Tutup Iklan

Semarang Kejar Gelar Kota Sehat Swasti Saba Wistara

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Semarangpos.com, SEMARANG — Kota Semarang, Rabu (31/7/2019), menerima tim verifikasi penilaian Kota Sehat. Di Gedung Moch. Ichsan Kompleks Balai Kota Semarang, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi bersama Ketua Forum Kota Sehat Krisseptiana mengklaim berbagai inovasi sektor kesehatan.

Inovasi yang dipaparkan Hendi dan istrinya itu antara lain jaminan kesehatan masyarakat atau universal health coverage (UHC), Si Cepat Ambulans Hebat, Konsultasi Dokter (Konter), Puskesmas Tanpa Antrean Kota Semarang (Pustaka), layanan darurat 112, serta terbentuknya Forum Kota Sehat.

Paparan itu diharapkan Hendi—sapaan akrab Hendrar Prihadi—mampu membawa Kota Semarang meraih predikat Kota Sehat Swasti Saba Wistara. Saat ini, terangnya, Kota Semarang telah lolos verifikasi dokumen dalam penilaian Kota Sehat dan masuk ke tahap verifikasi lapangan.

Setelah memperoleh predikat Padapa pada tahun 2015 dan Wiwerda pada tahun 2017, saat ini Kota Semarang masuk ke tahap verifikasi untuk Swasti Saba Wistara 2019. Kota Semarang telah dinyatakan lolos masuk ke dalam tujuh kriteria tatanan, yaitu kawasan pemukiman, sarana dan prasarana umum, sarana lalu lintas tertib dan pelayanan transportasi, kawasan pertambangan sehat, kawasan pariwisata sehat, kawasan pangan dan gizi, kehidupan masyarakat yang sehat dan mandiri, serta kehidupan sosial yang sehat.

Ada pula indikator penilaian lainnya, antara lain tercapainya Semarang ODF pada tahun 2018, menurunnya angka penderita demam berdarah, serta angka kematian ibu dan bayi, yang salah satunya karena adanya program Si Centik atau Siswa Cari Jentik dengan bekerja sama dengan sekolah-sekolah. Selain itu, tiap kelurahan juga telah digerakkan PHBS atau Pola Hidup Bersih dan Sehat, senam mandiri, pilah sampah, penghijauan, biopori, dan pembuatan ecobrik, pembentukan pariwisata sehat melalui desa wisata, dan pelaksanaan urban farming.

Ketua Forum Kota Sehat Krisseptiana menambahkan bahwa Forum Kota Sehat telah di-launching tahun 2014 guna menunjang rencana pembangunan daerah 2016-2021 dengan mengusung Semarang sehat, cerdas, tangguh, dan berdaya saing. Setiap kelurahan, menurut dia juga telah digerakkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), senam mandiri, pilah sampah, penghijauan, biopori, dan pembuatan ecobrik, pembentukan pariwisata sehat melalui desa wisata, dan pelaksanaan urban farming.

Dalam implementasinya, Tia—sapaan akrab Krisseptiana, pemkot bersinergi dengan berbagai elemen masyarakat, seperti PKK, FKS, akademisi, dan lembaga lain dengan melakukan pendampingan wilayah guna menurunkan angka kejadian demam berdarah yang menjadi persoalan di Kota Semarang. Menurunnya angka kasus demam berdarah hingga 50% disebutnya sebagai hasil dari dukungan masyarakat terhadap program pemerintah.

“Kami juga melakukan sosialisasi melalui berbagai media, antarforum di kelurahan agar program dan inovasi kami terpublikasi dengan baik,” tegasnya.

Ketua Tim Penilai Imran Agus Nurali yang juga Direktur Kesehatan Lingkungan Kemenkes RI menambahkan bahwa penilaian tersebut bukan sebagai kompetisi antarkabupaten/kota melainkan kompetisi bagi kabupaten/kota terkait bagaimana sebuah kota memperbaiki diri di bidang kesehatan dari dua tahun yang  lalu, sehingga dampaknya dapat menjadikan masyarakat yang hidup di kotanya menjadi lebih sehat, nyaman, dan mandiri.

“Saya mengapresiasi apa yang telah dilakukan Kota Semarang yang telah menurunkan angka kematian ibu dan bayi, serta angka penderita Demam berdarah melalui keterlibatan semua unsur lintas sektor seperti menggerakkan masyarakat melalui PKK dan kegiatan di masyarakat yang difasilitasi oleh OPD, sehingga terjadi titik temu antara bottom up di masyarakat dan top down di pemerintah daerah,” katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Berita Terkait

Espos Premium

#Bangkit Bersama: Dari Solo untuk Indonesia

#Bangkit Bersama: Dari Solo untuk Indonesia

Beda dengan tahun lalu, saat perjalanan bisnisnya gelagepan. Seperti terkena virus corona bergejala berat. Kesulitan bernapas, seperti orang berenang mau tenggelam. Tapi tahun ini ceritanya lain.

