Sempat Nihil Dua Hari, Kasus Covid-19 di Grobogan Tambah 3 Jadi 369
Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Grobogan, Endang Sulistyoningsih (tengah), tampil dalam jumpa pers, Sabtu (2/5/2020). (Semarangpos.com-Arif Fajar Setiadi)

Solopos.com, PURWODADI – Kasus Covid-19 di Kabupaten Grobogan sempat kosong selama dua hari. Namun, pada Sabtu (5/9/2020) muncul tiga kasus baru.

Selain adanya tiga kasus baru tersebut, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Grobogan juga menyampaikan adanya dua pasien sembuh.

“Setelah dua hari tidak ada kasus baru, hari ini dilaporkan tiga kasus baru dan dua pasien sembuh,” jelas Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Grobogan Endang Sulistyoningsih, Sabtu.

Polda Jateng: Penghuni Asrama Polisi Solo Diminta Isolasi Mandiri

Adapun pasien baru yang terpapar virus corona (Covid-19) berasal dari tiga kecamatan. Yakni Kecamatan Grobogan, Purwodadi, dan Kecamatan Tawangharjo. Sedang pasien sembuh keduanya berasal dari Kecamatan Tanggungharjo.

Pasien terkonfirmasi positif terjangkit Covid-19 tersebut adalah Ny S, 54, dari Kecamatan Grobogan. Anak AY, 6, dari Kecamatan Purwodadi, dan P, 75, dari Kecamatan Tawangharjo. Sedang pasien sembuh, tuan D, 64, dan Ny TJ, 21.

“Untuk ketiga pasien baru tersebut baik Ny S, anak AY, maupun P menjalani perawatan di RS Panti Rahayu Yakkum, Purwodadi,” kata Endang Sulistyoningsih.

Kasus Covid-19 di Indonesia 5 September Tambah 3.128 jadi 190.665

Dengan adanya tambahan tiga pasien, total kasus Covid-19 di Grobogan hingga Sabtu, ada 369 kasus. Perinciannya, 298 orang dinyatakan sembuh, 23 orang menjalani perawatan di RS dan isolasi mandiri, serta 48 orang meninggal.

Masih adanya penambahan kasus Covid-19 di Grobogan, Endang meminta masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. Ini untuk memutus mata rantai persebaran virus corona penyebab Covid-19.

2 Kubu PSHT Sragen Bantah Tudingan Sebabkan Klaster Baru Penularan Covid-19

Jumlah kasus positif Covid-19 terbanyak di Kecamatan Purwodadi ada 66 kasus. Disusul Kecamatan Toroh, 46 kasus, Tegowanu, 36 kasus, Penawangan, 25 kasus, dan Gubug, 37 kasus. Selanjutnya Kecamatan Karangrayung, 24 kasus, Tawangharjo, 20 kasus, Godong, 18 kasus, dan Grobogan, 17 kasus.

Kemudian Tanggungharjo, 17 kasus, Pulokulon, 12 kasus, Brati, 10 kasus. Lalu Kecamatan Wirosari, 14 kasus, Geyer, 8 kasus, Ngaringan, 5 kasus, Kedungjati, 4 kasus, Kradenan, 5 kasus, Gabus, 4 kasus, dan Klambu, 1 kasus.

 



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom