Selain Diksar, Ini Tahapan Mahasiswa untuk Masuk Menwa UNS Solo

Heboh mahasiswa UNS Solo meninggal setelah mengikuti Diksar Menwa, apa saja sih tahapan seleksi masuk organisasi tersebut?

 Ilustrasi UNS Solo. (Istimewa/Humas UNS)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi UNS Solo. (Istimewa/Humas UNS)

Solopos.com, SOLO — Baru-baru ini publik digegerkan dengan mahasiswa Universitas Sebelas Maret atau UNS Solo yang meninggal setelah mengikuti diksar Resimen Mahasiswa alias Menwa.

PromosiMandau Terbang dan Jejak Peradaban Logam di Kalimantan

Mahasiswa yang bernama Gilang Endi (GE), 22 itu merupakan warga Karangpandan, Karanganyar, dan meninggal dunia setelah mengikuti Pendidikan dan Latihan Dasar Pra Gladi Patria XXXVI Korps Mahasiswa Siaga Batalion 905 Jagal Abilawa di kawasan Jurug, Solo, Minggu (24/10/2021).

Berdasarkan keterangan dari keluarga, Gilang meninggal dengan sejumlah luka di badan. Dengan persetujuan keluarga, jenazah Gilang diautopsi oleh tim dokter kepolisian dan RSUD dr Moewardi, Solo, untuk mengetahui penyebab pasti mahasiswa UNS Solo itu meninggal dunia.

Baca Juga: Pamungkas Gelar Konser Musik di Solo, Ini Tanggal dan Harga Tiketnya

Berita mengenai mahasiswa UNS Solo yang meninggal dunia setelah mengikuti Diksar Menwa itu membuat geger publik. Bahkan, tagar Menwa sempat memuncaki trending topic di media sosial Twitter.

Tetapi, tahukah Anda bukan hanya Diksar yang harus dilalui mahasiswa UNS Solo untuk bergabung menjadi Resimen Mahasiswa itu. Ada beberapa tahapan yang harus dilalui untuk masuk ke organisasi tersebut.

Baca Juga:  Tak Seperti Jogja, Apa Alasan Daerah Istimewa Surakarta Dihapuskan?

Berdasarkan informasi yang diperoleh Solopos.com dari unggahan pengelola akun Instagram @menwa_uns, terdapat lima tahapan seleksi yang harus dilalui mahasiswa UNS untuk masuk ke Menwa.

Beberapa di antaranya, kesehatan, pengetahuan umum, mental ideologi dan clearance, kesemaptaan jasmani, dan pantukhir. Kemudian, kabar meninggalnya mahasiswa UNS Solo setelah mengikuti Diksar Menwa membuat banyak publik yang penasaran mengenai syarat bergabung menjadi anggota organisasi tersebut.

Baca Juga: Kenapa Solo Tidak Jadi Daerah Istimewa Seperti Yogyakarta?

Masih dalam unggahan yang sama, ada delapan syarat mahasiswa UNS yang ingin bergabung menjadi anggota Menwa. Berikut ini di antaranya:

1. Warga Negara Indonesia.
2. Mahasiswa UNS Solo S1 dan D3 maksimal semester 3.
3. Fotokopi Kartu Mahasiswa.
4. Mengisi formulir pendaftaran.
5. Membuat surat permohonan menjadi anggota.
6. Semua persyaratan dikumpulkan menjadi satu dalam map. untuk putra map berwarna merah, putri berwarna kuning.
7. Pas foto berwarna ukuran 3×4 sebanyak tiga lembar.
8. Mengikuti dan lulus seleksi.

Baca Juga: Profil Sukmawati Soekarnoputri, Ibunda Paundra yang Pindah Agama Hindu

Mahasiswa yang bergabung menjadi anggota Menwa UNS setelah dinyatakan lulus diksar dan seleksi, akan mendapatkan fasilitas pendidikan lanjut di instansi militer, pelatihan, kursus, dan seragam.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Dihapus pada 2023, Ini Jumlah Pegawai Honorer Pemkot Solo

Pegawai honorer atau tenaga kontrak dengan perjanjian kerja (TKPK) di Kota Solo masih sangat dibutuhkan untuk memenuhi kekurangan jumlah PNS.

Puluhan Pegawai KAI Daop 6 Yogyakarta Jalani Tes Deteksi Narkoba

Puluhan pegawai PT KAI Daop 6 Yogyakarta dari jajaran masinis hingga top management menjalani tes urine deteksi narkoba.

Jalan TMMD Bisa Pangkas Jarak di Sendangmulyo Wonogiri 8,5 Kilometer

TMMD akan membangun jalan baru berstruktur makadam yang menghubungkan Dusun Kraguman dengan Dusun Sendang.

PTM Terbatas 100 Persen Klaten Dievaluasi

Pemkab Klaten masih mengevaluasi kembali kegiatan PTM terbatas dengan mempertimbangkan perkembangan kasus Covid-19.

Kasus Covid-19 Meningkat, Klaten Kembali Perketat Pendatang

Kasus Covid-19 Klaten meningkat berawal dari para perantau yang berdatangan ke Klaten.

Ada Penyelundupan Narkoba, Tes Urine Warga Binaan Rutan Solo Negatif

Hasil tes urine secara acak terhadap 15 penghuni sel narkoba di Rutan Solo diketahui negatif. Tes urine ini menindaklanjuti penyelundupan jeruk berisi benda diduga sabu-sabu.

Peduli, Polres Klaten Bedah Rumah Warga di Karanganom

Kegiatan bedah rumah itu dilakukan bersama Kodim Klaten, Pemerintah Desa (Pemdes) Kunden, sukarelawan, dan elemen warga lainnya di Karanganom dan sekitarnya.

Pemkot Solo Siapkan 3 Lokasi Darurat bagi Pedagang Pasar Mebel Gilingan

Selama pembangunan sentra IKM, sebanyak 85 pedaagang Pasar Mebel Gilingan, Banjarsari, Solo, akan dipindahkan sementara ke pasar darurat di tiga lokasi.

Keren, Desa Pondok Klaten Ubah TPS Liar Jadi Taman-Fasilitas Olahraga

Pembangunan kawasan taman sekaligus fasilitas olahraga di lahan tanah kas desa seluas kurang lebih 5.000 meter persegi itu menjadi bagian penataan wajah desa di Pondok.

Penyelundupan Barang ke Rutan Solo Masih Terjadi, Terus Apa Solusinya?

Penyelundupan barang-barang terlarang ke dalam Rutan Solo masih saja terjadi meski pengamanan dan pemeriksaan sudah sangat ketat.

Menyusut 34,43 Persen, Alokasi Pupuk Subsidi NPK di Wonogiri 6.391 Ton

Alokasi awal pupuk bersubsidi jenis NPK Phonska sebesar 17.752 ton atau 34,43 persen dari rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK).

DPRD Karanganyar Minta Pemerintah Beri Solusi Bagi Tenaga Honorer

Wakil Ketua DPRD Karanganyar meminta pemerintah tidak serta merta menghapus tenaga honorer tanpa memberi solusi bagaimana nasib masa depan mereka.

Angka Kasus Covid-19 Karanganyar Naik Lagi, Jangan Abaikan Prokes

Dalam beberapa hari terakhir terjadi peningkatan jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Karanganyar. Warga diminta waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Belum Punya Kartu Tani? Petani Boyolali Bisa Bawa KTP Saat Tebus Pupuk

Penyerapan pupuk bersubsidi tak optimal tersebut lantaran ada kendala yang dihadapi, salah satunya petani Boyolali yang belum memiliki kartu tani.

Tak Ada Proteksi, Pengusaha Bus Lokal Wonogiri Semakin Tergerus

Ada dua proteksi yang diharapkan pengusaha bus AKAP lokal Wonogiri, yakni pemberian izin trayek sesuai faktor muat penumpang atau loadfactor dan pembatasan akses bus AKAP dari luar daerah sampai terminal tipe A.

Nunggak Pajak, Aset Satu Perusahaan di Solo Disita KPP Pratama

KPP Pratama Surakarta menyita aset salah satu perusahaan di Kota Solo yang menunggak pembayaran pajak. Penyitaan diharapkan memberi efek jera.