Sejumlah Pelanggaran Nodai CFN di Solo
Ilustrasi (Dok/JIBI/SOLOPOS)
Ilustrasi (Dok/JIBI/SOLOPOS)

SOLO--Car free night (CFN) pada perayaan tahun baru 2013 di Kota Solo, Senin (31/12/2012) diwarnai sejumlah pelanggaran.

Pelanggaran itu mulai penyalaan kembang api hingga mobil parkir di Jl Slamet Riyadi selama CFN berlangsung.

Penutupan ruas Jl Slamet Riyadi dimulai Senin pukul 21.00 WIB. Berdasarkan pantauan Solopos.com, sebuah mobil terparkir di depan Kafe a.m-p.m sejak jalan tersebut diwajibkan bebas dari kendaraan bermotor hingga Selasa (1/1/2013) dini hari.

Salah satu petugas dari dinas perhubungan komunikasi dan informatika (Dishubkominfo) Solo, Joko, mengaku sudah berusaha mencari pemilik mobil tersebut untuk memindahkan. Namun, usaha petugas sia-sia lantaran tak satupun pengunjung kafe yang mengaku sebagai pemilik mobil.

“Sudah kami tanyakan. Tetapi tidak ada yang mengaku sebagai pemiliknya. Ya ini kami tunggu siapa pemiliknya,” jelasnya saat ditemui Solopos.com, Senin malam.

Hingga Selasa dini hari, mobil bernomor polisi AD 8696 LF itu masih terparkir di badan Jl Slamet Riyadi. Selain pelanggaran kendaraan bermotor terparkir di Jl Slamet Riyadi, sejumlah warga menyalakan kembang api di sepanjang Jl Slamet Riyadi terutama saat mendekati pergantian tahun. Sebelumnya, pemkot memberikan larangan penyalaan kembang api selama CFN digelar.

Salah satu warga, Hartono, mengaku menyalakan kembang api saat gelaran CFN berlangsung. Dia beralasan perayaan pergantian tahun tak seru tanpa pesta kembang api.

“Ya saya tahu kalau ada larangan itu. Tetapi kurang seru kalau tidak ada kembang api.”

Di sisi lain, berdasarkan pantuan sejumlah pengendara sepeda motor tampak sengaja berhenti di sekitar pintu rel kereta api di Purwosari sehingga hal itu menghalangi pengguna jalan lain yang hendak melintas di wilayah itu seusai gelaran CFN.

 



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya








Kolom