Selama 2020, Total Ada 110 Korban Kecelakaan Meninggal Dunia di Madiun
Kapolres Madiun, AKBP Bagoes Wibisono beserta Bupati Madiun Ahmad Dawami dan sejumlah pejabat menunjukkan barang bukti dalam pers rilis akhir tahun Polres Madiun tahun 2020, Selasa (29/12/2020). (Istimewa/Polres Madiun)

Solopos.com, MADIUN -- Sebanyak 110 nyawa melayang karena menjadi korban kecelakaan di jalanan Kabupaten Madiun selama 2020. Selain itu, selama setahun ini jumlah peristiwa kecelakaan di jalanan Madiun mencapai 571 kejadian.

Angka kejadian kecelakaan lalu lintas tahun ini mengalami penurunan dibandingkan angka laka lantas tahun 2019. Pada tahun sebelumnya jumlah kejadian mencapai 670 dengan jumlah korban meninggal mencapai 135 orang.

Kapolres Madiun, AKBP Bagoes Wibisono, mengatakan terjadi penurunan terkait angka kecelakaan dan angka korban meninggal dunia dalam kecelakaan pada tahun 2020 dibandingkan tahun sebelumnya.

Sejumlah Pemerintah Desa di Sukoharjo Tak Berani Bubarkan Hajatan yang Tak Indahkan Aturan

Kejadian kecelakaan lalu lintas paling banyak terjadi yaitu di jalan arteri. Sedangkan di jalan tol di wilayah Madiun hanya ada belasan kejadian saja.

“Pada tahun 2020 ini, jumlah kasus kecelakaan di jalan arteri mencapai 552 kejadian dengan korban meninggal 102 orang. Sedangkan di jalan tol ada 19 kejadian dengan korban meninggal dunia ada delapan orang,” jelas dia dalam pers rilis akhir tahun di Mapolres Madiun, Selasa (29/12/2020).

Dia menuturkan untuk jumlah kerugian materil akibat kecelakaan lalu lintas di jalan arteri Madiun pada tahun ini mencapai Rp974 juta. Nilai ini terbilang menurun jika dibandingkan pada tahun sebelumnya yang mencapai Rp1,1 miliar.

Bagoes menyampaikan tren penurunan angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya ini merupakan salah satu dampak penuruan aktivitas masyarakat selama masa pandemi Covid-19. Selain itu, penurunan angka kecelakaan ini juga sebagai indikasi bahwa ada kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Sehingga para pengendara mematuhi aturan lalu lintas.

Tuntut THR Dilunasi, Ratusan Karyawan Pabrik Pakaian Dalam di Klaten Mogok Kerja

Bagoes menyampaikan angka kriminalitas di Kabupaten Madiun selama 2020 ini mengalami tren penurunan. Hal itu terlihat dari jumlah kasus yang terungkap sebanyak 157 kasus, sedangkan tahun sebelumnya angka kriminalitas mencapai 189 kasus.

“Kasus kriminalitas ini meliputi curas, curat, penipuan, pelanggaran ITE, dan lainnya,” jelas Kapolres.

Sejumlah Pemerintah Desa di Sukoharjo Tak Berani Bubarkan Hajatan yang Tak Indahkan Aturan



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom