Sentra Vaksinasi Covid-19 Pemkab Sukoharjo dengan Konimex dan Halodoc Targetkan 40.000 Dosis

Percepatan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo terus dikebut menyusul cakupan realisasi vaksinasi berada di angka 19 persen.

 Pemkab Sukoharjo bekerja sama dengan PT Konimex, Kemenkes, Halodoc dan juga The Park Mall menggelar Sentra Vaksinasi di The Park Mall Solo Baru, Kecamatan Grogol pada Senin (26/7/2021). (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Pemkab Sukoharjo bekerja sama dengan PT Konimex, Kemenkes, Halodoc dan juga The Park Mall menggelar Sentra Vaksinasi di The Park Mall Solo Baru, Kecamatan Grogol pada Senin (26/7/2021). (Istimewa)

Solopos.com, SUKOHARJO– Percepatan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo terus dikebut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo, menyusul cakupan realisasi vaksinasi berada di angka 19 persen. Angka tersebut masih jauh dari target 70 persen penduduk.

Guna menggenjot vaksinasi tersebut, Pemkab Sukoharjo bekerja sama dengan PT Konimex, Kemenkes, Halodoc dan juga The Park Mall menggelar Sentra Vaksinasi di The Park Mall Solo Baru, Kecamatan Grogol pada Senin (26/7/2021). Animo masyarakat untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 sangat tinggi. Ditargetkan 40.000 dosis diberikan dalam vaksinasi tersebut.

Bupati Sukoharjo Etik Suryani mengatakan target peserta vaksinasi sebanyak 20.000 diberikan untuk dosis pertama dan 20.000 dosis kedua sehingga secara keseluruhan ada 40.000 dosis dengan sasaran vaksinasi warga Sukoharjo berusia minimal 18 tahun. Sentra vaksinasi tersebut terselenggara atas kerja sama Pemkab Sukoharjo dengan PT Konimex, Kemenkes, Halodoc dan juga The Park Mall.

Baca Juga: Warteg-PKL Sukoharjo Boleh Layani Makan Di Tempat, Maksimal 3 Orang Paling Lama 20 Menit

 Bupati Sukoharjo Etik Suryani memantau pelaksanaan vaksinasi bersama Kapolres AKBP Wahyu Nugroho Setyawan dan Dandim Letkol Inf Agus Adhy Darmawan, di The Park Mall Solo Baru, Kecamatan Grogol pada Senin (26/7/2021). (Istimewa)

Bupati Sukoharjo Etik Suryani memantau pelaksanaan vaksinasi bersama Kapolres AKBP Wahyu Nugroho Setyawan dan Dandim Letkol Inf Agus Adhy Darmawan, di The Park Mall Solo Baru, Kecamatan Grogol pada Senin (26/7/2021). (Istimewa)

Etik sangat mengapresiasi langkah PT Konimex yang membantu Pemkab Sukoharjo dalam percepatan vaksinasi di Sukoharjo. Apalagi melihat tingginya antusisme warga mengikuti sentra vaksinasi ini. Setiap harinya, vaksinasi akan diberikan pada 1.100 peserta yang sebelumnya sudah mendaftar melakui aplikasi Halodoc.

Dengan kontribusi pihak swasta seperti PT Konimex diharapkan realisasi vaksinasi di Sukoharjo terus meningkat karena saat ini baru mencapai 19% dari total sasaran vaksinasi 719.754 orang.

“Saat ini cakupan realisasi vaksin kita masih sangat jauh, yaitu diangka 19 persen dari total sasaran 719.754 orang. Mudah-mudahan sentra vaksinasi ini bisa meningkatkan cakupan warga yang divaksin,” kata Etik di sela memantau pelaksanaan vaksinasi bersama Kapolres AKBP Wahyu Nugroho Setyawan dan Dandim Letkol Inf Agus Adhy Darmawan, Senin.

Baca Juga: Salut! Koramil Kartasura Bagi-Bagi Nasi Sayur Lodeh Tujuh Rupa Ke Warga Isoman

Kontribusi Percepatan Vaksin

Chief Strategy Officer Konimex Group Edward Setiawan Joesoef menyampaikan vaksinasi tersebut merupakan wujud komitmen Konimex Grup untuk memberikan kontribusi bagi Kabupaten Sukoharjo. Dukungan besar dari Konimex Grup yang merupakan perusahaan asli Sukoharjo diharapkan dapat menjadi kontribusi bagi percepatan program vaksinasi Covid-19.

“Kabupaten Sukoharjo memiliki tempat spesial bagi perjalanan Konimex Grup selama 54 tahun. Selaras dengan komitmen kami dalam menyehatkan semua orang, penyelenggaraan vaksinasi ini adalah bentuk kontribusi kami dalam mempercepat penyelesaian pandemi di Indonesia,” katanya.

