Ilustrasi Lowongan CPNS (Solopos/Whisnupaksa)

Solopos.com, PONOROGO -- Sebanyak 9.546 orang mendaftar dalam seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kabupaten Ponorogo 2019. Mereka akan berebut 503 kursi yang tersedia dalam seleksi kali ini.

Sehingga kalau dirata-rata satu kursi CPNS di Kabupaten Ponorogo akan diperebutkan 19 orang atau persenstase lolosnya 5,2%. Namun, memang secara persebaran pendaftar tidak merata. Ada sebagian lowongan yang gemuk pendaftar. Di lain sisi ada lowongan yang bisa dikatakan tidak laku.

Pendaftaran seleksi CPNS Kabupaten Ponorogo resmi ditutup 29 November 2019 pukul 19.56 WIB. Dari 9.546 orang yang mendaftar, 9.285 orang di antaranya telah submit (menyerahkan berkas).

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Ponorogo, Winarko Arief, mengatakan ada sepuluh formasi di Ponorogo yang sangat diminati yaitu guru kelas. Untuk formasi ini ada 160 lowongan, yang mendaftar sebanyak 2.197 pelamar. Guru PAI ada 91 lowongan dan pendaftarnya mencapai 1.108 orang.

Formasi paling diminati yang ketiga yakni perawat terampil. Dari 26 lowongan yang dibuka ada 588 pelamar. Guru penjasorkes dari 42 lowongan, pelamarnya mencapai 499 orang. Bidan terampil dari dari tujuh lowongan yang dibuka, ada 455 pelamar yang mendaftar.

Formasi keenam yang paling diminati ada pengawas teknologi informasi. Meski hanya tersedia satu kursi, tetapi pendaftarnya 446 orang. Formasi analis kepegawaian ada 4 kursi, pendaftarnya 301 orang. Formasi penggerak swadaya masyarakat dua kursi, pendaftarnya 253 orang. Formasi pranata komputer 15 kursi, pendaftarnya 244 orang. Sedangkan analis lingkungan hanya ada 1 lowongan, tetapi pendaftarnya mencapai 236 orang.

"Persaingan para pelamar semakin ketat. Seperti formasi pengawas teknologi informasi hanya ada satu formasi, tetapi yang mendaftar 446 orang. Kami juga belum tahu kenapa pengawas teknologi informasi sangat diminati dibandingkan pranata komputer," kata dia dalam siaran pers yang dikutip Madiunpos.com, Kamis (5/12/2019).

BKPPD akan verifikasi berkas pendaftaran yang masuk di portal SSCN. Untuk pengumuman di Jawa Timur akan dilakukan bersama-sama.

Waktu verifikasi berkas pendaftar akan dilakukan sampai 12 Desember besok. Rencananya pengumuman hasil seleksi administrasi akan dilakukan serentak se-Jatim pada 19 Desember.

Setelah pengumuman administrasi itu, para pelamar boleh mengajukan komplain maupun sanggahan. Waktu sanggahan akan dibuka selama tiga hari mulai tanggal 18 Desember. Sedangkan waktu menjawab sanggahan peserta diberi jangka sepekan.

“Bila ada yang komplain kami perbolehkan nanti di tanggal 18 Desember 2019 selama tiga hari kita akan buka, dan satu pekan untuk kita menjawab sanggahan peserta,” kata dia.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten