Sektor Pariwisata Jadi Prioritas Pemkot Madiun untuk Genjot Ekonomi Daerah
Wali Kota Madiun Maidi menerima penghargaan dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa pada saat apel Peringatan Bulan K3 Nasional 2020 di Surabaya, Senin (13/1/2020). (Istimewa-Pemkot Madiun)

Solopos.com, MADIUN -- Pemerintah Kota Madiun, Jawa Timur, memprioritaskan pengembangan sektor pariwisata untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi daerah. Wali Kota Madiun, Maidi, menargetkan 47 juta kunjung wisata ke Madiun selama masa kepemimpinannya.

"Semua konsep pembangunan di anggaran 2021 harus mendukung potensi ekonomi daerah dan pariwisata yang saat ini sedang kita kembangkan," ujar Wali Kota Maidi saat membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2021 di Hotel Aston Madiun, Selasa (10/3/2020), seperti dilansir Antara.

Maidi mengatakan pengembangan potensi ekonomi daerah dan pariwisata di Kota Madiun menjadi tujuan utama dalam Musrenbang tersebut. Ia menjelaskan ketiadaan sumber daya alam menjadi alasan mengapa potensi ekonomi daerah dan pariwisata tematik menjadi fokus pengembangan.

Bakal Jadi Ikon Baru Kota Madiun, PeceLand Mulai Dibangun Tahun Ini

"Karenanya, kita harus mengembangkan keunggulan bersaing yang kita miliki. Kita punya sektor jasa dan perdagangan. Hal itu yang harus dioptimalkan untuk mendongkrak kemajuan daerah dan pertumbuhan ekonomi yang muaranya adalah kesejahteraan warga Kota Madiun," kata Maidi.

Sejumlah potensi ekonomi daerah yang mulai dibangun secara bertahap pada tahun ini dan ke depan di antaranya penataan saluran air Sumber Umis yang melibatkan kawasan jalan sekitarnya, seperti Jl. Pahlawan, Jl. Perintis Kemerdekaan, dan Jl. Kalimantan untuk dijadikan sentra taman hiburan, pasar seni, pusat kuliner, dan oleh-oleh.

Termasuk kawasan pedestrian di Jl. Pahlawan yang rencananya menyatu mulai Stasiun Madiun hingga simpang Tugu Kota Madiun. Serta, pembangunan proyek miniatur Kota Madiun, PeceLand, yang bertujuan tidak hanya meningkatkan kualitas kuliner khas Kota Madiun, namun juga mendongkrak nilai investasi di Kota Madiun.

Asyik, Bakal Ada Starbucks dan Excelso di Kota Madiun

"Potensi-potensi ekonomi tersebut jika sudah jadi dan dikembangkan akan mendukung pariwisata di Kota Madiun. Saya targetkan pembangunan potensi tersebut akan menarik 7 juta warga daerah di sekitar Kota Madiun untuk datang dan 40 juta warga Jatim untuk berkunjung ke Kota Madiun," katanya.

Ia berharap rancangan pembangunan yang disusun untuk tahun anggaran 2021 semakin meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan warga Kota Madiun. Tanpa meninggalkan wawasan lingkungan yang harus selalu dijaga.

Sumber: Antara


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho