Sekeluarga di Kota Madiun Positif Covid-19 Ternyata Keluarga Guru SMP
Ilustrasi tenaga medis Covid-19. (Freepik)

Solopos.com, MADIUN -- Tiga warga di Kota Madiun, Jawa Timur, yang terkonfirmasi positif Covid-19 ternyata keluarga seorang guru SMPN di Kota Madiun.

Saat ini satu keluarga positif Covid-19 di Kota Madiun yang terdiri dari ayah, ibu, dan satu orang anak itu telah menjalani isolasi.

Guru SMP di Kota Madiun yang terkonfirmasi positif itu berinisial AN, 59. Sedangkan suaminya berinisial WP, 60, dan anaknya berinisial DP, 30.

Satu keluarga ini merupakan warga Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun.

Duh, Satu Keluarga di Kota Madiun Terkonfirmasi Positif Covid-19

Wali Kota Madiun, Maidi, membenarkan ada seorang guru yang mengajar di SMPN Kota Madiun dan dua orang anggota keluarganya yang terinfeksi Covid-19.

Menurut Wali Kota, Tim Satgas Covid-19 setempat pun telah menangani kasus konfirmasi ini dengan cepat.

Sekolah tempat guru itu bekerja juga telah disemprot dengan cairan disinfektan.

"Seluruh orang yang berkontak dengan pasien juga sudah menjalani rapid test semuanya," kata Wali Kota Maidi, Kamis (6/8/2020).

Satu keluarga ini diketahui terjangkit virus corona berawal saat mereka melakukan rapid test mandiri. Karena sebelumnya mereka merasa kurang enak badan setelah salah satu anggota keluarga mereka pulang dari luar kota.

Kasus Positif Covid-19 di Kota Madiun Tambah 7 Orang, Ada Nakes dan Balita

Setelah hasil rapid test keluar, ternyata satu keluarga itu reaktif. Satu keluarga yang terdiri dari empat orang ini kemudian menjalani tes swab pada tanggal 29 Juli 2020.

Isolasi Mandiri di Rumah

Hasilnya tes swab keluar tanggal 4 Agustus 2020 dengan menunjukkan ketiga orang itu terkonfirmasi positif Covid-19. Tiga orang terkonfirmasi positif, sedangkan satu orang terkonfirmasi negatif.

Untuk saat ini, tiga orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 menjalani isolasi mandiri di rumah.

Sedangkan satu anggota keluarga yang negatif tinggal di tempat lain untuk menghindari penularan.

Sementara itu, petugas dari Tim Satgas Covid-19 Kota Madiun juga telah menyemprotkan cairan disinfektan di gedung SMPN tempat AN bekerja.

Sedangkan seluruh guru dan karyawan sekolah setempat juga telah menjalani rapid test dengan hasil non-reaktif.

Anaknya Tak Punya Smartphone Untuk Belajar Daring, Orang Tua Siswa SD di Madiun Minta Solusi dari Sekolah

 



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom