelontorkan untuk anggota DPR total mencapai Rp6,2 miliar.

Dana Rp6,21 miliar tersebut diberikan untuk 556 orang anggota DPR RI. Artinya setiap anggota DPR akan mendapatkan tabungan hari tua sebesar Rp11,18 juta per orang.

“Rp6,21 miliar untuk 556 orang anggota DPR RI dan Rp1,36 miliar untuk 116 orang anggota,” kata Sekretaris Perusahaan Taspen, Muhamad Ali Mansur, di Gedung DPR, Jakarta, Senin.


Berita Terkait

Berita Terkini

Toloong...9 Anak Buah Kapal Hilang Ditelan Ombak Laut Bali

Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar (Basarnas Bali) melakukan pencarian terhadap 9 orang ABK KM Liberty 1 yang hilang ditelan ombak,

Dicolek Soal Tarif PCR Rp96.000, Puan Justru Apreasiasi Jokowi

Puan mengingatkan tarif Rp300.000 masih akan membebani rakyat karena harga tiket transportasi massal banyak yang lebih murah dari harga tes PCR.

Begini Kronologi Polisi Kutalimbaru Cabuli Istri Tersangka Narkoba

Hadi mengaku saat ini Kapolsek beserta kanit serta enam penyidik Polsek Kutalimbaru telah dibebastugaskan.

Syarat PCR untuk Naik Pesawat Resmi Digugat ke PTUN

Joman menganggap Inmedagri yang dikeluarkan Tito Karnavian soal syarat PCR untuk naik pesawat melanggar Undang Undang Dasar (UUD).

Ini Gelar Sukmawati Soekarnoputri Setelah Menganut Agama Hindu

Putri Presiden Sukarno, Diah Mutiara Sukmawati Soekarnoputri, resmi menjadi penganut agama Hindu setelah menjalani prosesi upacara Sudhi Wadani.

Sejarah Hari Ini: 27 Oktober 1928, Kongres Pemuda II Dihelat di Jakarta

Aneka peristiwa terjadi di dunia pada 27 Oktober terangkum dalam Sejarah Hari Ini salah satunya terkait dimulainya Kongres Pemuda II di Jakarta.

5 Bocah Main Air di Sungai, 1 Hilang

Keceriaan lima bocah itu berubah menjadi malapetaka setelah terdengar suara teriakan minta tolong dari para korban.

Ustaz di Lampung Unggah Video Dibegal, Eh Ternyata Abal-Abal

Karena menyebut nama Lampung, video rekayasa pembegalan itu dianggap membikin resah.

Tarif PCR di India Murah Banget Rp160.000an, Ternyata Ini Sebabnya

Budi Gunadi menekankan pemerintah tidak akan memberikan subsidi harga tes PCR karena harganya sudah cukup murah dibandingkan negara lain.

Presiden Minta Kantin dan Tempat Parkir Diwaspadai, Ada Apa Ya?

Seiring dengan pembelajaran tatap muka yang sudah dimulai, Presiden meminta kewaspadaan tinggi di kantin dan tempat parkir.

Babat Polisi Jahat, Kapolri: Saya Ingin Polri Dicintai Masyarakat

Kapolri ingin polisi menjadi kebanggaan dan dicintai masyarakat.

Lagi 1 Juta Dosis Vaksin Sinovac Diterima Pemerintah Indonesia

Indonesia saat ini adalah salah satu negara dengan capaian vaksinasi tertinggi di dunia dan tetap menjaga ketersediaan vaksin.

Sukmawati: Sukarno Pancasilais, Bebaskan Agama Anak-Anaknya

Sukarno merupakan sosok yang sangat Pancasilais, yang mengajarkan kebinekaan harus menjadi prinsip utama bagi warga negara Indonesia.

Misteri Meninggalnya Atlet Voli Wanita Afghanistan, Ini Fakta Terbaru

Para pemimpin perempuan Afghanistan juga mengklaim merasa terancam. Namun, kebangkitan Taliban dengan memegang kekuasaan juga telah menimbulkan misinformasi.

Angka Kematian Covid-19 Melonjak, Rusia Lakukan Lockdown Parsial

Rusia mencatat angka kematian Covid-19 tertinggi, di tengah lonjakan kasus baru yang memicu otoritas memberlakukan kembali langkah penguncian (lockdown) parsial.