Senam dan Bagi Doorprize, Cara Buruh Sukoharjo Peringati May Day

Ratusan buruh di Sukoharjo menggelar senam bersama dan pembagian doorprize untuk memperingati Hari Buruh Sedunia atau May Day, Sabtu (14/5/2022).

 Ratusan buruh mengikuti senam sehat peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Alun-Alun Satya Negara, Sabtu (14/5/2022).(Solopos.com/R. Bony Wicaksono)

SOLOPOS.COM - Ratusan buruh mengikuti senam sehat peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Alun-Alun Satya Negara, Sabtu (14/5/2022).(Solopos.com/R. Bony Wicaksono)

Solopos.com, SUKOHARJO–Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Sukoharjo dilaksanakan dengan menggelar senam sehat yang dimeriahkan dengan pembagian aneka doorprize.

Kalangan buruh menyuarakan isu menolak upah murah sejak diterapkannya PP No 36/2021 tentang Pengupahan.

PromosiAspal Meleleh, Krisis Iklim Perburuk Gelombang Panas India-Pakistan

Ratusan buruh dari berbagai perusahaan di Sukoharjo memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day di Alun-alun Satya Negara, Sabtu (14/5/2022).
Mereka tergabung dalam beberapa organisasi buruh itu antara lain Serikat Pekerja Republik Indonesia (SPRI) Sukoharjo dan Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN) Sukoharjo. Kegiatan itu juga dihadiri unsur forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopinda) Sukoharjo, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sukoharjo dan instansi terkait.

Ketua Forum Peduli Buruh (FPB) Sukoharjo, Sukarno, mengatakan semestinya peringatan May Day digelar pada 1 Mei. Lantaran mendekati Lebaran, peringatan May Day ditunda setelah libur perayaan Lebaran.

“Kami tidak menggelar aksi unjuk rasa dalam memperingati May Day. Lebih baik menggelar kegiatan yang lebih simpatik seperti senam sehat. Peserta senam sehat diberi kupon undian. Seusai senam sehat, ada pengundian kupon dengan doorprize satu unit sepeda motor dan perabotan rumah tangga,” kata dia, Sabtu.

Baca Juga: Diperingati 1 Mei, Begini Sejarah Hari Buruh Sedunia atau May Day

Saat ini, para buruh terus berjuang agar kesejahteraannya meningkat secara perlahan-lahan.

Mereka menyuaran pencabutan PP No. 36/2021 tentang Pengupahan yang menjadi acuan penghitungan nominal upah minimum kabupaten (UMK) pada 2022.

Menurut Sukarno, regulasi itu tidak berpihak pada kelangsungan hidup pekerja dan kemunduran sistem pengupahan di Tanah air.

“Dahulu, skema penghitungan upah merujuk pada UU No 13/2003 tentang Ketenagakerjaan kemudian berubah menggunakan PP No 78/2015 tentang Pengupahan. Sekarang berubah lagi mengacu pada PP No 36/2021. Ini sama saja degradasi sistem pengupahan yang memberatkan kalangan pekerja. Kami meminta agar pemerintah mencabut beragam aturan yang berimplikasi pada upah murah yang diterima pekerja,” ujar dia.

Selain itu, Sukarno juga menyoroti masih banyak perusahaan berskala menengah hingga kecil yang belum menjalankan program jaminan sosial yang dikelola Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Baca Juga: Di Hari Buruh Internasional, Presiden Jokowi Tulis Pesan Menyentuh Ini

Banyak pekerja yang belum tercatat sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan maupun BPJS Kesehatan. “Kami tegaskan agar pemerintah bertindak tegas terhadap perusahan-perusahaan yang belum mematuhi aturan. Belum mendaftarkan karyawan sebagai peserta program jaminan sosial.”

Ketua Apindo Sukoharjo, Yunuf Arianto, menyatakan kondisi finansial setiap perusahaan mulai membaik seiring melandainya kasus Covid-19 di Tanah Air. Bisnis kian menggeliat seiring order permintaan yang mulai meningkat. Perusahaan dituntut bertranformasi memanfaatkan kecanggihan teknologi menyambut revolusi industri 4.0.

“Kondisi finansial perusahaan semakin membaik. Mudah-mudahan, kondisi ini terus meningkat sehingga berimplikasi pada perekonomian daerah,” kata dia.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Konsumen dan Aktivis Desak McDonald’s Asia Tinggalkan Kandang Baterai

+ PLUS Konsumen dan Aktivis Desak McDonald’s Asia Tinggalkan Kandang Baterai

Koalisi organisasi perlindungan hewan Act for Farmed Animals bersama Open Wing Alliance menyelenggarakan protes massal menuntut McDonald’s Asia menghentikan penggunaan telur ayam dari kandang baterai.

