Pedagang daging ayam. (Antara-Zabur Karuru)

<p><strong>Solopos.com, SEMARANG &mdash;</strong> Inflasi tertinggi Pulau Jawa terjadi di Semarang karena tercatat mencapai 0,64%. Status itu diikuti Kota Serang yang mencatatkan inflasi 0,52%, DKI Jakarta 0,48%, Kota Bandung 0,48%, Kota Yogyakarta 0,46%. Sementara itu, inflasi terendah dicatatkan Kota Surabaya dengan 0,38%.</p><p>Kepala BPS Provinsi Jawa Tengah Margo Yuwono menuturkan, Juni 2018 di Jateng terjadi inflasi sebesar 0,70% dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 131,85. Tingginya harga daging ayam dan naiknya ongkos transportasi umum menjelang dan saat Lebaran 2018 membuat angka inflasi di Jateng naik mencapai 0,70%.</p><p>lnflasi terjadi di enam kota SBH di Jawa Tengah. lnflasi tertinggi terjadi di dua kota SBH, yaitu Kota Purwokerto dan Kota Tegal yang masing-masing mencatatkan angka 0,97% dengan IHK masing-masing sebesar 130,53 dan 130,17. Sementara itu, empat kota SBH yang Iain, yakni Kota Solo mengalami inflasi sebesar 0,85% dengan IHK 128,86, Kota Cilacap sebesar 0,76% dengan IHK 136,35, Kota Semarang sebesar 0,64% dengan IHK 131,45, dan inflasi terendah terjadi di Kota Kudus sebesar 0,32% dengan IHK 139,55.</p><p>"Inflasi di Jateng saat lebaran hampir merata di semua kota/kabupaten. Ini merupakan siklus tahunan setelah sebelumnya di bulan Mei Jateng mengalami deflasi sehingga tak heran Juni ini Jateng alami inflasi yang cukup tinggi," kata Margo, Senin (2/7/2018).</p><p>Selain itu lanjut dia data data per kelompok bahan makanan yang sebesar 1,56% diikuti kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 1,54% kelompok sandang sebesar 0,66% kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,39% kelompok kesehatan sebesar 0,26% kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,23% dan inflasi terendah terjadi pada kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,02%.</p><p>Tingkat inflasi tahun kalender (Juni 2018 terhadap Desember 2017) sebesar 1,94% dan tingkat inflasi tahun ke tahun/Y on Y (Juni 2018 terhadap Juni 2017) sebesar 2,72% "Inflasi terjadi di semua ibukota provinsi di Pulau Jawa. Inflasi tertinggi terjadi di Semarang sebesar 0,64% diikuti Kota Serang sebesar 0,52% DKI Jakarta sebesar 0,48% Kota Bandung sebesar 0,48% Kota Yogyakarta sebesar 0,46% dan inflasi terendah di Kota Surabaya sebesar 0,38%," katanya.</p><p><em><strong><a href="http://semarang.solopos.com/">KLIK</a> dan <a href="https://www.facebook.com/SemarangPos">LIKE</a> di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya</strong></em></p>


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten