Tutup Iklan

FOTO SEJARAH SEMARANG : Pertempuran 5 Hari Dikenang di Tugu Muda

FOTO SEJARAH SEMARANG : Pertempuran 5 Hari Dikenang di Tugu Muda

SOLOPOS.COM - Sejumlah pelakon tentara Jepang menumpang jip melintas di lokasi drama perjuangan memperingati kisah Pertempuran Lima Hari di Semarang, kawasan Tugu Muda, Kota Semarang, Jateng, Sabtu (14/10/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan)

Sejarah Pertempuran Lima Hari Semarang diperingati.

Pelakon pejuang beraksi melawan pelakon tentara Jepang saat tampil dalam drama perjuangan memperingati kisah Pertempuran Lima Hari di Semarang, di kawasan Tugu Muda, Kota Semarang, Jateng, Sabtu (14/10/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan)
Pelakon pejuang beraksi melawan pelakon tentara Jepang saat tampil dalam drama perjuangan memperingati kisah Pertempuran Lima Hari di Semarang, di kawasan Tugu Muda, Kota Semarang, Jateng, Sabtu (14/10/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan)

Peristiwa Pertempuran Lima Hari di Semarang, Sabtu (14/10/2017), diperingati dengan pergelaran drama kolosal di kawasan Tugu Muda, Kota Semarang, Jawa Tengah. Dalam drama itu tampil pemuda-pemudi yang melakonkan pejuang Republik Indonesia dan tentara pendudukan Jepang.

Pertempuran Lima Hari di Semarang yang melibatkan para pejuang Indonesia melawan tentara pendudukan Jepang terjadi pada Oktober 1945 di kawasan Tugu Muda. Pertempuran tersebut menewaskan ratusan orang dari kedua belah pihak, termasuk di antaranya dr. Kariadi yang kemudian namanya diabadikan menjadi nama rumah sakit di Semarang.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Uji Coba PSIS Kontra PSIM Disiarkan Live Streaming

PSIS Semarang akan meladeni PSIM Yogyakarta pada laga uji coba yang akan disiarkan secara streaming.

15 Dokter Anak di Jateng Terpapar Covid-19

Sebanyak 15 dokter anak di Jateng terpapar Covid-19. Diduga tertular dari pasien anak yang positif Covid-19.

Percepat Vaksinasi Covid-19, Pemerintah Targetkan 1 Juta Dosis per Hari

Kementerian Kesehatan mempercepat program vaksinasi Covid-19 dengan target 1 juta dosis per hari.

Jenderal TNI Gadungan Diringkus di Gemolong Sragen, Sempat Kabur Meloncat dari Jendela

Ada pria yang mengaku-ngaku sebagai anggota TNI berpangkat Mayor Jenderal di Dukuh Ngrendeng, RT 17, Desa Kaloran, Gemolong, Sragen.

Kementerian ATR/BPN Gandeng UKSW Dorong Reformasi Agraria di Papua

Rektor UKSW, Neil S. Rupidara, menyambut baik ajakan kolaborasi Wamen Surya Tjandra. UKSW sudah bekerja sama dengan berbagai pihak selama ini.

Keren! Penjual Cilok Ini Sukses Beli Properti dan Sawah

Berikut ini kisah sukses penjual cilok yang bisa membeli properti dan sawah.

Diminta Berdiri Saat Lagu Indonesia Raya Berkumandang Tiap Pagi, ASN Sragen: Tak Ganggu Pekerjaan Kok

Pemkab Sragen memerintahkan semua ASN untuk berdiri tegak dengan sikap sempurna saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan setiap hari, pukul 10.00 WIB.

Klaster Kantor OPD Meluas, 20 Pegawai Disdikbud Wonogiri Positif Covid-19

Pegawai kantor yang dinyatakan positif Covid-19 saat ini menjalani isolasi mandiri karena gejala yang dialami ringan bahkan sebagian besar OTG.

Prediksi Inggris Vs Jerman: Awas, Tim Panser Ahlinya Fase Gugur

Tim Panser bisa mengila di fase gugur apabila mampu membenahi kelemahan-kelemahan selama babak penyisihan.

Seluruh Desa di Ngawen Klaten Zona Merah Covid-19, Ini Langkah Satgas

Seluruh desa di kecamatan Ngawen, Klaten, tercatat sebagai zona merah Covid-19 terhitung sejak, Kamis (24/6/2021). Satgas Covid-19 setempat pun mengambil langkah terkait hal tersebut.

Indonesia Raya Berkumandang Tiap Pukul 10.00 WIB, ASN Sragen Wajib Sikap Sempurna!

Lagu kebangsaan Indonesia Raya itu mulai rutin dikumandangkan Pemkab Sragen setiap pukul 10.00 WIB sejak Senin (21/6/2021).

Hasil Penelitian: Epidemi Virus Corona Pernah Terjadi 20.000 Tahun Lalu

Bagaimana hasil penelitian tentang epidemi virus corona yang pernah terjadi 20.000 tahun lalu?