Di tengah pandemi Covid-19 yang melanda dunia tak terkecuali Indonesia, diperlukan kerja sama pemerintah dan swasta dalam akselerasi penanganan dampak ekonomi, sosial dan lainnya. Konimex Grup salah satunya telah melaksanakan berbagai kegiatan dalam bentuk corporate social responsibility (CSR) dan bantuan sosial di sejumlah daerah. Terakhir program sentra vaksinasi bekerjasama dengan Halodoc di 6 kota, termasuk yg terakhir di Balaikota Solo. Dan saat ini, Konimex Grup melanjutkan sentra vaksinasi di Kabupaten Sukoharjo mengingat masih rendahnya cakupan realisasi vaksin dibawah angka 19 persen.

“Kami targetkan 40.000 dosis dalam pelaksanaan sentra vaksinasi di Sukoharjo. Sementara ini giat sentra vaksinasi kita fokuskan di Sukoharjo mesti tidak menutup kemungkinan digelar di daerah lain,” katanya.

Baca Juga: Salut! Koramil Kartasura Bagi-Bagi Nasi Sayur Lodeh Tujuh Rupa Ke Warga Isoman

Pembukaan pelaksanaan vaksinasi di The Park Mall Solo Baru, Kecamatan Grogol pada Senin (26/7/2021). (Istimewa)
Pembukaan pelaksanaan vaksinasi di The Park Mall Solo Baru, Kecamatan Grogol pada Senin (26/7/2021). (Istimewa)

Pihaknya berharap Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bisa meningkatkan kuota vaksin bagi Kabupaten Sukoharjo. Hal ini melihat tingginya animo masyarakat untuk mengikuti vaksinasi tersebut. Bahkan baru beberapa hari dibuka pendaftaran melalui aplikasi Halodoc, kuota hingga Agustus telah habis.

Sebagai perusahaan consumer goods terkemuka yang berdiri sejak 1967, “ Konimex grup mampu mencatatkan pertumbuhan dobel digit pada 2020 melalui berbagai kategori pasar yang digeluti nya yaitu dari produk farmasi, makanan, minuman, perawatan pribadi, vitamin, suplement kesehatan dan alat kesehatan, serta bisnis distribusi. Kategori yang paling mengalami kenaikan adalah obat-obatan, vitamin dan suplemen kesehatan karena relavan dengan kebutuhan kondisi saat pandemi ini.

Untuk kategori makanan dan minuman ini masih banyak tantangan. Kami selalu memastikan bahwa suplai dan ketersediaan produk-produk ini tetap terjaga dan tidak ada kelangkaan di pasaran. Pandemi ini justru menjadi pemicu bagi perusahaan untuk memikirkan solusi-solusi yang “out of the box” baik secara operasional mauapun komersial. Kunci nya adalah kita harus memiliki tingkat adaptasi yang tinggi terhadap disrupsi yang terjadi dan bisa merangkul perubahan makro ini menjadi sebuah peluang usaha.” katanya.

Baca Juga: Target Beroperasi Tahun Ini, Apa Fungsi Pendirian Badan Bank Tanah?

Sesuai Petunjuk Kemenkes

Chief of Medical Halodoc, Irwan Heriyanto mengatakan Halodoc menjadi mitra resmi pertama dari Kemenkes untuk vaksinasi massal. Halodoc akan terus berkomitmen untuk memperluas fasilitasi vaksinasi corona yang kini telah membantu lebih 250.000 masyarakat mendapat vaksin. Termasuk pelaksanaan vaksinasi bersama Konimex di The Park Mall tersebut juga dilakukan sesuai petunjuk Kemenkes, mulai reservasi hingga observasi setelah vaksinasi.

“Gejala pasca vaksinasi sangat mungkin terjadi dan membuat tubuh mengeluarkan reaksi ringan seperti pusing, demam, nyeri di area suntik, atau mual. Hal ini sangat wajar terjadi, jika warga mengalami hal ini setelah observasi selesai, pastikan langsung mengkonsumsi Paracetamol dan gejala akan membaik dengan sendirinya,” pesan Irwan.

Sementara itu, Business and Marketing Director The Park Mall, Danny Johannes menyampaikan baru kali pertama The Park Mall menjadi lokasi vaksinasi. Tentunya, dia berharap dengan percepatan vaksinasi ini dapat turut mempercepat selesainya PPKM Darurat dan pemulihan ekonomi.

Salah satu warga Bulakan, Kecamatan Grogol, Devita Permata Sari, 30, mengaku sangat antusias mengikuti vaksinasi corona yang digelar Pemkab Sukoharjo bekerjasama dengan PT Konimex. Dia bahkan langsung mendaftarkan diri melalui aplikasi Halodoc sesaat diumumkan melalui media sosial.

“Saya langsung mendaftarkan diri dan ternyata mendapat panggilan di hari pertama. Beberapa hari setelah dibuka pendaftaran, ada warga yang coba mendaftar tapi sudah penuh,” katanya.

Berita Terkait

Espos Premium

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Pemerataan akses listrik di Indonesia bisa banyak terbantu dengan teknologi panel surya. Teknologi ini ramah lingkungan dan bisa dibangun di banyak tempat dan banyak pulau di Indonesia.

