Seleksi Duta Antikorupsi, Puluhan Pelajar Klaten Bikin Makalah Soal Ini

Seleksi terhadap puluhan pelajar kali ini merupakan rangkaian pemilihan duta pelajar antikorupsi yang diselenggarakan IPPK Klaten dan Exclusive Kingdom Klaten.

 Para pelajar di Klaten mengikuti seleksi wawancara dalam pemilihan duta pelajar antikorupsi di Universitas Widya Dharma (Unwidha) Klaten, Sabtu (27/11/2021). (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Para pelajar di Klaten mengikuti seleksi wawancara dalam pemilihan duta pelajar antikorupsi di Universitas Widya Dharma (Unwidha) Klaten, Sabtu (27/11/2021). (Istimewa)

Solopos.com, KLATEN — Puluhan pelajar di Klaten mengikuti seleksi duta antikorupsi di Universitas Widya Dharma (Unwidha) Klaten, Sabtu (27/11/2021). Para pelajar yang mengikuti seleksi wawancara dan orasi berasal dari tingkat SMP/sederajat dan SMA/SMK sederajat se-Kabupaten Bersinar.

PromosiBerminat Adu Nasib di IKN? Segini Loh Biaya Hidup di Kalimantan Timur

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, seleksi terhadap puluhan pelajar kali ini merupakan rangkaian pemilihan duta pelajar antikorupsi yang diselenggarakan Ikatan Purnakaryawan Pendidikan dan Kebudayaan (IPPK) Klaten dan Exclusive Kingdom Klaten. Sebelum diselenggarakan seleksi wawancara, panitia penyelenggara telah membuka pendaftaran selama kurun waktu 17 Oktober 2021 hingga 17 November 2021.

Setiap peserta yang berminat mendaftarkan diri dipersilakan mengirimkan biodata dan satu tulisan tentang korupsi. Di kesempatan ini, panitia penyelenggara membagi dua kategori, yakni kategori SMP/sederajat dan SMA/SMK sederajat.

Baca juga: Kisah Guru Honorer Ikut Tes PPPK, Ada yang Lega Ada yang Masih Berjuang

Nantinya, panitia penyelenggara memilih 10 besar di masing-masing kategori untuk diikutsertakan dalam grand final pemilihan duta antikorupsi 2021, 4 Desember 2021.

“Seleksi hari ini berupa wawancara dan orasi. Peserta SMP/sederajat berlangsung pukul 08.00 WIB-10.30 WIB. Sedangkan SMA/SMK sederajat berlangsung 11.00 WIB-13.30 WIB. Acara on time. Tiap-tiap peserta diwajibkan membawa karya/makalah antikorupsi,” kata salah seorang panitia penyelenggara seleksi duta antikorupsi 2021, Anton Sanjaya, kepada Solopos.com, Sabtu.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Kasus Covid-19 Meningkat, Klaten Kembali Perketat Pendatang

Kasus Covid-19 Klaten meningkat berawal dari para perantau yang berdatangan ke Klaten.

Ada Penyelundupan Narkoba, Tes Urine Warga Binaan Rutan Solo Negatif

Hasil tes urine secara acak terhadap 15 penghuni sel narkoba di Rutan Solo diketahui negatif. Tes urine ini menindaklanjuti penyelundupan jeruk berisi benda diduga sabu-sabu.

Peduli, Polres Klaten Bedah Rumah Warga di Karanganom

Kegiatan bedah rumah itu dilakukan bersama Kodim Klaten, Pemerintah Desa (Pemdes) Kunden, sukarelawan, dan elemen warga lainnya di Karanganom dan sekitarnya.

Pemkot Solo Siapkan 3 Lokasi Darurat bagi Pedagang Pasar Mebel Gilingan

Selama pembangunan sentra IKM, sebanyak 85 pedaagang Pasar Mebel Gilingan, Banjarsari, Solo, akan dipindahkan sementara ke pasar darurat di tiga lokasi.

Keren, Desa Pondok Klaten Ubah TPS Liar Jadi Taman-Fasilitas Olahraga

Pembangunan kawasan taman sekaligus fasilitas olahraga di lahan tanah kas desa seluas kurang lebih 5.000 meter persegi itu menjadi bagian penataan wajah desa di Pondok.

Penyelundupan Barang ke Rutan Solo Masih Terjadi, Terus Apa Solusinya?

Penyelundupan barang-barang terlarang ke dalam Rutan Solo masih saja terjadi meski pengamanan dan pemeriksaan sudah sangat ketat.

Menyusut 34,43 Persen, Alokasi Pupuk Subsidi NPK di Wonogiri 6.391 Ton

Alokasi awal pupuk bersubsidi jenis NPK Phonska sebesar 17.752 ton atau 34,43 persen dari rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK).

DPRD Karanganyar Minta Pemerintah Beri Solusi Bagi Tenaga Honorer

Wakil Ketua DPRD Karanganyar meminta pemerintah tidak serta merta menghapus tenaga honorer tanpa memberi solusi bagaimana nasib masa depan mereka.

Angka Kasus Covid-19 Karanganyar Naik Lagi, Jangan Abaikan Prokes

Dalam beberapa hari terakhir terjadi peningkatan jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Karanganyar. Warga diminta waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Belum Punya Kartu Tani? Petani Boyolali Bisa Bawa KTP Saat Tebus Pupuk

Penyerapan pupuk bersubsidi tak optimal tersebut lantaran ada kendala yang dihadapi, salah satunya petani Boyolali yang belum memiliki kartu tani.

Tak Ada Proteksi, Pengusaha Bus Lokal Wonogiri Semakin Tergerus

Ada dua proteksi yang diharapkan pengusaha bus AKAP lokal Wonogiri, yakni pemberian izin trayek sesuai faktor muat penumpang atau loadfactor dan pembatasan akses bus AKAP dari luar daerah sampai terminal tipe A.

Nunggak Pajak, Aset Satu Perusahaan di Solo Disita KPP Pratama

KPP Pratama Surakarta menyita aset salah satu perusahaan di Kota Solo yang menunggak pembayaran pajak. Penyitaan diharapkan memberi efek jera.

Coba Terapi Pasien Stroke, Pejabat Sukoharjo Ini Puji Layanan RSIS Yarsis

Efek terapi TMS di RS Yarsis bisa dirasakan oleh pasien secara bertahap, tergantung perkembangan kondisinya.

Wow! Komunitas Sedekah Sampah Indonesia Hargai Jelantah dengan Emas

Ketua Komunitas Sedekah Sampah Indonesia, Danang Widyatmoko, menunjukkan emas murni yang disiapkan untuk ditukar dengan jelantah di gudang komunitas, Dukuh Krajan, Desa Jomboran, Kecamatan Klaten Tengah, Jumat (28/1/2022). (Solopos.com/Taufiq Sidik Prakoso)

Wujudkan Wisata Heritage Kestalan, Camat Banjarsari Belajar ke Kemukus

Camat Banjarsari Solo Beni Supartono Putro berencana melakukan studi banding ke kawasan Kemukus, Sragen, terkait upaya mengembangkan wisata heritage di Kestalan.

Petani dan TNI/Polri Gencar Geropyok Tikus di Sawah IP 400 Sukoharjo

Guna mengoptimalkan konsep IP 400, para petani dibantu anggota TNI-Polri melakukan geropyokan tikus di lahan pertanian.