Sempat Salat Id Berjamaah di Masjid, Satu Keluarga di Bekasi Positif Covid-19
Ilustrasi keluarga lawan Covid-19. (Freepik)

Solopos.com, BEKASI - Satu keluarga di Kota Bekasi, Jawa Barat, dinyatakan positif Covid-19. Sebelum terpapar Covid-19, mereka sempat menunaikan ibadah Salat Idulfitri berjamaah di masjid.

Informasi tersebut dibenarkan oleh Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi. Pada Hari Raya Idulfitri kemarin, satu keluarga terpapar Covid-19 tersebut melaksanakan Salat Id di Masjid Al Muhajirin, Perumnas 1, Bekasi Barat.

"Betul [positif Corona usai sempat salat Id berjamaah di masjid]," ujar Rahmat Effendi seperti dilansir detik.com, Selasa (26/5/2020).

Peringatan WHO: Puncak Gelombang Kedua Covid-19 Diprediksi Akhir 2020, Tetap Waspada!

Satu keluarga itu kemudian dijemput oleh tim medis yang menggunakan alat pelindung diri (APD) pada Senin (25/5/2020) malam WIB. Namun, belum diketahui berapa orang dalam keluarga tersebut yang terpapar Corona. Belum diketahui juga di mana mereka dirawat.

Seperti diketahui, Pemkot Bekasi mengizinkan warga yang berada di kelurahan berkategori zona hijau Corona melaksanakan salat Id berjamaah di masjid. Terdapat 51 kelurahan yang berkategori zona hijau.

Perkembangan Corona

Sementara itu, perkembangan corona di Indonesia per Senin (25/5/2020) adalah 22.750 kasus. Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Pemerintah Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto.

Selain kasus positif baru, dari data yang disampaikan Yuri ada penambahan 240 pasien sembuh dan kematian baru karena corona di Indonesia sejumlah 19 orang. Total sementara jumlah pasien sembuh telah mencapai 5.642 orang dan meninggal 1.391 orang.

Bikin Geger! Begini Kronologi Penemuan Patung Nyi Roro Kidul di Pantai Waterblow Nusa Dua Bali

"Pada data yang kami himpun pada 12.00 WIB pada tanggal hari ini, spesimen periksa secara akumulatif sebanyak 256.946 spesimen. Dari data ini, konfirmasi Covid-19 yang positif naik sebanyak 479 orang total 22.750 orang. Sembuh meningkat 240 orang menjadi 5.642 orang ," kata lelaki yang akrab disapa Yuri ini seperti yang ditayangkan TV One, Senin (25/5/2020).

Sementara itu, sebanyak 49.361 menjadi orang dalam pemantauan (ODP). Dan 12.342 orang dikategorikan pasien dalam pengawasan (PDP). Dengan meningkatnya kasus positif corona di Indonesia , Yuri meminta masyarakat tetap berada di rumah dan mematuhi aturan dari pemerintah, termasuk tidak melakukan mudik.

Seribuan Perantau Karanganyar Balik ke Jabodetabek Sejak H-5 Lebaran Demi Mengais Rezeki

Sumber: Detikcom


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho