Tutup Iklan
Ilustrasi kanker (Solopos-Whisnupaksa Kridhangkara)

Solopos.com, SOLO – Kanker merupakan salah satu penyakit yang cukup mematikan. Seperti kanker prostat yang  diderita seniman asal Solo, Jawa Tengah, Arswendo Atmowiloto.

Kanker prostat merupakan salah satu jenis kanker yang umum dialami pria. Kanker ini menyerang prostat, bagian alat reproduksi pria yang menghasilkan cairan mani untuk melancarkan jalannya sperma.

Dikutip dari Mayo Clinic, Selasa (25/6/2019), https://lifestyle.solopos.com/">kanker prostat tumbuh dengan lambat dan awalnya sel kanker hanya menyerang kelenjar prostat. Gejala awal kanker ini seringkali tidak terdeteksi. Namun, ada beberapa kanker prostat yang agresif dan menyebar dengan cepat. Jika sel kanker masih ada di area prostat, maka masih ada peluang besar untuk sembuh dengan perawatan intensif.

Pada tingkat lanjut, penderita kanker prostat bakal mengalami sejumlah gejala aneh, mulai dari gangguan kencing, rasa mengganjal serta nyeri panggul, disfungsi ereksi, serta munculnya darah pada air mani.

Selain itu, ada juga gejala lain seperti ketidakmampuan mengontrol urine, rasa https://lifestyle.solopos.com/">sakit saat kencing atau ejakulasi juga menjadi pertanda kanker prostat tingkat lanjut. Jika terlanjur menyebar, kanker prostat menyebabkan nyeri punggung, paha, panggul, hingga menjalar ke kaki dan tulang rusuk. Biasanya penderita kanker prostat bakal memeriksakan diri ke dokter jika mengalami gejala tersebut.

Penyebab https://lifestyle.solopos.com/">kanker prostat sama dengan lainnya, yakni mutasi sel di prostat yang membuatnya menjadi abnormal dan terus berkembang. Sel abnormal ini bakal membentuk tumor yang kemudian berkembang menjadi kanker.

Kanker prostat mengalami beberapa tahapan, mulai dari tahap T2 yang berupa tumor di prostat saja. Selanjutnya, fase T3 yakni tumor telah menyebar ke salah satu sisi atau dua sisi prostat. Kemudian berkembang dalam fase T3b yang ditandai tumor telah menyebar ke vesikula seminalis. Pada tahap selanjutnya, tumor tersebar hingga ke kandung kemih, dinding pelvis, dan jaringan lain di sekitarnya.

Sel kanker yang telah tersebar dan kemungkinan sembuhnya semakin kecil jika telah sampai di tahap metastase. Penyembuhan kanker prostat di tahap awal jauh lebih mudah. Pada tahap lanjut diperlukan kemoterapi, operasi pengangkatan tumor hingga operasi pengangkatan prostat.

Jika kanker prostat telah berada di tingkat lanjut, maka kemungkinan tidak bisa disembuhkan. Namun, penyintas kanker prostat bisa melakukan radioterapi, terapi hormon, serta kemoterapi untuk memperlambat perkembangan sel kanker.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten