Striker Persija Jakarta, Marko Simic, bakal mendapat pengawalan ketat pemain PSIS Semarang saat laga Liga 1 di Stadion Moch. Soebroto, Kota Magelang, Minggu (26/5/2019) malam. (Antara-Akbar Nugraha Gumay)

Solopos.com, SEMARANG — PSIS Semarang akan menjamu Persija Jakarta pada laga lanjutan Liga 1 di Stadion Moch. Soebrto, Kota Magelang, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (26/5/2019) malam.

Melawan juara bertahan, PSIS Semarang wajib meraih kemenangan setelah pada laga sebelumnya menelan kekalahan atas tim promosi Kalteng Putra FC. Meski demikian, mengalahkan Persija bukan perkara yang mudah bagi skuat berjuluk Mahesa Jenar itu. Apalagi, Persija akan kembali diperkuat striker andalannya, Marko Simic.

Menurut Pelatih PSIS Semarang, Jafri Sastra, melawan Persija Jakarta bukan hanya soal bagaimana menghentikan Simic. Persija memiliki kekuatan lain yang tak bisa dianggap remeh, seperti kedalaman komposisi skuat.

Di sektor tengah Persija tak banyak mengalami perubahan komposisi dibanding musim lalu. Skuat berjuluk Macan Kemayoran itu masih mengandalkan sosok gelandang asal Nepal, Rohit Chand, dan Ramdhani Lestaluhu. Ditambah lagi, Persija memiliki sosok Bruno Matos yang tak hanya tajam mencetak gol, tapi juga piawai dalam memberikan assist.

 “Persija jelas semakin matang karena tidak banyak perubahan, termasuk di lini tengah,” ujar Jafri kepada wartawan di Semarang, Jumat (24/5/2019).

Selain itu, kecepatan dari sisi sayap juga dinilai pelatih berusia 55 tahun itu cukup membahayakan. Keberadaan sosok Riko Simanjuntak dan Novri Setiawan di posisi sayap jadi kekuatan utama Persija.

PSIS sudah merasakan betapa sulitnya mengatasi pergerakan sektor sayap Persija musim lalu. Bahkan, dalam dua pertemuan pada Liga 1 musim lalu, PSIS Semarang selalu takluk dari Persija.

“Namun, kami sudah kantongi semua permainan Persija. Tentu sudah ada strategi seperti apa yang akan kami jalankan nanti,” imbuh Jafri.

Senada juga diungkapkan gelandang PSIS Semarang, Bayu Nugroho. Eks pemain Persis Solo itu mengaku termotivasi mengalahkan Persija setelah hasil buruk musim lalu atas tim asal ibu kota tersebut.

"Memang hasil pertemuan musim lalu kurang maksimal. Tapi ini menjadikan motivasi untuk meraih hasil yang lebih baik dan mengalahkan mereka," ujar Bayu.

http://semarang.solopos.com/">KLIK dan https://www.facebook.com/SemarangPos">LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten