Kategori: Wonogiri

Sempat Hilang, Ini Foto-Foto Luweng di Joho Pracimantoro


Solopos.com/Aris Munandar

Solopos.com, WONOGIRI – Mulut luweng di Dusun Joho Kidul, Desa Joho, Kecamatan Pracimantoro, Wonogiri, Jawa Tengah, akhirnya ditemukan pada Senin (15/2/2021). Proses pencarian memakan waktu hingga 11 hari dengan pengerukan menggunakan alat berat berdasarkan arahan dukuh serta sesepuh desa.

Kades Joho, Samrawi saat dihubungi Solopos.com, Rabu (17/2/2021), mengatakan, luweng tersebut berbentuk vertikal dengan diameter lubang sekitar 1-2 meter.

Proses pencarian mulut luweng di Dusun Joho Kidul, Desa Joho, Kecamatan Pracimantoro, Wonogiri yang ditemukan pada Selasa (16/2/2021). (Istimewa)

"Kalau yang ditemukan di Joho Kidul ini wujudnya vertikal sekitar satu hingga dua meter, kemudian langsung membentuk horizontal. Di daerah lain ada yang membentuk vertikal dengan kedalaman 50 meter, kemudian baru membentuk horizontal. Jadi masing-masing luweng beda wujudnya," kata dia.

Proses pencarian atau pengerukan luweng yang hilang di Dusun Joho Kidul, Desa Joho, Kecamatan Pracimantoro, Wonogiri belum lama ini. (Istimewa/Pemdes Joho)

Luweng ini sangat penting untuk mencegah banjir terjadi di Pracimantoro, Wonogiri. "Semoga ditemukannya luweng itu sudah bisa menjadi solusi menangani banjir. Sehingga rencana penanganan lain seperti membuat saluran air hujan dan menambah pompa air bisa ditunda dahulu. Tapi dilihat dulu perkembangan ke depan seperti apa progresnya," kata dia.

Pekerja mencari mulut luweng di Dusun Joho Kidul, Desa Joho, Kecamatan Pracimantoro, Wonogiri, Senin (15/2). (Istimewa)

Selain itu pihaknya juga berencana membuat tim khusus untuk menjaga kebersihan luweng. Tim itu nantinya diedukasi tentang cara perawatannya. Sehingga luweng selalu bisa befungsi.

Diberitakan sebelumnya, luweng atau dalam bahasa lain disebut sinkhole atau doline merupakan sumur di dalam tanah yang biasa berada di wilayah tanah karst. Luweng terbentuk akibat retakan pada batu kapur akibat erosi di dalam tanah. Luweng ini berfungsi sebagai saluran air ke perut Bumi yang dapat mencegah banjir maupun sebagai sumber air di tanah karst.

Pada prinsipnya, luweng ini terbentuk secara alami sebagai saluran air. Namun, mulut luweng sering kali menghilang akibat tumpukan sampah maupun sedimentasi. Mengingat fungsinya yang krusial, pihak BPBD Wonogiri rutin menggelar patroli luweng, khususnya di musim penghujan untuk mengantisipasi banjir.

Proses pencarian atau pengerukan luweng yang hilang di Dusun Joho Kidul, Desa Joho, Kecamatan Pracimantoro, Wonogiri belum lama ini. (Istimewa/Pemdes Joho)

Share
Dipublikasikan oleh
Chelin Indra Sushmita