Berita Terkini

Perhatikan 5 Kriteria Ini Harus Ada pada Perawat Orang Lansia

Mencari perawat yang cocok dan tepat untuk orang lansia memang tidak selalu mudah.

Seruduk Truk Tronton Parkir di Jalan Solo-Sragen, Bodi Truk Ini Ringsek

Sebuah truk ringsek setelah menyeruduk truk tronton boks yang parkir di jalan Solo-Sragen, tepatnya di depan Warung You Sri, Dukuh Nguwer RT 017, Desa Duyungan, Sidoharjo, Sragen.

Lirik Lagu Ungkapan Hati - Aurel Hermansyah

Berikut ini lirik lagu Ungkapan Hati dari Aurel Hermansyah, yang telah tayang pada Minggu, 21 November 2021 di Youtube.

Hari Ini Ada Pemeliharaan Jaringan, Listrik Boyolali Padam 3 Jam

Berikut ini jadwal pemadaman dan pemeliharaan listrik oleh PLN di Boyolali hari Kamis, 2 Desember 2021 yang berlangsung tiga jam.

Ada Pemeliharaan Jaringan, Listrik di Sragen Padam 3 Jam

Berikut ini jadwal pemadaman dan pemeliharaan listrik oleh PLN di Sragen hari Kamis, 2 Desember 2021 yang berlangsung tiga jam.

Harta Karun Ribuan Koin Perak Kuno Ditemukan di Sungai Jerman

Tumpukan 5.600 koin perak dari Kekaisaran Romawi yang diperkirakan berusia hampir 2.000 tahun telah ditemukan di Jerman.

Aplikasi SIRUP Dongkrak Lelang Pengadaan Barang dan Jasa Sukoharjo

Sebanyak 93 persen paket pengadaan barang dan jasa Pemkab Sukoharjo sudah terlelang berkat aplikasi Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan atau SIRUP.

Bekuk Watford, Chelsea Tetap Puncaki Klasemen Liga Inggris

Chelsea sukses mempertahankan posisi puncak klasemen sementara Liga Premier Inggris setelah mengalahkan Watford.

Hasil Liga Inggris: Liverpool Gasak Everton 4-1

Liverpool sukses melumat sang tetangga, Everton, pada pekan ke-14 Liga Premier Inggris.

Jumlah Harian Cetak Rekor, Korsel Laporkan Lima Kasus Varian Omicron

Korea Selatan (Korsel) melaporkan lima kasus pertama virus corona varian Omicron. Hal itu diungkap Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDA).

Miris, Ibu Tua Digugat Lima Anak Gegara Warisan

Wanita berusia 72 tahun itu pasrah di kursi rodanya setelah menjalani pemeriksaan atas laporan anak kandungnya dengan tuduhan penggelapan sertifikat tanah yang dianggap menjadi warisan.

Lanskap: Dipasangkan Siapa Saja Prabowo Menang

Pasangan Prabowo-Puan yang tertinggi (67,7 persen) dibandingkan Prabowo-Anies (63,6 persen), Prabowo-Ganjar (62,0 persen) dan Prabowo-Sandi (58,7 persen).

Sejarah Hari Ini : 2 Desember 1971, Uni Emirat Arab Terbentuk

Beragam peristiwa penting terjadi pada 2 Desember terangkum dalam Sejarah Hari Ini salah satunya pembentukan Uni Emirat Arab.

Kuasa Hukum: Kenapa Jerinx Ditahan, Pak Jaksa?

Jerinx datang dari Bali berusaha kooperatif dan mempertanggungjawabkan apa yang dituduhkan kepadanya.

Saluran Limbah 2 Pabrik Farmasi di Jakut Ditutup DLH DKI Jakarta

Saluran outlet air limbah dua pabrik farmasi di Jakarta Utara ditutup Dinas Lingkungan Hidup atau DLH DKI Jakarta.

Isu Reshuffle: PAN Sodorkan Kader, Partai Gerindra Pasrah

PAN semenjak dinyatakan bergabung dengan koalisi partai politik pemerintah pada 25 Agustus 2021 lalu memang belum terakomodasi dalam kabinet pemerintahan Jokowi-Maruf.