Tutup Iklan

Sepekan, 3 Kali Mobil Polisi Adu Moncong Dengan Bus Nyolong Jalur Lawan di Klaten

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, KLATEN — Warga Klaten dibikin geram dengan ulah sopir bus yang nyolong jalur lawan saat menunggu kereta api (KA) lewat di perlintasan KA Jl. Bypass Klaten.

Dalam sepekan terakhir ada tiga kejadian bus yang nyolong jalur lawan, dua di antaranya dipaksa mundur oleh mobil patroli polisi. Selain menyebabkan kemacetan, bus nyolong jalur itu dinilai sangat membahayakan pengguna jalan.

Berdasarkan data yang dihimpun Solopos.com, kali perama bus nyolong jalur di perlintasan rel KA dekat Mapolres Klaten dilakukan bus Sumber Selamat yang melaju dari arah selatan ke utara atau Jogja-Solo.

Bus ini langsung tancap gas di lajur kanan yang seharusnya untuk kendaraan dari arah berlawanan saat hendak melintasi perlintasan KA itu, Senin (29/7/2019) siang. Kebetulan, saat itu ada mobil patroli polisi jenis backbone dari arah utara ke selatan.

Mobil patroli polisi itu berhadap-hadapan dengan bus Sumber Selamat dan memaksa mundur bus tersebut agar kembali ke jalur yang seharusnya. Peristiwa kedua dilakukan sopir bus Sugeng Rahayu di Jl. Bypass Klaten, Selasa (30/7/2019).

Waktu itu, bus tersebut hendak nyolong jalur kanan dari arah selatan ke utara atau Jogja-Solo tepatnya di traffic light dekat Masjid Agung Al Aqsha Klaten. Pada saat bersamaan muncul mobil yang dikemudikan Kabagops Polres Klaten, AKP Didik Sulaiman.

Melihat hal itu, AKP Didik Sulaiman menghentikan bus tersebut dan memberi pemahaman terhadap sopir bus bahwa perbuatannya membahayakan pengguna jalan lain. Selanjutnya, sopir bus diberi surat tilang.

Terakhir, aksi nyolong jalur dilakukan bus Langen Mulyo Putra di dekat perlintasan rel KA Jl. Bypass Klaten, Rabu (31/7/2019). Bus Langen Mulyo Putra hendak nyolong jalur lawan dari arah utara ke selatan atau Solo-Jogja.

Dari arah berlawanan ada mobil patroli Dinas Perhubungan (Dishub) Klaten yang ditumpangi anggota Dishub setempat dan anggota Satlantas Polres Klaten. Bus Langen Mulyo Putra dipaksa berjalan mundur hingga ke jalur yang benar.

Pada saat bersamaan, bus Mira ternyata juga berniat nyolong jalur dari arah selatan ke utara. Anggota Satlantas Polres Klaten langsung menilang sopir bus Langen Mulyo Putra dan pengemudi bus Mira.

“Perlintasan rel KA di Jl. Bypass ini di dekat perempatan Sendangan termasuk jalur ramai, terlebih saat jam-jam sibuk [pagi dan sore hari]. Jika KA melintasi rel di sini, langsung terjadi penumpukan kendaraan. Biasanya di saat seperti itu, sopir bus tidak sabar sehingga langsung ngeblong,” kata salah seorang warga Mojayan, Klaten Tengah, Wito, 47, saat ditemui di Jl. Bypass Klaten, Jumat (2/8/2019).

Aksi nyolong jalur lawan itu mengakibatkan kondisi jalan dipenuhi bus. Aksi seperti itu juga memicu kemacetan dan mengganggu kenyamanan pengguna jalan lainnya.

Hal senada dijelaskan warga Klaten lainnya, Mardi, 60. Selain bus, aksi nyolong jalur itu juga sering dilakukan pengemudi kendaraan pribadi. Warga pun tak dapat berbuat banyak saat melihat aksi semacam itu.

“Aksi seperti itu kemungkinan masih terus terjadi di waktu mendatang [meski ada yang sudah ditilang]. Soalnya tidak mau ada yang mengalah saat di jalan,” katanya.

Kasatlantas Polres Klaten, AKP Bobby Anugrah Rachman, mewakili Kapolres Klaten, AKBP Aries Andhi, mengatakan polisi selalu memberikan surat tilang terhadap pengemudi kendaraan yang melanggar rambu-rambu lalu lintas.

