Sempat Kabur, Maling Emas 69 Gram Milik Warga Penggung Boyolali Tertangkap

Tim Sapujagad Polres Boyolali menangkap Pono, 53, warga Tegowanu, Grobogan, Jateng, yang diduga mencuri perhiasan emas seberat 69 gram di Desa Penggung, Boyolali.

Sempat Kabur, Maling Emas 69 Gram Milik Warga Penggung Boyolali Tertangkap

SOLOPOS.COM - Ilustrasi pencurian. (Solopos-Whisnu Paksa)

Solopos.com, BOYOLALI -- Tim Sapujagad Polres Boyolali menangkap Pono, 53, warga Tegowanu, Grobogan, Jateng, yang diduga mencuri perhiasan emas seberat 69 gram di Desa Penggung, Boyolali.

Pono ditangkap di suatu tempat di Boyolali, Rabu (22/5/2019) petang. Dia hanya bisa pasrah saat ditangkap karena bukti aksi pencurian emas seberat 69 gram yang dilakukannya di pada 9 Mei lalu diketahui polisi.

Kasatreskrim Iptu Mulyanto mewakili Kapolres Boyolali AKBP Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan Pono mencuri perhiasan berupa gelang dan cincin yang nilainya sekitar Rp35 juta milik Joko Suprapto, 58, warga Dukuh Mulyosari, Desa Penggung.

Aksi pencurian itu sebenarnya diketahui Joko, namun waktu itu pelaku berhasil kabur. “Saat itu korban sedang di kamar mandi mendengar suara krusek-krusek di dalam rumahnya, dia memanggil saudaranya tidak ada yang menjawab. Lalu saat korban keluar kamar mandi, dia mendapati ada orang asing di garasi rumahnya menggunakan tutup kepala dan memegang badik,” ujar Mulyanto saat ditemui di ruangannya, Jumat (24/5/2019).

Saat itu Joko berteriak maling agar ada orang lain yang mendengar dan berusaha menangkapnya. Namun, saat Joko mendekat ke garasi, pelaku yang tidak lain adalah Pono ini sudah berhasil kabur.

Selanjutnya dia mengecek barang-barangnya dan ternyata perhiasan miliknya telah raib. Joko kemudian melapor ke polisi. “Atas laporan itu, kami langsung melakukan penyelidikan selama beberapa hari dan akhirnya mengarah kepada pelaku ini,” imbuhnya.

Polisi kemudian memburu Pono dan menemukannya di wilayah Boyolali. Tanpa buang-buang waktu, tim Sapujagad Polres yang dipimpin Iptu Wikan langsung menangkap Pono dan membawanya ke Mapolres.

Polisi menyita sebuah ponsel dan uang senilai Rp411.000 sebagai barang bukti. “Berdasarkan keterangan sementara dari Pono, perhiasan tersebut sudah dijual dan sebagian uangnya dibelikan sepeda motor roda tiga. Tapi kami belum menanyai lebih lanjut untuk apa sepeda motor roda tiga itu,” ujarnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Viral! David Beckham Ucapkan Selamat Idul Fitri dengan Bahasa Indonesia

David Beckham mengucapkan selamat Idul Fitri bagi seluruh warga Indonesia.

Pesan Berantai di WA Soal Ledakan Kasus Covid-19 Klaten, Polisi Tegaskan Itu Hoaks!

Pesan berantai itu menyebutkan kasus Covid-19 di Jateng meledak pekan ini. Kota Klaten menempati peringkat I, yakni mencapai 11.876 orang pasien Covid-19.

Berkerumun dan Tak Bermasker di Umbul Ponggok, Emak-Emak Disambangi Polisi

Sejumlah warga yang berkerumun dan tak bermasker di objek wisata Umbul Ponggok, Klaten, mendapat peringatan dari Kepala Satuan Samapta Bhayangkara (Kasatsabhara) Polres Klaten, AKP Sri Anggono.

Lebaran 2021, Jumlah Kunjungan Wisata ke Tawangmangu Meroket

Jumlah kunjungan wisatawan di sejumlah objek wisata di wilayah Tawangmangu, Karanganyar meroket di libur Lebaran 2021 Jumat (14/5/2021).

Lewat Pos Penyekatan Karanganyar, 15 Wisatawan Luar Jateng Diminta Putar Balik

Sebanyak 15 pemudik dari luar Jateng yang melintas di pos penyekatan di Karanganyar diminta putar balik.

Libur Lebaran, Wisata Grojogan Sewu Karanganyar Diserbu Pengunjung

Jumlah kunjungan wisatawan di sejumlah objek wisata di wilayah Tawangmangu, Karanganyar, termasuk Grojogan Sewu, meroket di momen libur Lebaran, Jumat (14/5/2021).

MotoGP Batalkan Seri Finlandia Gegara Covid-19

FIM, IRTA, dan Dorna Sports membatalkan Grand Prix MotoGP Finlandia tahun ini akibat masih berlangsungnya pandemi Covid-19

Singapura Lockdown, Restoran Hanya Terima Take Away

Pemerintah Singapura mengumumkan lockdown pada pertemuan sosial dan kegiatan publik pada Jumat (14/5/2021).

Pekalongan Diprediksi Tenggelam 15 Tahun Lagi, Ini Sebabnya

Kota Pekalongan di Jawa Tengah diprediksi tenggelam pada 2036 akibat penurunan muka tanah dan naiknya permukaan air laut.

Wisata WGM Wonogiri Tutup, Pengunjung Kecele

Banyak warga yang kecele saat berkunjung ke sejumlah tempat wisata di Wonogiri, termasuk WGM, pada hari kedua Lebaran, Jumat (14/5/2021).

Duh, Pengemis Bawa Kabur Balita Usia 2 Tahun di Sragen

Seorang pengemis perempuan kedapatan membawa kabur seorang balita yang berusia 2 tahun asal Kelurahan Sragen Kulon, Sragen, pada Jumat (14/5/2021).