Seorang Kakek Hilang di Hutan Seper Wonogiri, Pencarian Berlanjut Hari Ini

Sarikun, 63, seorang kakek asal Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri, dinyatakan hilang sejak, Minggu (13/11/2022).

 Sejumlah aparat kepolisian ikut terjun mencari keberadaan Sarikun, 63, warga Dusun Jatinom, Desa/Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri, yang diduga hilang di Hutan Seper Jatipurno. Foto diambil, Kamis (17/11/2022). (Istimewa/Polres Wonogiri)

SOLOPOS.COM - Sejumlah aparat kepolisian ikut terjun mencari keberadaan Sarikun, 63, warga Dusun Jatinom, Desa/Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri, yang diduga hilang di Hutan Seper Jatipurno. Foto diambil, Kamis (17/11/2022). (Istimewa/Polres Wonogiri)

Solopos.com, WONOGIRI — Sarikun, 63, seorang kakek asal Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri, dinyatakan hilang sejak, Minggu (13/11/2022). Ia diduga hilang di Hutan Seper, Kecamatan Jatipurno dan keberadaannya masih belum diketahui hingga, Jumat (18/11/2022).

Berdasar keterangan keluarganya, Sarikun mulanya berjalan kaki pergi dari rumahnya di Dusun Jatinom, Desa Jatisrono, pada Minggu malam. Aktivitas itu biasa dilakukan.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

Namun keluarganya tak mengira Sarikun pergi jauh hingga ke luar Dusun Jatinom. Keponakan Sarikun, Sri Lestari, mengakui pamannya memang pikun.

“Pokoknya suka jalan, terus minum. Lalu jalan lagi. Sudah pikun memang karena mungkin sudah tua. Kami tahunya di sekitar lingkungan rumah. Tapi malam itu enggak ketemu,” ucap Sri Lestari kepada Solopos.com, Jumat.

Keesokan harinya, Senin (14/11/2022), Sri Lestari mendapat informasi keberadaan Sarikun di area Jatipurno.

Baca Juga: Ada Maling Menyaru Petugas Bansos, Dinsos Wonogiri: Pendataan Tak Sampai Rumah

“Ada yang memfoto lalu dikirimkan ke saya. Ngasih tahu kalau Mbah Sarikun sempat di warung sekitar pukul 07.00 WIB. Tapi pas saya menghampiri sudah pergi, enggak tahu ke mana,” katanya.

Sri Lestari dan keluarganya pun mencari keberadaan Sarikun ke sejumlah tempat di Jatipurno. Sejumlah orang ditanya dengan harapan mendapat informasi keberadaan Sarikun.

Selasa (15/11/2022), seorang proyek pembangunan jalan di area dekat Hutan Seper Jatipurno mengaku sempat melihat Sarikun. Hal itu disampaikan ke kepada Sri Lestari.

“Katanya Mbah Sarikun jalan kaki, naik ke area hutan. Waktu itu hujan dan berkabut. Sudah diperingatkan agar turun tapi tetap nekat. Lantaran tahu informasi itu, saya melapor ke Polsek Jatisrono, Rabu [16/11/2202],” tuturnya.

Baca Juga: Curi Handphone di Mesin ATM, Warga Boyolali Diringkus Polisi Wonogiri

Kapolsek Jatisrono, AKP Sukardi, membenarkan soal laporan dari Sri Lestari yang mengadukan ihwal hilangnya keberadaan Sarikun. Pihaknya telah membuat surat keterangan orang hilang, Kamis (17/11/2022) pagi.

Setelah surat keterangan bernomor B/02/XI/2022/SekJto terbit, AKP Sukardi mengaku mulai melakukan penyisiran bersama Tim Search And Rescue (SAR) Wonogiri.

“Tapi hingga Kamis sore keberadaan Mbah Sarikun masih belum ditemukan. Karena cuacanya hujan dan mulai berkabut, pencariannya dihentikan. Pagi ini [Jumat] informasinya Tim SAR, sukarelawan, Polsek Jatipurno, dan Koramil melakukan pencarian lagi di Hutan Seper,” terangnya kepada Solopos.com, Jumat.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Dewa 19 Sihir Ribuan Penggemar, Kota Solo Luar Biasa

      Pantauan Solopos.com, ribuan penggemar Dewa 19 mulai berdatangan di Edutorium UMS sejak sore hari.

      RS Indriati Solo Baru Buka Layanan Bedah Plastik: Bantu Bentuk Tubuh Impian

      Rumah Sakit Indriati, Solo Baru, Sukoharjo, menggelar talk show dengan tema Mencapai Bentuk Tubuh Impian dengan Bedah Plastik.

      Kabar Duka: Mantan Bupati Boyolali Wafat, Pencetus Slogan "Boyolali Tersenyum"

      Mantan Bupati Boyolali periode 1984-1994, Brigjen (Purn) H. Mochamad Hasbi, tutup usia, Jumat (25/11/2022) sore pukul 17.15 WIB. 

      Tak Puas Hasil Seleksi, Calon Perdes Karangtalun Sragen Protes Panitia

      Gagal terpilih menjadi Kasi Pelayanan, calon perangkat desa Karangtalun, Kecamatan Tanon, Sragen, melayangkan surat keberatan kepada panitia seleksi. Ia menuding panitia tak transparan.

      Mantap! Mulan Jameela dan Penyanyi Solo Ikut Meriahkan Konser Dewa 19 Malam Ini

      Konser Dewa 19 di Solo bakal dimeriahkan Mulan Jameela dan Nisa, yang disampaikan promotor pada Sabtu (26/11/2022) jelang konser.

      Edutorium UMS Mulai Ramai, Ribuan Baladewa Bersila Menunggu Dewa 19

      Pantauan Solopos.com, ribuan penggemar Dewa 19 mulai berdatangan di Edutorium UMS sejak sore hari.

      Dibuka Pendaftaran Ratusan PPK-PPS Boyolali, Simak Jadwal dan Syaratnya

      KPU Boyolali membuka ratusan lowongan PPK dan PPS.

      Masyaallah! Murid SDN 1 Wonogiri Rama-Ramai Galang Dana untuk Korban Gempa

      SDN 1 Wonogiri menggalang dana untuk membantu korban gempa Cianjur, Jawa Barat.

      Viaduk Gilingan Solo akan Diperdalam Agar Bisa Dilewati Bus Pariwisata

      Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, memastikan akan memperdalam Viaduk Gilingan Solo agar bisa dilewati bus pariwisata yang hendak berkunjung ke Masjid Syeikh Zayed.

      Catat! Imbauan dan Larangan Nonton Konser Dewa 19 di Solo Malam Ini

      Do and dont saat konser Dewa 19 di Solo, di Edutorium UMS, Sabtu (26/11/2022) malam ini.

      Solo Bersiap! Malam Ini Konser Dewa 19 Dimeriahkan 4 Vokalis, 30 Lagu Hits

      Konser Dewa 19 di Solo bakal dimeriah karena Ahmad Dhani Cs dengan 30 lagu hits dan 4 vokalis.

      Kadisdik Boyolali Sebut Dosa Besar Pendidikan: Intoleransi & Kekerasan Seksual

      Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boyolali, Darmanto, mengingatkan tiga dosa besar dunia pendidikan yakni bullying, kekerasan seksual, dan intoleransi.

      UMKM Pinggiran Gunung Kemukus Belajar Branding Produk Bersama ISI Solo

      Banyak pelaku UMKM di sekitar Gunung Kemukus, Sragen, yang belum memahami pentingnya branding dan pengemasan produk.

      Banyak Kelebihan, Pupuk Organik Cair Buatan Warga Plupuh Sragen Diadopsi Pemkab

      Pupuk organik cair buatan petani milenial asal Plupuh, Sragen, berhasil menarik perhatian Pemkab untuk mengadopsinya dang menggunakannya untuk skala yang lebih luas.

      Cegah Inflasi Melonjak Tinggi, Sukoharjo Mulai Tanam Cabai Massal

      Pemerintah Sukoharjo melalui Dinas Pertanian dan Perikanan mencanangkan program gerakan penanaman cabai sebagai upaya pencegahan inflasi daerah. 

      Tak Lolos Seleksi Administrasi, Pendaftar PPPK Nakes Bisa Ajukan Keberatan

      Dari 448 nakes yang mendaftar PPPK di Karanganyar, 56 di antaranya dinyatakan tak memenuhi syarat. Mereka yang tak memenuhi syarat berkesempatan mengajukan keberatan paling lambat 27 November 2022.