SELEKSI PIMPINAN KPK : Bareskrim segera Proses Laporan Romli Atmasasmita

SELEKSI PIMPINAN KPK : Bareskrim segera Proses Laporan Romli Atmasasmita

SOLOPOS.COM - Ilustrasi (Istimewa/lensaindonesia.com)

Seleksi pimpinan KPK sempat diwarnai polemik masuknya dua pakar hukum sebagai calon anggota pansel. Polemik itu masuk ke ranah hukum.

Solopos.com, JAKARTA -- Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri bakal menangani laporan pakar hukum pidana Romli Atmasasmita soal dugaan pencemaran nama baik oleh pegiat anti korupsi Indonesia Corruption Watch (ICW) dan mantan penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Herry Prastowo, menyatakan kasus dugaan pencemaran nama baik Romli akan ditangani pihaknya. Selanjutnya penyidik bakal memanggil saksi dan memeriksa barang bukti.

"Agendanya membuat administrasi penyelidikan, pemeriksaan saksi korban, dan keterangan dari media," katanya saat dihubungi wartawan, Senin (25/5/2015).

Sebelumnya, pakar hukum pidana dari Universitas Padjajaran itu mengadukan dua aktivis ICW dan mantan penasihat KPK terkait dugaan pencemaran nama baik. Mereka adalah, Emerson Yuntho, Adnan Topan Husodo, dan Said Zainal Abidin.

Dalam laporannya itu Romli Atmasasmita menyerahkan barang bukti berupa kliping media cetak seperti Kompas, Tempo, dan Jakarta Post. Romli merasa tersinggung atas pernyataan para aktivis korupsi tersebut di media massa.

Said Zainal Abidin pernah menyatakan keyakinannya akan ada konflik kepentingan jika Romly Atmasasmita dan Margarito Kamis masuk dalam daftar nama panitia seleksi (pansel) calon pimpinan KPK. Menurutnya, dua nama tersebut merupakan saksi ahli Komjen Pol Budi Gunawan yang sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka KPK dalam sidang praperadilan di PN Jakarta Selatan.

"Kalau pendapat saya pribadi begitu. Artinya lebih baik ditarik jangan pakai mereka [Margarito Kamis dan Romli Atmasasmita], biar objektif," tutur Said di Jakarta, Senin (18/5/2015).

Selain itu menurut Said, dua nama tersebut juga dinilai tidak menarik lagi untuk menjadi panitia seleksi calon pimpinan KPK jilid IV nanti. Said menjelaskan masyarakat awam dapat melihat dua orang itu tidak tepat menjadi panitia seleksi calon pimpinan KPK.

"Secara orang awam saya melihat [Margarito Kamis dan Romli] kurang menarik, begitu," imbuh dia.

Berita Terkait

Berita Terkini

Kisah ABG Klaten Terobos Penyekatan: Niat Beli Makan Ke Jogja, Pulang Jadi Tersangka

ABG Klaten yang nekat terobos penyekatan pemudik di Pospam Prambanan niatnya pergi ke Jogja untuk beli makan buat buka puasa.

Dikhawatirkan Picu Kerumunan, Pasar Tiban di Pekalongan Dibubarkan

Meningkatnya aktivitas warga menjelang Lebaran, terutama di Alun-alun Kota Pekalongan rawan memicu penyebaran virus corona.

Jadwal Imsak dan Magrib di Solo Hari Ini, Selasa 11 Mei 2021

Di bawah ini ada jadwal imsak dan magrib Kota Solo di Jawa Tengah hari ini, Selasa, 11 Mei 2021 dari Kementerian Agama atau Kemenag.

Warga di 12 Padukuhan di Sleman Dilarang Salat Id Berjamaah

Kalau sudah zona merah, salat Idulfitri baik di masjid maupun lapangan tidak dibolehkan.

Kemenag Jateng Sebut Sudah 300 Ulama Meninggal Akibat Covid-19

Data dari Kementerian Agama pusat ada 300 ulama yang meninggal akibat terpapar Covid-19 se-Indonesia.

Kemenhub Ungkap Potensi Warga Mudik Besok

Kemenhub memperkirakan aktivitas mudik bakal terjadi lagi, Selasa (11/5/2021) besok dan Rabu (12/5/2021) lusa.

Tambang Emas Longsor di Sumbar, 4 Meninggal

Asnedi mengatakan longsor di lokasi tambang itu bukan sekali ini terjadi. Sebelumnya, menurut Asnedi, lokasi tambang itu pernah longsor Januari lalu.

Ustaz Tengku Zulkarnain Meninggal, Dinkes Tracing Safari Dakwah

Dinkes Riau meminta puskesmas yang wilayahnya ketempatan safari dakwah Ustaz Tengku Zulkarnain segera melalukan tracing kontak fisik.

Mudik Dilarang, Pedagang di Madiun Ngeluh Pasar Sepi Jelang Lebaran

Jika dibandingkan dengan momen Lebaran tahun-tahun sebelumnya, tahun ini kondisi pasar menjadi paling sepi.

Usulan Liga 1 Tanpa Degradasi, Presiden Pasoepati: Ini Kompetisi atau Tarkam?

Presiden Pasoepati, Maryadi Gondrong, menyayangkan munculnya gagasan kompetisi tanpa degradasi di Liga 1 maupun Liga 2. Menurut Gondrong, liga tanpa degradasi sama saja mengebiri ruh kompetisi.

Dishub Semarang Catat 8 Titik Kemacetan Jelang Lebaran

Larangan mudik tak menyebabkan Semarang bebas macet, bahkan Dishub Kota Semarang mendeteksi adanya delapan titik kemacetan di kota ini.