Tutup Iklan
Sempat Jadi Kandidat Juara, Kini Lazio Kok Kalah Terus
Lazio (JIBI/REUTERS)

Solopos.com, LECCE — Lazio barangkali harus benar-benar menutup rapat asa mereka menggapai gelar juara Liga Italia musim ini. Inkonsistensi dan hilangnya mental pemenang terus menghantui Ciro Immobile dkk. seusai restart kompetisi Seri-A.

Setelah digasak Atalanta (2-3) dan AC Milan (0-3), kini giliran tim papan bawah, Lecce, yang mempermalukan klub berjuluk Gli Aquillotti itu. Lazio dipermak dengan skor 1-2 di Via del Mare, Rabu (8/7/2020) dini hari WIB.

Ini berarti Lazio hanya mampu menambah enam poin dari 15 poin maksimal seiring bergulirnya kembali kompetisi. Duel melawan Lecce sejatinya bisa memangkas selisih Lazio dengan Juventus di puncak klasemen menjadi tinggal empat poin. Ini setelah Juventus secara mengejutkan digasak AC Milan dengan skor 2-4 setelah sempat unggul 2-0 di San Siro.

Rekor Lagi! Pasien Positif Covid-19 Indonesia Tambah 1.863, Total Kasus jadi 68.079

Hasil-hasil itu membuat Juve kini masih aman di jalur scudetto dengan keunggulan tujuh poin atas Lazio. “Kami kalah tiga kali dalam 15 hari, setelah sebelumnya tak terkalahkan berbulan-bulan. Itu bukan kebetulan,” tukas Pelatih Lazio, Simone Inzaghi, dilansir Football Italia, Rabu.

Sepanjang laga, Lazio memang tampil tak seperti biasanya. Mereka membuang banyak peluang. Dari 10 tembakan ke gawang Lecce, hanya satu yang berbuah gol via Felipe Caicedo. Sebaliknya, Lecce yang butuh tiga poin untuk lepas dari zona merah tampil klinis dengan mencetak dua gol dari dua kesempatan shot on target.

Masih Ada Peluang

Secara matematis, Lazio memang masih berpeluang merebut gelar juara Liga Italia. Syaratnya, mereka wajib memenangi tujuh laga tersisa sedangkan Juve keok tiga kali di sisa pertandingannya.

Skenario itu tentu sulit meskipun bukan tak mungkin bakal terjadi. Ini karena Si Nyonya Tua masih menghadapi tim kuat macam Atalanta, AS Roma dan Lazio. Hasil duel Lazio kontra Juventus di Turin pada pekan ke-34, 27 Juli 2020, diprediksi bakal menjadi kunci penegas peraih scudetto musim ini.

Inzaghi pun tampak kurang tertarik lagi untuk membicarakan peluang scudetto. “Sekarang kami harus move on. Masih banyak poin yang bisa diraih untuk mengamankan target kami, lolos secepat mungkin ke Liga Champions.”

Ditinggal Subuhan di Masjid, Rumah di Sumberlawang Sragen Terbakar

Sementara itu, Pelatih Juventus, Maurizio Sarri, menyebut timnya hilang konsentrasi setelah sempat tampil cemerlang saat melawan Milan. Unggul lebih dulu lewat Adrien Rabiot dan Cristiano Ronaldo di menit ke-47 dan 53, Bianconeri giliran digelontor empat gol via penalti Zlatan Ibrahimovic, disusul gol Franck Kessie, Rafael Leao dan Ante Rebic.

Selisih antara gol pertama dan ketiga Milan bahkan hanya lima menit. “Saya rasa dalam 60 menit pertama penampilan kami kelas dunia. Namun sepenuhnya blank selama 15 menit,” sesal Sarri.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom

Pasang Baliho