Tutup Iklan

Sepekan Dibuka, Posko Kesehatan Didatangi 80 Warga Terdampak Limbah PT RUM Sukoharjo

Sepekan Dibuka, Posko Kesehatan Didatangi 80 Warga Terdampak Limbah PT RUM Sukoharjo

SOLOPOS.COM - Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya, saat sidak di Balai Desa Gupit, Nguter, Sukoharjo, Selasa (27/2/2018). (Istimewa/Warga Nguter Tono)

Sedikitnya 80 warga terdampak PT RUM Sukoharjo mendatangi posko kesehatan sejak dibuka sepekan lalu.

Solopos.com, SUKOHARJO -- Sedikitnya 80 warga memeriksakan kesehatan di posko yang dibuka khusus untuk warga terdampak bau limbah PT Rayon Utama Makmur (RUM) di Kecamatan Nguter, Sukoharjo, sejak 20 Februari lalu.

Hal itu terungkap saat Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya, bersama jajaran eksekutif Setda Sukoharjo dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo mengadakan inspeksi mendadak (sidak) ke lima posko kesehatan di Kecamatan Nguter, Selasa (27/2/2018). Lima posko itu masing-masing di Balai Desa Gupit, Balai Desa Pengkol, Balai Desa Serut, Balai Desa Plesan, dan Balai Desa Kedungwinong.

Dari sidak itu, Bupati mendapatkan laporan dari tim medis sejauh ini sudah ada 80 orang datang memeriksakan kesehatan mereka. Mereka telah ditangani tim medis yang berjaga di masing-masing posko.

“Keterangan tim medis di posko kesehatan, keluhan warga yang memeriksakan diri rata-rata mual, pusing, dan gangguan pernapasan. Warga yang datang ke posko pelayanan sudah mendapatkan pemeriksaan dan obat gratis,” ujar Wardoyo kepada wartawan.

Baca:

Namun, Wardoyo menambahkan penyebab sakit warga belum bisa dipastikan apakah akibat dampak limbah PT RUM atau sebab lain karena butuh penelitian mendalam. “Warga sakit sudah ditangani dan pembiayaan ditanggung Pemkab Sukoharjo. Posko kesehatan akan ada selama dibutuhkan masyarakat. Saya akan pantau terus.”

Wardoyo juga meminta instansi terkait seperti DKK dan RSUD Ir. Soekarno ikut memantau. Menurutnya, layanan kesehatan tidak hanya sebatas rawat jalan tetapi juga rawat inap. “Apabila ditemukan warga menderita sakit berat dan harus rawat inap ya dirawat dengan pembiayaan ditanggung pemerintah,” jelasnya.

Kepala DKK Sukoharjo, Nasruddin, menambahkan 80 warga itu datang sejak posko kesehatan dibuka 20 Februari lalu. “Yang mengeluhkan mual dan pusing ada 30-an orang sisanya mengeluhkan pegal, gatal, dan sakit kepala. Awalnya posko kesehatan didirikan di empat balai desa, yakni Gupit, Plesan, Pengkol, dan Kedungwinong. Tambahan satu posko di Balai Desa Serut karena kebutuhan masyarakat,” katanya.

Dia menyatakan posko kesehatan dibuka selama masyarakat membutuhkan. Sebelumnya, Kepala Desa Gupit, Bibit Riyanto, mengatakan posko kesehatan dibuka sejak 20 Februari hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Menurutnya, keberadaan posko dimanfaatkan oleh warganya. “Kami hanya memfasilitasi tempat. Petugas dan obat-obatan dari Puskesmas Nguter. Sejak kemarin [Selasa] banyak warga berdatangan memeriksakan kesehatannya. Posko dibuka sejak pukl 08.00 WIB hingga 20.00 WIB,” katanya.

Bibit mengatakan bau yang diduga dari PT RUM sampai di kantor desanya. Petugas jaga posko dibagi dua sif yakni pukul 08.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB kemudian berganti petugas hingga pukul 20.00 WIB.

Berita Terkait

Berita Terkini

Setahun Lebih Pandemi Covid-19, Ini Hambatan Terberat Bagi Nakes Solo

Para tenaga kesehatan atau nakes di Kota Solo menghadapi banyak tantangan dan hambatan dalam menangani kasus Covid-19 selama pandemi.

Warga Solo Positif Covid-19 Dilarang Karantina Mandiri di Rumah, SE Terbit Hari Ini

Warga Solo yang terkonfirmasi positif Covid-19 meski tanpa gejala tidak boleh lagi menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing.

Latihan Lagi, Persis Ingin Lapangan di Solo

Persis perlu berkoordinasi dengan Bhayangkara Solo Football Club (BSFC) yang juga memakai Stadion UNS sebagai tempat latihan.

Temui Dubes Palestina, Ketum PBNU: Menurut Al-Qur'an, Israel akan Kalah

Said Aqil mengatakan NU telah menyatakan dukungan kemerdekaan dan kedaulatan Palestina sejak 1938.

Ini 5 Ekses Setuju Kebijakan Baru Privasi Whatsapp

Whatsapp seperti dibahas SAFE net secara resmi menerapkan kebijakan privasi baru mulai Sabtu (15/5/2021) lalu.

Balon Udara Meledak di Delanggu Klaten, Polisi Periksa 6 Orang Saksi

Polisi sudah meminta keterangan dari enam warga Dukuh Krapyak, Desa Sabrang, Delanggu, Klaten, terkait ledakan balon udara dengan petasan,

Pemudik Motor Wajib Rapid Test Antigen Acak saat Balik

Kemenhub bakal mengecek Covid-19 dengan rapid test antigen secara acak terhadap pemudik pengendara sepeda motor yang balik ke Jabodetabek.

Awas Licin! Belasan Sepeda Motor Berjatuhan Di Jalan Seputar Alut Keraton Solo

Belasan sepeda motor mengalami kecelakaan saat melewati jalan yang licin di seputar Alun-Alun Utara Keraton Solo pada Minggu dan Senin.

Gubernur Jateng Minta Seluruh RS Antisipasi Lonjakan Covid-19

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meminta semua rumah sakit di Jateng siaga potensi lonjakan kasus Covid-19 pasca Lebaran 2021.

Tahukah Anda? Tiap Zodiak Punya Bakat Terpendam!

Tahukah Anda, setiap pemilik tanda zodiak memiliki bakat terpendam yang mungkin bermanfaat untuk mengarungi kehidupan manusia.

Viral Pemotor Nyemplung Pantai Jepara, Ternyata Begini Ceritanya

Dalam video berdurasi 16 detik itu memperlihatkan seorang pemotor yang tengah terjebak di pantai.

Polrestabes Semarang Gelar Tes Antigen Acak Pemudik di Simpang Lima

Total ada sekitar 100 kendaraan dari luar daerah yang terjaring operasi Satlantas Polrestabes Semarang di Simpang Lima.