Berita Terkini

Catat! 2.569 Pekerja di Solo Terdampak Covid-19

Sebanyak 2.569 di antaranya terdampak Covid-19, dengan perincian 2.460 dirumahkan dan sisanya mengalami PHK.

Masih Ada 1 Kasus Positif, Satgas Covid-19 Juwiring Klaten Belum Izinkan Pemancingan Buka

Satgas Covid-19 Kecamatan Juwiring, Klaten, belum mengizinkan tempat wisata pemancingan buka karena masih ada kasus positif yang belum sembuh.

Gelontor 25.000 Dosis, Menhub Berharap Bisa Bantu Atasi Ketimpangan Vaksinasi Covid-19 Soloraya

Kementerian Perhubungan menggelontorkan 25.000 dosis vaksin Covid-19 untuk wilayah Soloraya salah satunya ke Boyolali.

Terungkap! Begini Alur Pembuangan Limbah Ciu yang Cemari Sungai Bengawan Solo

Dua pelaku yang tertangkap polisi Sukoharjo di Polokarto memeragakan alur pembuangan limbah ciu yang mencemari Sungai Bengawan Solo.

Wow, Atlet Judo Wonogiri Tak Pernah Gagal Tembus PON Sejak 1989

Sejak 1989, Wonogiri belum pernah absen mengirim atlet judo ke ajang Pekan Olahraga Nasional atau PON, termasuk tahun ini di Papua.

Pemkot Solo Perluas Sasaran Vaksinasi Covid-19, Warga KTP Luar Kota Boleh Mengakses

Pemkot Solo memperluas sasaran vaksinasi Covid-19 kepada warga ber-KTP luar Solo yang berdomisili di Kota Bengawan.

Karanganyar Punya Pabrik Produksi APD di Gondangrejo, Langganan Kemenkes dan RS di Indonesia

Kabupaten Karanganyar memiliki pabrik yang memproduksi alat pelindung diri (APD) berskala nasional, PT Natatex Jaya Garmindo.

Dikunjungi Kepala Bappenas, Bupati Karanganyar Curhat Pembangunan RSUD Enggak Kelar-Kelar

Bupati Juliyatmono meminta Kepala PPN/Bappenas membantu mengingatkan kementerian terkait soal penyelesaian pembangunan RSUD Karanganyar.

Pengerjaan Proyek Koridor Jl Juanda Solo Senilai Rp4,3 Miliar Molor, Kontraktor Didenda

Kontraktor pelaksana proyek koridor Jl Juanda Solo tahap II senilai Rp4,3 miliar dikenai denda sekitar Rp32 juta lantaran terlambat menyelesaikan pengerjaan proyek.

Tikus Pithi Disebut Organisasi Tak Jelas saat Lawan Gibran di Pilkada Solo, Tuntas Subagyo Berang

Tuntas Subagyo tersinggung dengan pernyataan Refly Harun yang menyebut Tikus Pithi sebagai organisasi tidak jelas saat melawan Gibran di Pilkada Solo.

Petugas DLHK dan Polisi Klaten Cek Air Saluran Irigasi yang Berubah Merah, Hasilnya?

Petugas dari DLHK dan Polres Klaten mengambil sampel air di saluran irigasi yang sebelumnya dikabarkan berubah warna menjadi merah.

Pemkab Sukoharjo Bantu Biaya Pendidikan Anak Pasutri Tinggal di Kolong Meja Wedangan Kartasura

Pemkab Sukoharjo akan memberikan bantuan biaya pendidikan kepada anak dari pasangan suami istri Cahyo Yulianto, 50 dan Wiwin Haryati, 48.

Dibujuk Bupati Sukoharjo, Sekeluarga Tidur di Kolong Meja Wedangan Tetap Tolak Tempati Rusunawa

Bupati Sukoharjo Etik Suryani membujuk satu keluarga pasutri Cahyo Yulianto dan Wiwin Haryati yang terpaksa tinggal dan tidur di kolong meja wedangan di Kartasura untuk menempati rusunawa.

5 Rumah Sakit di Sragen Punya Rapor Merah, Bupati Mencak-Mencak

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, meluapkan kemarahannya setelah mendapati lima dari 10 rumah sakit di Bumi Sukowati mendapat rapor merah dari BPJS Kesehatan.

RSUD Sragen Kini Punya Generator Oksigen Mandiri, Nilainya Rp6,4 Miliar

RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen kini memiliki generator oksigen secara mandiri yang dipasang dengan anggaran senilai Rp6,4 miliar.

Pencemaran Bengawan Solo, Pelaku Ngaku Buang Ribuan Liter Limbah Ciu Ke Sungai Samin Setiap Hari

Polres Sukoharjo menggelar perkara kasus buang limbah ciu yang mencemari Sungai Bengawan Solo dengan peragaan oleh dua pelaku.