Ilustrasi taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang. (penerimaan.polri.go.id.)

Solopos.com, SEMARANG – Seleksi taruna Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2019 di Semarang, Jawa Tengah (Jateng), hingga kini masih menyisakan 372 orang. Mereka akan bersaing guna memperebutkan jatah 250 kursi yang disediakan pada tahun ini.

Proses seleksi taruna Akpol 2019 saat ini telah melewati tahap pertama. Tahap pertama, yakni tes kesehatan dijalani para calon taruna, Senin (8/7/2019).

Ada 10 calon taruna yang dicoret atau gagal melewati tes tahap pertama itu. “Dari 382 calon taruna yang mengikuti seleksi, 10 orang di antaranya gugur di pemulangan tahap pertama ini,” ujar Kepala Biro Pengendali Personel Asisten Sumber Daya Manusia Kapolri, Brigjen Pol. Sudarsono, Senin.

Sudarsono mengaku kepada calon taruna yang gagal itu akan menjelaskan secara detail terkait kondisi kesehatannya. Sehingga, para calon taruna itu bisa memperbaiki kondisi kesehatannya untuk kembali mengikuti seleksi pada tahun depan.

"Dengan demikian kalau mereka mau mencoba ikut seleksi lagi tahun depan, mereka sudah menyiapkan diri, menyembuhkan sakitnya," katanya.

Setelah menjalani tes kesehatan, lanjut Sudarsono, para calon taruna akan menjalani tes psikologi dan dilanjutkan dengan tes penelusuran minat dan kemampuan.

Pemulangan tahap kedua, lanjut Sudarsono akan digelar pada pekan depan atau Minggu (14/7/2019).

Sudarsono mengatakan dari ratusan pendaftar, Akpol hanya menyediakan 250 kursi siswa pada tahun ini. Oleh karenanya, ia pun berharap para calon taruna berusaha sebaik mungkin agar lolos dalam seleksi tersebut.

http://semarang.solopos.com/">KLIK dan https://www.facebook.com/SemarangPos">LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten