Kategori: Wonogiri

Sempat Dikunjungi Ustaz Positif Covid-19, Tiga Faskes di Wonogiri Ditutup Sementara

Solopos.com, WONOGIRI -- Fasilitas kesehatan atau faskes yang sempat digunakan oleh ustaz pasien positif Covid-19, Z, ditutup sementara. Hal itu menyusul adanya enam penambahan kasus terkonfirmsi positif yang tertular dari pasien Z.

Z yang merupakan pimpinan pondok pesantren di Jatisrono dinyatakan positif Covid-19 pada Minggu (5/1/2020). Setelah hasil tracing, ada enam orang yang dinyatakan positif Covid-19 pad Jumat (10/7/2020) karena kontak erat dengan Z.

Selain Tak Transparan Soal Bantuan, Warga Sebut Kades Wironanggan Sukoharjo Arogan

Tracing terhadap pasien Z pun terus dilakukan. Termasuk memerikan faskes yang digunakan Z saat periksa ketika sakit. Sebelum dinyatakan positif Covid-19, pasien sempat di rawat di fasilitas kesehatan.

"Bahkan menurut informasi, pasien Z berperiksa ke tiga dokter yang membuka praktek," ujar Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wonogiri, Joko Sutopo, kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat.

Bocah 5 Tahun Asal Sragen Terluka Karena Tersayat Benang Layangan Saat Bersepeda

Saat ini, menurut dia, ketiga fasilitas kesehatan tersebut sudah tutup sementara. "Katika faskes mempunyai riwayat pernah memeriksa pasien positif, seharusnya ditutup sementara. Karena akan ada orang lain yang mungkin berperiksa ke faskes tersebut," ungkap dia.

Jekek sudah mengintruksikan Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri agar faskes atau dokter lebih berhati-hati ketika memeriksa pasien. Segala pertimbangan dan aspek pemeriksaan harus dipertimbangkan.

9 Orang Ditangkap Terkait Meninggalnya Pesilat Remaja Gatak Sukoharjo, Ada Yang Sempat Kabur!

Ia mengatakan, semua upaya yang dilakukan gugus tugas sebagai bentuk kewaspadaan yang lebih. Karena baru kali pertama kasus seperti itu. "Ini klaster baru di Wonogiri. Kami akan meningkatkan kewaspadaan yang lebih. Sosialisasi berbasis kultural akan lebih kami perkuat," kata Jekek.

Di sisi lain, enam pasien baru Covid-19 di Wonogiri yang kontak erat dengan Z itu kini diisolasi di pondok pesantren. Hal itu sudah menjadi kesepakatan dengan pasien serta gugus tugas.

Share
Dipublikasikan oleh
Ahmad Baihaqi

Berita Terkini

Wuih! Investor akan Bangun Kereta Gantung di Perbukitan Menoreh Jogja

Solopos.com, KULONPROGO -- Sejumlah investor berencana membangun kereta gantung yang menghubungkan beberapa destinasi wisata di…

1 menit lalu

Modal Rp500.000 per Bulan, Desa di Klaten Ini Beri Internet Gratis untuk Pelajar

Solopos.com, KLATEN -- Pemerintah Desa Bogem, Kecamatan Bayat, Klaten, mengeluarkan dana Rp500.000 demi memberi jaringan…

22 menit lalu

Iduladha Tahun Ini, UNS Salurkan 9 Sapi dan 212 Kambing Kurban

Solopos.com, SOLO--Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo melalui lembaga amil zakat dan sedekah (Lazis) UNS pada…

40 menit lalu

Warga Madiun Boleh Gelar Hajatan, Tapi Wajib Patuhi Protokol Ini

Solopos.com, MADIUN -- Masyarakat di Kabupaten Madiun sudah diperbolehkan menggelar hajatan meski masih di tengah…

41 menit lalu

Duh! Bawaslu Temukan 17.387 Data Pemilih Bermasalah di Wonogiri

Solopos.com, WONOGIRI -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Wonogiri menemukan 17.387 data pemilih bermasalah. Data pemilih…

44 menit lalu

Operasi Patuh Candi 2020 di Karanganyar, Angka Pelanggar Turun Drastis

Solopos.com, KARANGANYAR - Selama 11 hari Satlantas Polres Karanganyar melaksanakan Operasi Patuh Candi 2020 di…

1 jam lalu