Tutup Iklan

Sensasi Naik Perahu di Kali Pepe, Serasa di Venezia

Kali Pepe menjadi destinasi wisata air baru di Kota Solo. Wajah Kali Pepe yang semula hitam dan kumuh disulap menjadi sangat indah. Begini sensasi naik perahu di Kali Pepe yang serasa seperti di Venezia.

Sensasi Naik Perahu di Kali Pepe, Serasa di Venezia

SOLOPOS.COM - Suasana Kali Pepe di malam hari selama perayaan Imlek di Solo. (Solopos-Nicolaus Irawan)

Solopos.com, SOLO – Kali Pepe menjadi destinasi wisata air baru di Kota Solo. Wajah Kali Pepe yang semula hitam dan kumuh disulap menjadi sangat indah. Keindahan Kali Pepe semakin meningkat dengan pemasangan lampion khas Imlek dan dioperasikannya perahu khusus.

Diberitakan Solopos.com, Selasa (29/1/2019), wisata perahu khas perayaan Imlek 2570 (2019 M) di Kali Pepe selatan Pasar Gede Solo mulai diaktifkan. Perahu wisata sudah melayani para pengunjung yang ingin menikmati suasana malam di bawah cahaya lampion guna menandai dimulainya Grebeg Sudiro.

Perahu wisata sudah menjadi ikon yang tidak pernah ketinggalan dalam setiap penyelenggaraan Grebeg Sudiro. Perahu itu mengajak pengunjung menyusuri Kali Pepe sembari menikmati indahnya lampion yang dipasang di sepanjang aliran sungai. Tak ayal, banyak yang mengabadikan momen sekali setahun tersebut dengan berfoto di atas perahu bersama cahaya remang lampion di malam hari.

Keindahan Kali Pepe tersebut menyedot perhatian masyarakat Kota Solo dan sekitarnya. Sejumlah orang rela mengantre demi merasakan sensasi menyusuri Kali Pepe dengan perahu layaknya gondola di Venezia, Italia.

Warganet yang melihat foto keindahan Kali Pepe tersebut sanjungan kepada panitia Grebeg Sudiro. Netizen juga menyampaikan antusiasme melalui kolom komentar foto keindahan pemandangan Kali Pepe yang diunggah akun Instagram @agendasolo, Rabu (30/1/2019).

"So sweet ini kalau malam-malam naik beginian," komentar @dyahnuraini67.

"Apakah bakal dibuat seperti di Venezia, Italia? Pasti indah sekali," sambung @elang_pam.

"Berasa kayak di Korea dan Jepang, indah sekali," imbuh @ophieshouta.

Meski demikian, sejumlah netizen lainnya mengeluhkan lamanya mengantre untuk menaiki perahu di Kali Pepe. Ada pula beberapa keluhan lain yang membuat warganet kurang nyaman. "Perauhnya kurang gede," keluh Lee Dong Hae Hae.

"Terlalu lama antrenya," imbuh Sutanto Sutho.

Panitia Grebeg Sudiro menambah becak air berbentuk naga dan bebek untuk melengkapi wisata Kali Pepe. Total, terdapat dua perahu dan dua becak air bisa digunakan pengunjung utuk menyusuri Kali Pepe sembari menikmati lampion Imlek.

Ketua Panitia Grebeg Sudiro Angga Indrawan mengatakan bahwa perahu wisata akan terus dipertahankan di setiap gelaran Grebeg Sudiro. Menurutnya, wisata menyusuri Kali Pepe memiliki potensi besar di masa depan.

Ke depannya, apabila masyarakat memiliki animo besar terhadap perahu wisata, tidak menutup kemungkinan wisata tersebut akan terus dioperasikan meskipun perayaan imlek dan Grebeg Sudiro sudah selesai.

Berita Terkait

Berita Terkini

BPCB Jateng Tutup Candi Ceto dan Sukuh Karanganyar, Ada Apa Ya?

BPCB Jateng menutup objek wisata Candi Sukuh, Candi Ceto, dan Museum Sangiran Klaster Dayu, Karanganyar, mulai 22 Juni hingga 2 Juli.

Habis Kunker, Puluhan Anggota DPRD Bantul Swab PCR, Hasilnya?

Anggota Dewan menjalani swab PCR karena Ketua DPRD Bantul dan salah satu anggota Komisi B dinyatakan positif Covid-19 seusai kunker.

Mangkrak 1 Tahun, Begini Kondisi SDN 2 Kragilan Sragen yang Disiapkan untuk Isolasi Pasien Covid-19

Bangunan SDN 2 Kragilan, Kecamatan Gemolong, Sragen, sudah tidak terpakai sejak setahun terakhir akan digunakan untuk tempat isolasi.

Terlambat Naik, Penjala Ikan di Banjarnegara Ini Terjebak di Tengah Sungai

Seorang penjala ikan di sungai serayu, Desa Bandingan, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara yang terjebak di tengah arus aliran deras sungai.

Euro 2020 Malam Ini: Cheska Vs Inggris dan Kroasia Vs Skotlandia

Inggris dan Rep Cheska sudah pernah bertemu sebanyak empat kali sejak 1998. Hasilnya, Inggris mampu menyabet dua kemenangan, Republik Cheska satu kali menang, sementara sisanya berakhir imbang.

Sepeda Anti Jatuh dari Tiongkok, Tetap Seimbang Saat Berhenti

Seorang Vlogger asal Beijing, Tiongkok menunjukkan sebuah sepeda otonom yang mampu tetap seimbang tanpa jatuh saat dalam keadaan berhenti.

Hipertensi Komorbid Penyebab Kematian Terbanyak Pasien Covid-19

Selain menjadi komorbid penyebab kematian terbanyak pasien Covid-19, hipertensi dikenal juga sebagai silent killer.

Marak Bangunan Liar di Tepi Jalan Solo-Purwodadi, Ini Sebabnya!

Jumlah bangunan liar di tepi jalan Solo-Purwodadi, tepatnya di saluran irigasi Kedung Kancil di wilayah Doyong dan Soko, Kecamatan Miri, Sragen, terus bertambah.

Lokasi Pendidikan Anak-Anak Perusak Makam Mojo Solo Tak Berizin, Kemenag Jateng: Bubarkan!

Kemenag memastikan tempat pendidikan anak-anak pelaku perusak makam di Mojo, Pasar Kliwon, Solo, tidak berizin dan harus dibubarkan.

Nilai Transaksi Pasar Modal di Soloraya Turun, Kenapa?

Jumlah investor di Soloraya naik signifikan pada semester I tahun 2021, meski nilai transaksi turun karena kondisi pasar modal kurang bagus.

PO Ini Operasikan Bus Premium, Salah Satunya Berpusat di Palur

Bus-bus kelas premium jadi cara sejumlah PO untuk menggaet penumpang saat berpergian, salah satunya PO itu ada di Palur Karanganyar.

Pencurian Toko Ponsel di Madiun Terekam CCTV, Pelaku Kenakan Masker

Aksi pencurian terekam dalam CCTV atau kamera pengintai yang terpasang di dalam toko ponsel Majuhardware, Caruban, Kabupaten Madiun.