Ilustrasi karet gelang. (Sciencenews.org)

Solopos.com, SINGAPURA — Singapura dikenal sebagai negara yang ketat dalam penegakan hukumnya. Negara tersebut sering kali dianggap sebagai negara penuh denda lantaran ketatnya sanksi denda yang berlaku.

Terbaru, seorang pria yang sembarangan memainkan karet gelang di Singapura didenda 300 Dolar Singapura atau sekitar Rp3 juta. Dikutip dari World of Buzz, pihak National Environment Agency (NEA) atau Badan Lingkungan Nasional Singapura, Senin (27/5/2019), mengatakan pria yang tak disebutkan namanya itu menjepret karet gelang yang jatuh ke jalan umum dan tak dipungut lagi.

Peristiwa itu terjadi pada 23 Mei 2019 lalu. "Petugas penegak NEA mengamati seorang pria berjalan menuju kendaraannya dan menembakkan dua karet gelang, satu demi satu, ke udara. Karet gelang itu mendarat di jalan umum. Petugas kami menjatuhkan sanksi denda untuk penegakan hukum," jelas pihak NEA.

Kisah unik seperti itu bukan kali pertama terjadi di Singapura yang dikenal dengan dendanya. Pada awal Mei lalu, salah satu penumpang MRT juga dijatuhi denda Rp3 juta setelah lupa meninggalkan kaleng minuman di stasiun.

NEA menegaskan denda-denda itu bertujuan untuk mendidik masyarakat agar lebih tertib kepada hukum. "Kami ingin mengingatkan masyarakat bahwa membuang sampah sembarangan memiliki konsekuensi lingkungan, dan menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan adalah hal yang baik dan bertanggung jawab secara sosial untuk dilakukan," lanjutnya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten