Tutup Iklan -->
Sepeda Motor Lama Tak Dipakai, Cek Bagian-Bagian Ini!
Ilustrasi mengecek ban sepeda motor (istimewa)

Solopos.com, SEMARANG – Libur panjang Natal dan tahun baru 2020 telah selesai. Aktivitas semula pun kembali dijalankan. Namun, sebelum memulai rutinitas seperti bekerja dan sekolah setelah melalui libur yang cukup panjang, sebaiknya kita melakukan pengecekan pada sepeda motor.

Apalagi, kendaraan yang akan kita gunakan itu tidak pernah digunakan selama hari libur karen ditinggal liburan. Berikut adalah bagian-bagian sepeda motor yang perlu dicek menurut Astra Motor Jateng:

1. Kondisi mesin (saat mesin mati)
Periksa semua bagian mesin, pastikan tidak ada lemak atau kotoran hitam di blok mesin akibat dari oli merembes yang menyebabkan lengket. Jika menemukan hal serupa, bersihkan area tersebut untuk kembali memastikan kerusakan yang terjadi, apakah bocor parah atau sekedar rembes. Jika terdapat kebocoran, sebaiknya sepeda motor langsung ditangani oleh bengkel resmi atau bengkel yang direkomendasikan oleh pabrikan.

2. Kondisi mesin (saat mesin menyala)
Dalam kondisi mesin menyala, cek apakah suara mesin normal, tidak berisik, serta putaran mesin berputar dengan irama yang rata, tidak batuk atau berebet. Terakhir lihat ujung knalpot, cek apakah knalpot mengeluarkan asap ketika mesin stasioner (idle) atau mengeluarkan asap hitam saat gas digeber.

Jika ujung asapnya berwarna putih kebiruan, tandanya oli mesin sebagai pelumas ikut terbakar di ruang bakar, jika berwarna hitam berarti rasio perbandingan antara bahan bakar dan udara untuk pembakaran tidak ideal.

3. Stang atau kemudi
Pastikan stang bergerak tanpa gangguan dan tidak kaku. Biasanya gangguan di stang terletak di mangkok ball bearing yang telah aus atau bolanya sudah tidak sesuai ukurannya.

4. Rem
Pengecekan ini penting dilakukan, karena satu-satunya komponen di sepeda motor yang berfungsi untuk menurunkan kecepatan motor secara terkontrol. Rem juga membantu untuk manuver dan menjaga keseimbangan. Pastikan tidak ada kebocoran di sekitar perangkat rem; mulai dari tuas, master, selang hingga kaliper dan cek kampas rem dan pastikan tidak aus atau tipis.

5. Roda
Beberapa hal yang perlu diperhatikan pada roda adalah pengecekan Tread Wear Indicator (TWI) untuk melihat apakah ban sudah waktunya diganti atau belum. Setelah itu, cek tekanan ban sesuai patokan buku pedoman, coba memutar ban untuk melihat apakah ban tidak oleng, serta bearing atau laker roda dalam kondisi lancar tidak goyang maupun seret. Terakhir, periksa secara visual di bagian velg dan tromol dalam kondisi prima; tidak retak dan oleng.

6. Lampu, klakson, dan kelengkapan surat-surat
Lampu dan klakson adalah alat komunikasi kita dengan pengendara lain selama di jalan raya, dan plat nomor serta STNK sebagai tanda pengenal dan kepemilikan sepeda motor.

7. Cuci kendaraan
Tips terakhir adalah mencuci sepeda motor untuk membersihkan seluruh bagian kendaraan sehingga mempermudah pengecekan dan memastikan potensi karat terlihat sehingga mudah diantisipasi.

“Tepat di momen pergantian tahun ini, mari kita jadikan budaya #Cari_Aman sebagai resolusi tahun 2020. Sehingga kita akan selalu secara sadar menerapkan aman berkendara dalam setiap perjalanan,” Instruktur Safety Riding Astra Motor Jateng Oke Desiyanto dalam rilis yang diterima Solopos.com, Rabu (8/1/2020).

“Jangan lupa, selain mental #Cari_Aman yang harus kita miliki, faktor kendaraan juga penting diperhatikan untuk mempertahankan kondisi motor serta menambah awet komponen kendaraan sehingga dapat menjadi langkah pencegahan terjadinya kecelakaan,” imbuhnya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho