Seorang warga melihat mobil Isuzu Panther yang ringsek akibat kecelakaan di jalan tol wilayah Sragen, Selasa (7/5/2019). (Solopos/Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN — Dalam sepekan terakhir, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sragen mencatat ada tiga kasus kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal dunia. Satu korban meninggal dunia di jalan tol dan dua korban lainnya berada di jalan arteri, tepatnya di Jalan Sragen-Ngawi Tunjungan, Sambungmacan, dan Ngrampal.

Penjelasan itu disampaikan Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasatlantas Polres Sragen AKP Dani Permana Putra saat ditemui wartawan seusai serah terima jabatan kapolsek di Mapolres Sragen, Selasa (7/5/2019) sore.

Dani menjelaskan kasus kecelakaan lalu lintas di jalan tol sebagian besar disebabkan kelalaian pengemudi, termasuk kasus kecelakaan tunggal di jalan tol km 537 Pilangsari, Ngrampal, Sragen, Selasa pagi.

“Korban meninggal dunia dengan status penumpang mobil Isuzu Panther berpelat nomor T 1492 LL. Sementara pengemudi mobil selamat dan hanya luka ringan atas nama Dwi Cahyo, 17, warga Bekasi. Sopir ini tidak dirawat ke rumah sakit tetapi langsung diamankan petugas Polres Sragen. Sopir masih dimintai keterangan. Penyebab kecelakaan karena sopir mengantuk,” ujarnya.

Korban meninggal dunia atas nama Alex Iskandar, 44, warga Bekasi yang langsung dilarikan ke Kamar Mayat RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen.
Dani melanjutkan kasus kedua di tunjungan seorang pengendara motor bertabrakan dengan truk dan pengendara motor meninggal. Kasus ketiga terjadi di Ngrampal yang juga pengendara motor.

“Untuk kasus kecelakaan di jalan tol sejak Januari sampai sekarang kurang dari 10 kasus. Kami sudah berusaha mengurangi kecelakaan lalu lintas dengan imbauan lewat spanduk dan MMT. Lagi-lagi faktor utamanya karena human error,” tuturnya.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten