Tutup Iklan

Seorang Pria Di Brebes Ditangkap, Sebar Hoax Demo Tolak PPKM Darurat

Seorang pria ditangkap jajaran Polres Brebes, karena diduga menyebarkan video hoax atau berita bohong terkait demo penolakan PPKM Darurat.

 
Postingan hoax demo tolak PPKM Darurat di Brebes. (Foto: Tangkapan layar akun medsos)

SOLOPOS.COM - Postingan hoax demo tolak PPKM Darurat di Brebes. (Foto: Tangkapan layar akun medsos)

Solopos.com, BREBES — Seorang pria ditangkap jajaran Polres Brebes, Jawa Tengah, karena diduga menyebarkan hoax atau berita bohong terkait demo penolakan PPKM Darurat. Video yang diunggah ternyata adalah demo penolakan Omnibus Law tahun lalu.

“Seorang pria terduga penyebar hoax ini sudah kami amankan. Sekarang masih dalam proses pemeriksaan penyidik,” kata Kasat Reskrim Polres Brebes AKP Hadi Handoko saat ditemui di kantornya, Senin (19/7/2021).

Pelaku penyebar hoax demo PPKM Darurat pria berinisial MK, 30, warga Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes, diamankan Minggu (18/7) malam. Hadi mengungkapkan kasus itu berawal dari munculnya postingan video unjuk rasa dengan keterangan ‘Situasi Brebes Pada Saat Ini’.

Baca juga: Tegakkan Aturan PPKM Darurat, Satpol PP Kota Semarang Janji Lebih Humanis

Video demo hoax terkait PPKM Darurat di Brebes  itu di-upload di media sosial oleh akun berinisial MK pada Minggu (18/7). Padahal, lanjut Hadi, saat itu di Alun-alun Brebes tidak ada aksi unjuk rasa.

Setelah ditelusuri, video unjuk rasa tersebut merupakan video lama. Yakni, kejadian unjuk rasa terkait penolakan Undang-undang Cipta Kerja atau Omnibus Law pada tahun 2020 lalu.

Akibat postingan itu, lanjut Hadi, memicu keresahan warga. Karena pada kenyataannya tidak ada unjuk rasa PPKM Darurat dan kondisi Brebes kondusif.

“Video lama, unjuk rasa penolakan omnibus law tahun lalu. Tapi di-posting seolah olah video demo penolakan PPKM Darurat di alun-alun,” jelasnya dikutip dari Detik.com.

Baca juga: Brebes Sidang di Tempat Pelanggar Prokes, 28 Jadi Korban

Ajak Tolak PPKM Darurat di Brebes

Kepada polisi, pelaku MK mengaku unggah video itu karena merasa kesulitan ekonomi akibat adanya penerapan PPKM Darurat. Tujuan membuat postingan tersebut untuk mengajak warga lainnya ikut demo menolak PPKM Darurat.

“Dari hasil klarifikasi awal kami, pria ini mengakui yang memposting video itu dirinya. Dia mengaku kesulitan ekonomi karena penerapan PPKM Darurat. Tujuannya mengajak warga lain agar menolak penerapan PPKM Darurat,” terang Hadi.

Baca juga: Penjual Ikan Pesan 1 Kg Sabu-Sabu dari Malaysia, Terbongkar di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang

Polisi saat ini masih terus mendalami dan mengembangkan kasus video hoak demo PPKM  Darurat di Brebes ini. Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 15 Undang-undang Nomor 1 tahun 1946 tentang berita bohong, dengan ancaman hukuman maksimal 2 tahun penjara.

Lebih lanjut, Hadi mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan medsos. Apalagi saat ini pemerintah sedang melaksanakan kebijakan PPKM Darurat.

“Untuk para admin grup di medsos, kami juga berharap kerja samanya. Apabila ada orang yang memposting berita bohong atau ujaran kebencian, bisa memberikan informasi ke kami. Atau, bisa juga menghapusnya karena bisa memunculkan keresahan warga,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Miris! Manusia Silver Semarang Ternyata Pensiunan Polisi

Kasus manusia silver di Semarang tak kalah mengundang keprihatinan.

Sejumlah Event Besar bakal Digelar di Borobudur, Vaksinasi Dipercepat

Pemprov Jawa Tengah akan mempercepat cakupan vaksinasi di kawasan Candi Borobudur karena sejumlah agenda atau event wisata bakal digelar.

Rumah Kamera Borobudur, Bisa Swafoto Bersama ‘Presiden Jokowi’ Hlo!

Di Rumah Kamera ini, pengunjung bisa dengan leluasa berswafoto dengan Presiden Ri yang akrab disapa dengan Jokowi ini dalam bentuk replika yang terlihat seperti sosok presiden yang nyata.

Dyah Hayuning Pratiwi, Bupati Purbalingga Keturunan Raja Mataram

Bupati Tiwi adalah keturunan dari Kyai Arsantaka yang bernama kecil Arsakusuma, pendiri Kabupaten Pubalingga sekaligus leluhur raja-raja Mataram Islam.

Sempat Viral, Video Harimau di Kedungjati Grobogan Ternyata Hoaks

Video seekor harimau besar sedang berada di kawasan hutan sempat beredar di media sosial dan WhatsApp Group (WAG) di Kabupaten Grobogan

Gelar JDC 2021, AMSI Jateng Ingin Tahu Arah Dunia Digital ke Depan

JDC 2021 merupakan salah satu sumbangsih AMSI Jawa Tengah untuk bicara terkait seperti apa arah industri digital ke depan.

Achmad Husein, Bupati Banyumas yang Dapat Gelar Pangeran dari Keraton Solo

Achmad Husein adalah Bupati Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah yang mendapatkan gelar Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Adipati Purbowinoto dari Kesunanan Surakarta.

Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Cilacap, Presiden Jokowi Ingatkan Warga Taat Prokes

Presiden Jokowi mengingatkan warga tetap menerapkan protokol kesehatan meskipun telah mengikuti vaksinasi Covid-19.

Waduh! 9 Daerah di Jateng Endemis Penyakit Kaki Gajah, 6 di Pantura

Sembilan kota dan kabupaten di Jawa Tengah tercatat menjadi daerah endemis filariasis atau dikenal sebagai penyakit kaki gajah.

Banyak Anak Jateng yang Jadi Yatim Piatu Akibat Covid-19, Jumlahnya Bikin Sedih

Perlu adanya sinergi berbagai potensi masyarakat untuk menyelamatkan masa depan anak-anak terdampak Covid-19.

Guru dan Siswa Terpapar Covid-19, 8 SD-SMA di Blora Batal PTM

Kasus di delapan sekolah di Blora itu bukan merupakan klaster penyebaran Covid-19, karena ditemukan saat screening sebelum PTM.

Petani Jambu Air Di Grobogan Ini Namanya Mirip Nama Penyanyi Indonesia

Pembeli datang ke kebun jambu air di Desa Watupawon, Kecamatan Penawangan, Grobogan, petik langsung sambil selfi atau swafoto.

Ini Lho, Bandar Arisan Online Salatiga Tertangkap

Bandar arisan di Salatiga yang dicari karena membawa kabur uang hingga miliaran rupiah milik peserta akhirnya ditangkap polisi.

Unik! Kuliner Soto Bancar Khas Purbalingga Topping Bakso & Saus Kacang

Kuliner khas Purbalingga berupa Soto Bancar memiliki keunikan dengan sajian soto lainnya, yakni tambahan saus kacang, bakso, dan kerupuk merah putih dalam penyajiannya.

UKSW dan TNI Gelar Vaksinasi Massal Bagi Pelajar dan Masyarakat Umum

Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) kerja sama dengan TNI Komando Daerah Militer IV/Diponegoro menggelar vaksinasi massal di Balairung Universitas

Ganjar Pranowo Emoh Mikir Jadi Capres: Pilpres Urusan Bu Mega

Ganjar Pranowo menegaskan bahwa urusan capres pada Pilpres 2024 merupakan kewenangan Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDIP.