SOLOPOS.COM - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno (tengah) dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Rama (kiri) mengenakan kostum pada kegiatan Workshop Pengembangan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Indonesia  di The Purwohamijayan, Solo, Sabtu (2/7/2022). (Solopos.com/Wahyu Prakoso)

Solopos.com, TANGERANG — Hingga 2024, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menargetkan 4,4 juta lapangan kerja baru yang diserap dari sektor ekonomi kreatif (ekraf) di Indonesia.

“Di 2022 ini target kita 1,1 juta lapangan pekerjaan baru dan akan terus mendorong hingga 4,4 juta lapangan pekerjaan di tahun 2024 melalui pemberdayaan UMKM,” ucapnya dalam acara Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2022 di Tangerang, Minggu (17/7/2022) seperti dilansir Antara.

Promosi Layanan Internet Starlink Elon Musk Kantongi Izin Beroperasi, Ini Kata Telkom

Ia mengatakan, dalam mewujudkan target tersebut diperlukan adanya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah serta seluruh pemangku kepentingan lainnya.

Oleh karena itu, dengan adanya program AKI ini diharapkan mampu mendapatkan apresiasi dunia hingga mendorong terwujudnya 4,4 juta lapangan kerja baru.

“Tapi kita tidak boleh lengah karena ancaman krisis pangan krisis energi ada di depan mata kita. Kita harus bersama-sama bergandengan tangan memastikan bahwa solusi-solusi yang kita berikan adalah sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.

Baca Juga: Airport Tax Naik Saat Harga Tiket Pesawat Kian Mahal, Kenapa?

Selain itu, ia juga menyampaikan, AKI 2022 ini diharapkan menjadi salah satu upaya pengembangan sektor ekonomi kreatif dalam meningkatkan kapasitas produk dan inovasi digital, sehingga ke depannya dapat menjangkau pasar yang lebih luas.

“Atas nama Kemenparekraf kami sangat optimistis dan penuh harapan bahwa produk UMKM lokal kita akan bersaing dan nanti kita bisa mengurangi pengangguran di Indonesia,” ujarnya.

Dalam acara AKI yang diselenggarakan di wilayah Kabupaten Tangerang tersebut, Menparekraf Sandiaga menyoroti potensi UMKM lokal dari sektor makanan dan minuman untuk naik kelas. Produk makanan dan minuman lokal dinilai memiliki potensi besar untuk dijual ke berbagai wilayah di dalam hingga ke luar negeri.

“Saya tadi melihat masing-masing dari 27 yang ada mereka produknya semakin tinggi kualitasnya dan semakin terdigitalisasi dan semakin memiliki variasi yang semakin sesuai yang menjadi kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga: Gobel: UMKM Tulang Punggung Ekonomi RI, tapi Kontribusi ke Ekspor Minim

Ia menambahkan, dengan terselenggaranya program AKI bekerja sama dengan Shopee sebagai salah satu e-commerce di Indonesia, diharapkan dapat mencetak UMKM lokal masuk dalam platform digital.

“Kami mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh Shopee untuk mencapai peningkatan kapasitas digital di berbagai kota dan kabupaten,” kata dia.

Sementara itu, Head of Government Affairs Shopee Indonesia Ade Mulya menyampaikan komitmennya dalam mendukung digitalisasi UMKM di Indonesia.

Ia menyebutkan, kerja sama dengan Kemenparekraf dalam penyelenggaraan AKI 2022 membuat UMKM lokal merasakan manfaat dari platform digital untuk mengembangkan bisnis secara optimal.

“Shopee ingin terus menjadi kawan dalam setiap perjalanan UMKM Indonesia, termasuk dalam proses digitalisasi dan pengembangan bisnis mereka. Potensi besar dari pegiat UMKM mendorong kami untuk terus memberikan dukungan terhadap akses digitalisasi UMKM, termasuk di Tangerang dan sekitarnya,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya