Sentra Industri Rotan Trangsan Sukoharjo Sudah Ada Sejak Zaman Belanda, Begini Cerita Asal Usulnya

Sejarah sentra industri rotan di Desa Trangsan, Gatak, Sukoharjo, bisa ditelusuri hingga era penjajahan Belanda dan kekuasaan Keraton Solo.

 Seorang pengrajin rotan tengah merampungkan pembuatan kursi di sentra industri kerajinan rotan di Desa Trangsan, Kecamatan Gatak. Foto dialmbil belum lama ini. (Solopos.com/Bony Eko Wicaksono)

SOLOPOS.COM - Seorang pengrajin rotan tengah merampungkan pembuatan kursi di sentra industri kerajinan rotan di Desa Trangsan, Kecamatan Gatak. Foto dialmbil belum lama ini. (Solopos.com/Bony Eko Wicaksono)

Solopos.com, SUKOHARJO -- Desa Trangsan di Kecamatan Gatak, Sukoharjo, telah lama menjadi sentra industri kerajinan rotan terbesar di Jawa Tengah. Sebagian besar warga setempat mengandalkan pembuatan kerajinan rotan sebagai mata pencaharian utama.

Produk kerajinan rotan mulai dari meja, kursi, cermin, hingga lemari telah menembus pasar luar negeri. Sentra industri kerajinan rotan di Desa Trangsan dirintis beberapa warga setempat sejak zaman Kolonial Belanda.

Kala itu, hanya satu-dua orang yang menggeluti kerajinan rotan. Para perajin rotan saat itu belum memproduksi perabotan rumah tangga lantaran terkendala peralatan. Mereka hanya memproduksi keranjang rotan yang berukuran kecil.

Baca Juga: Waduuuh! Tiga Pasien Covid-19 Sukoharjo Terdeteksi Kontak Erat dari Kudus

Sejarah asal usul Desa Trangsan hingga menjadi sentra industri rotan di Sukoharjo erat hubungannya dengan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Kala itu, seorang sentana keraton bernama RNg Sentrowongso memimpin pemerintahan di wilayah tersebut.

“Saat penjajahan Belanda, sudah ada perajin rotan di Desa Trangsan. Namun, belum begitu berkembang dan bukan menjadi mata penahariaan sehari-hari masyarakat,” kata seorang sesepuh Desa Trangsan, Suparji, saat berbincang dengan Solopos.com, Sabtu (12/6/2021).

Wilayah administratif yang dipimpin Sentrowongso bernama Trowangsan. Wilayah itu terletak sekitar 10 kilometer dari Keraton Solo. Kerajinan rotan hanya dipasarkan ke sejumlah daerah di Soloraya dan daerah perbatasan dengan wilayah Jawa Timur seperti Ponorogo, Madiun, dan Pacitan.

Baca Juga: Muncul 2 Klaster Hajatan di Tanjungrejo Sukoharjo, Salah Satunya Dari Jepara

Kesulitan Mengucap Trowangsan

Para perajin di sentra industri rotan Transan, Sukoharjo, kesulitan saat mengucap Trowangsan. “Saat ditanya konsumen, mereka kesulitan mengucap Trowangsan. Mereka lebih luwes mengucap Trangsan yang sekarang menjadi nama desa,” ujarnya.

Suparji menyebut perkembangan kerajinan rotan makin moncer saat desa itu dipimpin Demang Wongso Laksono. Jumlah warga yang memproduksi kerajinan rotan bertambah hingga puluhan orang. Mereka belajar secara perlahan mulai dari memotong hingga menganyam rotan.

Bahkan, kerajinan rotan dipamerkan di Alun-alun pada masa pemerintahan Sri Susuhunan Paku Buwono X. “Keraton dan masyarakat sangat merespons kerajinan rotan lantaran keunikannya. Kerajinan rotan menjadi produk unggulan keraton. Pameran di Alun-alun menjadi momentum para perajin rotan untuk berkreasi dan berinovasi,” paparnya.

Baca Juga: Sekdes Karangwuni Sukoharjo Positif Corona Sudah Divaksin 2 Kali Sebelum Lebaran

Demang Wongso Laksono meninggal dunia akibat ditembak pasukan Kolonial Belanda. Demang tersebut menjadi cikal bakal berdirinya sentra industri kerajinan rotan di Desa Trangsanm, Sukoharjo.

Saat event Grebeg Penjalin, replika patung Demang Wongso Laksono diarak mengelilingi kampung. Event Grebeg Penjalin melibatkan ratusan perajin rotan berskala besar hingga kecil.

