Sejarah Vihara Buddhagaya Semarang

Sang hartawan mempersembahkan sebagian tanah miliknya untuk digunakan sebagai pusat dan pengembangan Buddha Dhamma yang kemudian diberi nama Vihara Buddhagaya.

 Pagoda tampak menonjol di kompleks Vihara Buddhagaya, Watugong, Semarang. (Calyawisata.com)

SOLOPOS.COM - Pagoda tampak menonjol di kompleks Vihara Buddhagaya, Watugong, Semarang. (Calyawisata.com)

Solopos.com, SEMARANG Vihara Buddhagaya Watoagong (disingkat : Vihara Buddhagaya) merupakan salah satu tempat ibadah umat Buddha yang terletak di daerah Pudakpayung, Kecamatan  Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah. Lokasi tepatnya berada di depan Markas Kodam IV/Diponegoro.

Komplek vihara ini terdiri dari dua bangunan induk utama, yaitu Pagoda Avalokitesvara yang memiliki nilai artistik tinggi dengan ketinggian mencapai 45 meter dan ditetapkan sebagai pagoda tertinggi di Indonesia. Di dalamnya terdapat patung Dewi Kwan Im dengan tinggi 5 meter. Kemudian ada Dhammasala yang terdiri dari dua lantai yang mana lantai dasar digunakan sebagai ruang aula serbaguna untuk kegiatan pertemuan dan lantai atas digunakan sebagai ritual upacara keagamaan.

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

Dihimpun dari Wikipedia, Rabu (17/11/2021), sejarah keberadaan vihara ini bermula dari masa 500 tahun setelah keruntuhan Kerajaan Majapahit. Saat itu,  munculah berbagai kegiatan dan peristiwa yang menyadarkan kalangan penduduk akan warisan luhur nenek moyang, yaitu Buddha Dhamma agar dapat kembali dipraktekkan oleh umat Buddha, meskipun sudah banyak mayoritas warga memeluk agama Islam.

Baca Juga: Asale Orang Jawa, Keturunan Siapa?

Upaya ini banyak digagas pada zaman pemerintahan Hindia Belanda hingga akhirnya harapan akan ada orang yang mampu mengajarkan Buddha Dhamma terwujud dengan kehadiran Bhiku Narada Maha Thera dari Srilanka pada 1934. Kehadiran Dharmadutta tersebut dimanfaatkan oleh umat dan simpatisan untuk mengembangkan diskusi dan memohon penjabaran Dhamma secara lebih luas lagi.

Puncaknya, muncul putra pertama Indonesia yang mengabdikan diri secara penuh pada penyebaran Buddha Dharma, yakni pemuda asal Bogor bernama The Boan An yang kemudian menjadi Bhikku Ashin Jhinarakhita. Pada 1955, Bhikku Ashin Jinarakkhita memimpin perayaan Vaisak 2549 di Candi Borobudur dan saat itu bertemu dengan hartawan yang menjadi tuan tanah Semarang, bernama Goei Thwan Ling  yang berlatarbelakang Buddha dan terkesan dengan kepiawaian dan kepribadian dari sang Bhikku.

Singkatnya, sang hartawan mempersembahkan sebagian tanah miliknya untuk digunakan sebagai pusat dan pengembangan Buddha Dhamma yang kemudian diberi nama Vihara Buddhagaya. Pada 19 Oktober 1955, didirikanlah Yayasan Buddhagaya untuk menaungi aktivitas vihara dan dari vihara inilah kemudian satu episode baru pengembangan Buddha Dhamma berlanjut.

Baca Juga: Kisah di Balik Pemukiman di Lahan Bekas Makam Kuno China di Semarang

Sementara itu, dilansir dari sebuah literasi yang diterbatkan oleh Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta, Vihara Buddhagaya ini beridiri di atas lahan seluas 2,3 hektar (Ha) dan peresmian vihara ini dilakukan secara bertahap, mulai dari bangunan utama sampai bangunan pendukung fasilitas lainnya. Yang jelas, Pagoda Avalokitesvara atau yang lebih dikenal dengan Pagoda Kwan Im dibangun pada 2004 dan diresmikan pada 14 Juli 2005, tetapi ada bangunan utama lain yang lebih dahulu dibangun, yaitu Dhammasala yang dibangun sekitar tahun 2002.

Pada mulanya, vihara ini hanya diperuntukan sebagai tempat ibadah, namun dengan melihat arsitektur bangunan yang sangat kental dengan nuansa Tiongkok dan Thailand, maka potensi vihara ini dikembangkan menjadi destinasi wisata bertakjuk religi yang dapat diandalkan dan dikembangkan lebih lagi.

Vihara ini buka dari jam 07.00 WIB hingga jam 21.00 WIB. Untuk tiket masuk, pengunjung bisa memberikan uang seikhlasnya sebagai bentuk mendukung pelestarian wisata religi yang indah ini. Desain bangunan yang kuat dengan nuansa Tiongkok dan Thailand mengundang para milenial untuk berswafoto dengan latar pagoda tertinggi di Indonesia tersebut yang membuat seakan berswafoto di negeri Tiongkok atau Thailand secara nyata.