Berita Terkini

Pra Muktamar Muhammadiyah di Solo Digelar Akhir Mei, Ini Materinya

Pra Muktamar ke-48 Muhammadiyah di Solo, akhir Mei ini, akan membahas arah pergerakan organisasi kemasyarakatan tersebut ke depannya.

Pemkab Wonogiri akan Bangun Mal Pelayanan Publik di Lokasi Ini

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri bakal membangun Mal Pelayanan Publik (MPP) di area Gedung Pertemuan Giri Cahaya, Kelurahan Giritirto, Kecamatan/Kabupaten Wonogiri pada tahun ini.

Kecelakaan di Dayu Sragen, Pengendara Motor dan Pejalan Kaki Meninggal

Tabrak pejalan kaki yang menyeberang saat mengendarai sepeda motor, remaja putri asal Desa Jurangjero, Karangmalang, Sragen, meninggal dunia. Begitu pula dengan pejalan kaki yang ditabrak.

Ini Cara Beli Tiket Masuk Gunung Kemukus via Online

Membeli tiket masuk Gunung Kemukus Sragem secara online begitu mudah. Anda bisa simak caranya di artikel ini.

Target Peserta Virtual Job Fair Wonogiri Tak Tercapai, Ini Penyebabnya?

Target 1.500 pencari kerja (pencaker) pendaftar di Virtual Job Fair Dinas Tenaga Kerja (Diskaner) Wonogiri tidak tercapai.

Sekarang Beli Tiket Objek Wisata Gunung Kemukus Bisa Online

Membeli tiket Gunung Kemukus Sragen kini lebih mudah karena bisa dilakukan secara online melalui aplikasi e-ticketing.

Jalan di Klaten Ini Resmi Bernama Jl. Dr. R. Soeharto, Lokasinya?

Ruas jalan Gebyok-Jimbung, Kecamatan Kalikotes resmi bernama Jl. Dr. R. Soeharto.

Mantap, Minum Jamu Jadi Lifestyle Kekinian di Sukoharjo

Kini, meminum jamu menjadi kebiasaan dan gaya hidup atau lifestyle seiring munculnya pandemi Covid-19 pada Maret 2020.

Mulai Kampanye, Juliyatmono Minta Dukungan Suara Nyaleg DPR RI

Meski masih menjabat Bupatin Karanganyar, Juliyatmono sudah mulai terang-terangan menyatakan diri akan maju mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI dan meminta dukungan kader Partai Golkar.

Masih Banyak yang Kecele Arah Baru Lalu Lintas Alun-Alun Karanganyar

Sejumlah pengguna jalan masih ada yang kecele saat melintas di Alun-alun Karanganyar yang mengalami perubahan arah lalu lintas. Sosialisasi terkait perubahan itu akan terus dilakukan selama sebulan.

Bakal Dilewati KRL, Ternyata Begini Sejarah Jalur KA Solo Balapan-Palur

Jalur KA Solo Balapan-Palur yang akan dipakai untuk jalur KRL ternyata dibangun pada masa pemerintahan Hindia Belanda, begini ceritanya.

Tabrak Truk Terparkir di Jl. Solo-Jogja, Pengendara Vespa Matik Terluka

Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jl. Solo-Jogja, tepatnya di depan Klinik Ihsan Dutomulyono, Kecamatan Ceper, Jumat (27/5/2022) pukul 15.00 WIB.

Tahukah Kamu? Ini Sejarah Nama Kandang Menjangan Kartasura

Dulu lokasi bekas Keraton Kartasura lambat laun berubah lagi menjadi hutan yang dihuni oleh berbagai jenis binatang liar, termasuk menjangan,

KRL Solo-Jogja Sampai Palur Mulai Juli 2022, Kapan Sampai Madiun?

Wacana KRL Solo-Jogja sampai Madiun mengemuka sejak KRL beroperasi dan warganet menginginkan KRL beroperasi hingga Kutoarjo dan Madiun.

5 Sapi Positif PMK di Klaten Sembuh

Sebanyak lima dari enam sapi di Klaten yang sebelumnya terkonfirmasi terserang penyakit mulut dan kuku (PMK) dinyatakan sembuh.