“Grebeg Penjalin merupakan agenda yang digelar setiap tahun. Sejak munculnya pandemi Covid-19 pada 2020, Grebeg Penjalin ditunda,” timpal Kepala Desa Trangsan, Mujiman.

Berita Terkait

Berita Terkini

Jadi Objek Wisata di Sragen, Ini Sejarah Gua Kuno Persembunyian Pangeran Mangkubumi

Gua kuno yang pernah menjadi tempat persembunyian Pangeran Mangkubumi di Dukuh Gebangkota, Desa Gebang, Masaran, Sragen, dikembangkan menjadi objek wisata

Vaksinasi Siswa SMA Sederajat di Wonogiri Rampung, PTM Kapan Digelar?

Vaksinasi dosis pertama sasaran siswa SMA/SMK sederajat di Kabupaten Wonogiri sudah rampung pada awal pekan ini.

Gua Kuno Tempat Persembunyian Pangeran Mangkubumi Jadi Objek Wisata di Sragen

Sebuah gua kuno yang pernah menjadi tempat persembunyian Pangeran Mangkubumi di Dukuh Gebangkota, Desa Gebang, Masaran, Sragen, dikembangkan menjadi objek wisata.

Hunian Warga di 4 RW Kelurahan Semanggi Solo Mulai Dirobohkan, Ada Apa Ya?

Seratusan hunian di lahan hak pakai (HP) empat wilayah RW Kelurahan Semanggi, Pasar Kliwon, Solo, mulai dirobohkan, Minggu (19/9/2021).

Asale Sungai Bengawan Solo Mengalir dari Wonogiri ke Gresik

Bengawan Solo yang merupakan sungai terpanjang dan terbesar di Pulau Jawa memiliki sejarah maritim yang penting pada masa Majapahit.

Cerita Warga Klaten Jadi Miliarder Berkat Uang Ganti Rugi Tol, Beli Mobil Malah Tabrak Pagar

Kepala Desa Kranggan, Polanharjo, Klaten, Gunawan Budi Utomo, mengatakan sejumlah warganya menjadi miliarder setelah mendapat uang ganti rugi proyek Tol Solo-Jogja.

Bulan Depan, Sekolah di Sukoharjo Berencana Tambah Kuota Siswa Hingga 50% saat PTM Terbatas

Sekolah negeri berencana menambah jumlah siswa yang mengikuti PTM terbatas dan simulasi hingga maksimal 50 persen dari total jumlah siswa pada Oktober.

Jadi Miliarder Berkat Jalan Tol Solo-Jogja, Warga Klaten Bangun 2 Rumah Sekaligus

Seorang warga Dusun Ngentak, Desa Kranggan, Polanharjo, Klaten, Ika Saraswati, menjadi miliarder baru setelah mendapat uang ganti rugi lahan proyek Jalan Tol Solo-Jogja.

33 Sekolah di Kota Solo Mulai PTM Pekan Depan, Ini Datanya

Sebanyak 9 SD dan 24 SMP di Solo akan menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas mulai Senin (20/9/2021) pekan depan.

Daftar 25 Wilayah Rawan Tsunami di Pulau Jawa, 4 di Jateng Termasuk Wonogiri

Inilah 25 wilayah di Pulau Jawa yang memiliki potensi rawan bencana tsunami dan gempa bumi.

Potensi Tsunami 33,5 Meter di Wonogiri, 6 Pantai Ini Berpotensi Terdampak

Wonogiri menjadi salah satu wilayah yang memiliki potensi bencana tsunami dengan ketinggian hingga 33,5 meter.

Sinyal Lemah, Penarapan Aplikasi PeduliLindungi di Tawangmangu Jadi Susah

Penerapan aplikasi PeduliLindungi di kawasan wisata Tawangmangu, Karanganyar, terkendala sinyal internet yang lemah.

Tak Cuma Pacitan, Wonogiri Juga Berpotensi Tsunami Besar

Selain Pacitan di Jawa Timur, wilayah Wonogiri juga memiliki potensi tsunami besar.

500 KPM PKH di Karanganyar Diverifikasi Pendampingan Usaha

500 KPM PKH di Karanganyar Diverifikasi Pendampingan Usaha

Gegara Truk Rem Blong di Wonogiri, Tiga Kendaraan Terlibat Kecelakaan

Truk paling belakang mengalami rem blong saat jalan menurun di Wonogiri, lalu menabrak truk Hino yang ada di depannya.

Hak Jawab PT Surya Bayu Sejahtera Terkait Berita Proyek GOR Manahan

Hak Jawab PT Surya Baru Sejahtera terkait berita proyek lanjutan GOR Manahan.