Sumber: Wikipedia, Literasi UNS

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Espos Plus

      Gempa Bumi di Laut Jawa Simpan Banyak Misteri yang Belum Terungkap

      + PLUS Gempa Bumi di Laut Jawa Simpan Banyak Misteri yang Belum Terungkap

      Gempa bumi dalam dan menengah yang biasa terjadi di Laut Jawa menyimpan banyak misteri yang belum terungkap dengan detail. Banyak teori yang membahas tentang fenomena gempa bumi dalam dan menengah.

      Berita Terkini

      Gempa Bumi di Laut Jawa Simpan Banyak Misteri yang Belum Terungkap

      Gempa bumi dalam dan menengah yang biasa terjadi di Laut Jawa menyimpan banyak misteri yang belum terungkap dengan detail. Banyak teori yang membahas tentang fenomena gempa bumi dalam dan menengah.

      Pernah Didatangi Jokowi, Tambaklorok Semarang Masih Diganggu Rob

      Meski pernah dikunjungi Presiden Jokowi secara incognito, Kampung Tambaklorok di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), hingga kini belum terbebas dari rob.

      Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini, Selasa 16 Agustus 2022

      Berikut prakiraan cuaca di Semarang hari ini, Selasa (16/8/2022) yang didominasi berawan dan hujan dengan intensitas ringan.

      Terkuak! Pelaku Penyekapan Siswi SMP di Pati Residivis

      Pelaku penyekapan dan pemerkosaan siswi SMP di Kabupaten Pati, Jawa Tengah (Jateng), ternyata seorang residivis kasus pencabulan dan pencurian.

      Penderita HIV/AIDS Jabar Melahirkan di Semarang, Begini Kondisi Bayi

      Seorang penderita HIV/AIDS asal Jawa Barat (Jabar) menjalani persalinan atau melahirkan bayi di RSUD Tugurejo, Kota Semarang.

      Ditangkap di NTT, Pelaku Penyekapan Siswi SMP Pati Niat Kabur ke Papua

      Pelaku penyekapan dan pemerkosaan siswi SMP di Pati ternyata berniat kabur ke Papua untuk menghilangkan jejak.

      Selidiki Rumah Ferdy Sambo di Magelang, Timsus Polri Habiskan 3,5 Jam

      Timsus Polri melakukan penyelidikian di rumah Ferdy Sambo yang berada di Kabupaten Magelang.

      Jadikan Siswi SMP di Pati Budak Seks, Pelaku Diancam 15 Tahun Penjara

      Pelaku pemerkosaan dan penyekapan yang menjadikan siswa SMP di Pati sebagai budak seks terancam hukuman 15 tahun penjara.

      Jepara Diguncang Gempa M 5,3, BPBD: Tidak Dirasakan Warga

      Gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 5,3 mengguncang Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (Jateng).

      Tanda Tangani Pakta Anti-Bullying, Ini Pesan Ketua DPRD Kota Salatiga

      Ketua DPRD Kota Salatiga, Dance Ishak Palit, berpesan kepada anak-anak agar tidak melakukan bullying kepada teman-teman.

      Ini Dia Lokasi Rumah Ferdy Sambo di Magelang

      Timsus Polri mendatangi rumah Ferdy Sambo yang lokasi di Magelang untuk menyelidiki kasus pembunuhan Brigadri Yoshua atau Brigadir J.

      Gempa Bumi Guncang Jepara, Segini Kekuatannya

      Gempa bumi dengan Magnitudo (M) 5,3 mengguncang kawasan di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah pada Senin (15/8/2022) pukul 18.10 WIB.

      Meroket! Harga Tanah Sekitar Kampus 3 UIN Salatiga Jadi Rp1 Juta/M2

      Pembangunan Kampus 3 UIN Salatiga di Jalan Lingkar Selatan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga membuat harga tanah di Desa Candirejo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang naik berkali-kali lipat.

      Masjid Kauman Tertua di Semarang yang Umumkan Kemerdekaan Indonesia

      Masjid Kauman Semarang menjadi masjid tertua di Kota Semarang dan satu-satunya masjid yang menyiarkan Kemerdekaan Indonesia setelah Proklamasi didengungkan oleh Soekarno-Hatta.

      Selain Perbaikan Jalan, Bupati Blora Ingin Bangun RS di Randublatung

      Selain pembangunan jalan, Bupati Blora juga menyampaikan bahwa pada 2023 nanti Pemkab akan membangun Rumah Sakit Umum Daerah di Kecamatan Randublatung.

      Penelusuran Pembunuhan Brigadir J sampai ke Magelang

      Jejak kasus pembunuhan terhadap Brigadir J yang direncanakan Irjen Pol Ferdy Sambo ditelusuri sampai ke Magelang.