Selama PPKM Darurat, Bandara Ahmad Yani Masih Layani 6.437 Penumpang

Jumlah penumpang yang dilayani Bandara Ahmad Yani Semarang menurun 89,5% atau 6.437 orang selama PPKM Darurat.

 Aktivitas calon penumpang di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang. (Istimewa/Humas PT AP I Bandara Ahmad Yani)

SOLOPOS.COM - Aktivitas calon penumpang di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang. (Istimewa/Humas PT AP I Bandara Ahmad Yani)

Solopos.com, SEMARANG – Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang tetap memberikan pelayanan kepada penumpang pesawat terbang selama penerapan (PPKM) darurat. Bahkan selama periode 5-20 Juli 2021, total ada sekitar 6.437 penumpang yang melakukan perjalanan melalui Bandara Ahmad Yani Semarang.

“Penumpang yang kami layani harus melampirkan dokumen persyaratan sesuai aturan yang berlaku. Kami juga mengimbau kepada masyarakat, jika memang terpaksa melakukan perjalanan wajib mematuhi dan mempersiapkan persyaratannya,” jelas General Manager (GM) PT Angkasa Pura I Bandara Ahmad Yani Semarang, Hardi Ariyanto, dalam keterangan tertulis, Rabu (21/7/2021).

Dari 6.437 orang yang melakukan perjalanan, 2.605 orang di antaranya melakukan pendaratan atau landing. Sedangkan sisanya sekitar 3.806 orang melakukan penerbangan.

Baca Juga: Ganjar Ingin Semua Daerah di Jateng Berlakukan PPKM Level 4

Sementara itu, pada Juni 2021 total ada sekitar 61.399 orang yang melakukan perjalanan melalui Bandara Ahmad Yani. Perinciannya, 27.781 penumpang datang dan 33.618 penumpang berangkat. Selain penumpang, pihak otoritas Bandara Ahmad Yani juga mencatat data pergerakan pesawat selama PPKM darurat. Total ada sekitar 168 pesawat yang melakukan pergerakan di Bandara Ahmad Yani.

Hardi mengaku jumlah penumpang dan pergerakan pesawat itu mengalami penurunan sekitar 89,5% dibanding bulan sebelumnya. “Ini [penurunan] menandakan adanya kesadaran masyarakat untuk menunda perjalanan. Itu juga sebagai bentuk dukungan terhadap keberhasilan penerapan PPKM,” imbuh Hardi.

Berdasarkan SE Satgas Penanganan Covid-19 No.14/2021 dan SE Kemenhub No.45/2021, pelaku perjalanan wajib menunjukkan dokumen berupa surat keterangan vaksin dan hasil tes negatif PCR 2×24 jam.

Baca Juga: PPKM Darurat Berakhir, Tingkat Kematian Covid-19 di Kota Semarang Masih di Atas Nasional

Selain itu, penumpang yang diizinkan melakukan perjalanan juga harus berasal dari sektor esensial dan kritikal yang ditunjukkan dengan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP), atau memiliki keperluan mendesak.


Berita Terkait

Berita Terkini

Air Curug Mini Bengkelung Park Diklaim Obat Segala Penyakit

Air sungai yang ada di Bengkelung Park Doro ini konon baik untuk kesehatan karena dapat menyembuhkan penyakit.

Batang Jadi Produsen Minyak Atsiri Unggulan di Jateng

Kabupaten Batang ternyata merupakan produsen minyak atsiri unggulan di Jawa Tengah.

Misteri Jembatan Tanggulangin Kudus, Bikin Ciut Nyali Pejabat

Kisah misteri kali ini dari Kabupaten Kudus, Jawa Tengah (Jateng) terkait mitos di Jembatan Tanggulangin yang akan membuat pejabat yang melintas apes.

UMR Jateng 2022 Diprediksi Naik, Jadi Berapa?

UMR Jateng 2022 diprediksi naik sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam sistem penentuan upah.

Pemasangan Grider Jembatan Tol Batang-Semarang Disetop saat Akhir Pekan

Pemasangan jembatan grider yang menjadi penghubung Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang di ruas Tol Batang-Semarang akan dihentikan pada akhir pekan.

1 Rumah Di Godong Grobogan Roboh Diterjang Angin Kencang

Diterjang angin kencang saat hujan deras, rumah milik Ali Mursidi, 37, Desa Karanggeneng, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, roboh.

Keterlaluan! Baru Lahir, Bayi di Semarang Dibuang di Saluran Air

Warga Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang digegerkan dengan penemuan jasad bayi perempuan di saluran air.

Aqua Dwipayana: AKHLAK Bukan Hanya Ucapan Tapi Harus Diimplementasikan

AKHLAK adalah singkatan dari Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif yang masing-masing nilai memiliki penjabarannya sendiri.

Balmon SFR Semarang Musnahkan Ratusan Perangkat Telekomunikasi Ilegal

Balai Monitoring Spektrum Frekuensi Radio atau Balmon SFR Kelas I Semarang melakukan pemusnahan 270 unit alat atau perangkat telekomunikasi ilegal.

Nasi Brongkos, Makanan Spesial Raja Jawa

Nasi brongkos merupakan salah satu kuliner spesial raja-raja Jawa zaman dulu yang populer di Demak, Jawa Tengah.

Motif & Pengakuan Pria Bunuh Calon Istri di Hutan Angker Grobogan

Pria yang tega membunuh calon istrinya dan membuang mayat korban di hutan angker Grobogan mengaku sakit hati karena dibandingkan dengan pria lain.

Astaga! Desa Kumuh di Pemalang Terbanyak Se-Jateng

Kabupaten Pemalang kembali disorot dalam perbincangan di media sosial akhir-akhir ini lantaran berada di urutan tetatas daerah yang memiliki kawasan pemukiman kumuh terbanyak di Jawa Tengah.

Ini Kronologi Lengkap Pembunuhan Perempuan Di Hutan Grobogan

Berikut kronologi lengkap pembunuhan perempuan yang dilakukan Agus Supriyanto hingga mayat janda berinisial DS, warga Pemalang dibuang di hutan Grobogan.

Duh, Penangguhan Penahanan Ditolak, Mbah Minto Demak Tetap Dibui

Permintaan penangguhan penahanan terhadap kakek penjaga kolam ikan di Demak yang gagalkan aksi pencuri, Kasminto alias Mbah Minto, ditolak hakim Pengadilan Negeri (PN) Demak.

Ini Cara Pelaku Lakukan Pembunuhan Perempuan Di Hutan Grobogan

Agus Supriyanto, 37, menghabisi perempuan berinisial DS yang dibuang di hutan Grobogan di dalam mobil saat perjalanan ke Pemalang.

Kawasan Geopark Kebumen Digadang-Gadang Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

Terdapat juga 41  situs geologi yang menjadi situs utama di dalam kawasan Geopark Karangsambung-karangbolong. Situs tersebut dilengkapi dengan delapan situs biologi dan 10 situs budaya.