“Aksi ngeblong di jalan itu jelas membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” katanya.


Berita Terkait

Espos Premium

#Bangkit Bersama: Dari Solo untuk Indonesia

#Bangkit Bersama: Dari Solo untuk Indonesia

Beda dengan tahun lalu, saat perjalanan bisnisnya gelagepan. Seperti terkena virus corona bergejala berat. Kesulitan bernapas, seperti orang berenang mau tenggelam. Tapi tahun ini ceritanya lain.

Berita Terkini

Asyik! Ikut Tes Acak Covid-19, Siswa di Klaten Dapat Doorprize

Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Wedi menggelar uji petik tes antigen kepada siswa dan guru secara acak.

#Bangkit Bersama: Dari Solo untuk Indonesia

Beda dengan tahun lalu, saat perjalanan bisnisnya gelagepan. Seperti terkena virus corona bergejala berat. Kesulitan bernapas, seperti orang berenang mau tenggelam. Tapi tahun ini ceritanya lain.

Nissan Bakal Mulai Bisnis Baru dan Gelontorkan $17,6 Miliar

Skema Nissan hadapi era elektrifikasi, salah satunya gelontorkan dana untuk bangun infrastruktur.

Waspada Omicron, Pejabat Negara Dilarang Bepergian ke Luar Negeri

Larangan terhadap pejabat negara tersebut berlaku kepada seluruh lapisan jabatan, terkecuali bagi yang melaksanakan tugas penting negara.

Diterjang Lahar, Jaringan Air Bersih di Kali Boyong Sleman Putus

Hujan deras yang turun di puncak Merapi pada Rabu (1/12/2021) menyebabkan putusnya jaringan air bersih di Kali Boyong, Pakem, Sleman.

Reuni 212 bakal Digelar di Plaza Manahan, Kapolresta Solo: Tidak Boleh!

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menegaskan akan membubarkan massa yang nekat menggelar Reuni 212 Soloraya di Plaza Manahan maupun tempat terbuka lainnya.

Alami Gangguan Jiwa, Suami di Kudus Bacok Istri

Seorang ibu di Kudus, Jawa Tengah (Jateng), menjadi korban penganiayaan atau pembacokan suami yang mengalami gangguan jiwa.

Pembuang Bayi dalam Kardus Di Nguter Sukoharjo Diduga Warga Sekitar

Polisi menduga pelaku pembuang bayi yang ditemukan meninggal dalam kardus di Desa Pondok, Kecamatan Nguter, Sukoharjo, adalah warga sekitar.

Tidur Sambil Duduk, Baik atau Buruk untuk Kesehatan?

Jika dilakukan dalam jangka waktu lama, apakah ada risiko jika tidur dalam posisi duduk tersebut?

Indonesia Bertekad Hasilkan Terobosan Besar dari Forum G20

Presidensi G20 Indonesia merupakan kesempatan bagi Indonesia untuk berkontribusi lebih besar bagi pemulihan ekonomi global, dengan partisipasi aktif membangun tata kelola dunia yang lebih sehat.

Sebut Penetapan UMK 2022 Jateng Inkonstitusional, Buruh Siapkan Gugatan

Buruh di Jateng yang tergabung dalam Aliansi Buruh Jawa Tengah menyebut penetapan UMK 2022 di Jateng yang diputuskan Gubernur Ganjar Pranowo inkonstitusional.

Bupati Grobogan Minta Permasalahan Pertanian di MT Satu Diselesaikan

Bupati Grobogan Sri Sumarni mengingatkan masih ada pekerjaan rumah terkait pertanian pada musim tanam satu (MT-1).

Duh, 1.826 Prajurit TNI Terinfeksi HIV/AIDS

Panglima TNI mengakui, kesatuan terus memberikan pendampingan kepada prajurit yang terinfeksi HIV/AIDS agar mereka bisa disiplin dalam melakukan pengobatan di fasilitas kesehatan TNI AD.

Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Siap Hadapi Sidang Perdana Kasus Narkoba

Pasangan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie mengaku sudah siap mental untuk hadapi sidang perdana kasus narkoba

Flavio Beck Balik Kucing ke PSIS Semarang

PSIS Semarang kembali mendatangkan gelandang asal Brasil, Flavio Beck Jr, pada bursa transfer pemain tengah musim Liga 1 musim 2021-2022.