Selter Manahan Solo Diperbaiki, 10 PKL Tempati Tenda Sementara
Seorang pedagang memindahkan barang dagangan dari selter PKL Manahan Solo yang rusak, Kamis (20/7/2017). (Muhammad Ismail/JIBI/Solopos)

Pemkot membenahi selter PKL di Manahan yang rusak.

Solopos.com, SOLO -- Sepuluh pedagang kaki lima (PKL) selter Manahan sisi timur menempati tenda sementara untuk berjualan. Hal tersebut terjadi karena Dinas Perdagangan (Disdag) sedang memperbaiki selter yang kondisinya rusak.

Salah seorang pedagang makanan di Selter Manahan, Banjarsari, Solo, Sukimin, mengatakan sebanyak sepuluh PKL selter Manahan terkena dampak perbaikan selter yang rusak. Pedagang terpaksa harus berpindah tempat di tenda sementara untuk berjualan.

“Kami awalnya khwatir tidak bisa berjualan setelah Disdag membongkar selter tempat berjualan. Keluhan pedagang kemudian disampaikan ke Pemkot Solo hingga akhirnya didirikan tenda sementara,” ujar Sukimin kepada solopos.com di selter Manahan, Kamis (20/7/2017).

Menurut Sukimin, sepuluh pedagang saat ini berjualan di tenda sementara di pintu masuk sisi timur Stadion Manahan. Pedagang berjualan ditenda sementara berukuran sekitar 2 meter x 2 meter tanpa ada listrik dan lampu menerangan.

Pedagang lainnya, Sularti, menambahkan pemberitahuan perbaikan selter Manahan yang rusak sangat mendadak sehingga tidak sempat memindahkan semua barang dagangan yang ada di selter. Ia mendukung rencana perbaikan selter karena kondisinya memprihatinkan terutama bagian tiang besi penyangga banyak yang keropos.

Kasi Pembinaan PKL Disdag Solo, Didik Anggono, mengatakan perbaikan sepuluh selter Manahan milik pedagang ditarget selesai satu setengah bulan. Pedagang yang terdampak perbaikan selter sementara ditempatkan di tenda sementara agar bisa tetap berjualan.

“Kami menggunakan dana APBD 2017 untuk memperbaiki sejumlah selter yang rusak di Solo. Selter Manahan salah satu selter yang mendapatkan prioritas diperbaikan” kata dia.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom