Sejarah Persis Solo: Laskar Sambernyawa Punya Jiwa Solidaritas Sejak Lahir

VVB atau Persis Solo turut menjadi pelopor lahirnya sebuah perkumpulan bernama Comite Penolong Kesengsaraan Oemoem pada Agustus 1923.

 Penggawa Persis Solo (kedua dari kiri) bersalaman dengan lawan jelang laga di Stadion Sriwedari Solo beberapa dekade lalu. Sejak berdiri pada 1923, klub yang dahulu bernama Vorstenlandshe Voetbal Bond (VVB) itu dikenal memiliki kepekaan sosial tinggi. (Istimewa/Solo Societeit)

SOLOPOS.COM - Penggawa Persis Solo (kedua dari kiri) bersalaman dengan lawan jelang laga di Stadion Sriwedari Solo beberapa dekade lalu. Sejak berdiri pada 1923, klub yang dahulu bernama Vorstenlandshe Voetbal Bond (VVB) itu dikenal memiliki kepekaan sosial tinggi. (Istimewa/Solo Societeit)

Solopos.com, SOLO–Persis Solo bukan sekadar bond (perkumpulan) sepak bola. Meski bergerak di bidang olahraga, klub yang dahulu bernama Vorstenlandche Voetbal Bond atau VVB itu tak gagap dengan kerja-kerja sosial.

Hari lahir pada 30 Maret 1923 (ada versi yang menyebutkan 8 November 1923) diiringi sejumlah aksi solidaritas lintas latar belakang. “Persis sudah menjadi wadah yang menyatukan,” ujar Fauzi, fans Persis yang juga Koordinator Riset Solo Societeit saat berbincang soal sejarah Persis dengan Solopos.com, beberapa waktu lalu.

VVB turut menjadi pelopor lahirnya sebuah perkumpulan bernama Comite Penolong Kesengsaraan Oemoem pada Agustus 1923. Perkumpulan yang juga diisi organisasi kepemudaan, organisasi agama, hingga kelompok musik itu memunyai tujuan mulia, memikirkan federasi berazas menolong pada kesengsaraan umum.

Baca Juga: Pandemi Covid-19 Berkepanjangan, Peran Sosial Persis Solo Dinanti

Mereka sempat menggelar pasar malam yang nominal tiketnya disumbangkan untuk pendidikan rakyat. Di luar komite, VVB juga pernah menggelar laga amal untuk membantu prajurit veteran dan memberi bantuan pada Yayasan Oemat Islam.

Bidang kesehatan tak luput dari perhatian Persis dengan membantu pengobatan penderita tuberculosis. Seluruh kegiatan sosial ini dapat dilakukan secara konsisten karena klub didukung finansial yang baik (Berita PSSI, Januari 1940).

Kini semangat solidaritas Persis seolah menemukan momentum untuk bangkit kembali. Pandemi Covid-19 memanggil Laskar Sambernyawa untuk kembali ke “khitahnya” sebagai bond sepak bola yang peduli kemanusiaan.

Baca Juga: Buronan Pembobol Bank Mandiri Rp120 Miliar Ditangkap saat Terpapar Covid-19

 

Waktu Ideal

Fauzi mengatakan ini saatnya Persis kembali berkontribusi dalam kegiatan sosial. Waktu sekarang dinilai ideal mengingat kompetisi Liga 2 telah ditunda hingga September.

“Persis dapat mengoptimalkan fungsi sosial lewat pembagian bahan pangan atau memfasilitasi vaksinasi untuk suporter. Yang tak kalah penting, Persis juga perlu terus membangun kesadaran pentingnya penerapan protokol kesehatan,” ujar Fauzi, Selasa (13/7/2021).

Dengan kondisi keuangan yang lebih baik menyusul peralihan kepemilikan pada trio Kaesang Pangarep, Kevin Nugroho, dan Erick Thohir, Laskar Sambernyawa dinilai bisa berperan lebih di lingkungan masyarakat.

Baca Juga: Prabowo Dapat Jempol dari Jokowi di Istana Merdeka

Tokoh Pasoepati Pasar Kliwon, Yudi Winarno, mengatakan Persis perlu belajar dari akar sejarah agar kembali membumi dengan lingkungannya. “Sehingga kehadiran Persis tak hanya dinanti di sepak bola, tapi juga jiwa sosialnya. Mumpung sekarang sumber daya di manajemen, birokrasi, dan suporter dapat bersinergi,” tutur dia.

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Jadwal Liga 1 Hari Ini: Persela vs Persita, Borneo FC vs Barito Putera, Persikabo vs Persik

Laga pembuka Liga 1 akhir pekan ini dibuka oleh Persela Lamongan vs Persita Tangerang di Stadion Pakansari Cibinong.

Indonesia Turun ke Urutan 175 Peringkat FIFA Terbaru

Di Asia Tenggara, Indonesia berada di bawah Vietnam, Thailand, Filipina, Myanmar, Malaysia,  dan Singapura.

Persis Solo Tim Unggulan Liga 2, Eko Purdjianto Ingatkan Pantang Jemawa

Eko Purdjianto mengingatkan seluruh tim di Grup C punya potensi menyulitkan apabila tim tidak wawas diri.  

Liga 2 Kick-off 26 September 2021, Ini Format Babak Penyisihan Grup

Liga 2 2021 akan memakai format double round-robin. Masing-masing tim akan bermain sebanyak 10 kali dalam fase grup ini.

Pasoepati Tak Sabar Saksikan Duel Persis Solo vs PSIM Jogja

Persis Solo dua kali mencundangi PSIM Jogja pada fase grup Liga 2 2019.

Derbi Mataram di Liga 2, Kisah Kelam Persis Solo vs PSIM Jogja Jangan Terulang Lagi

Derbi Mataram berakhir kelam saat Persis Solo melawat ke markas PSIM Jogja dalam ajang Liga 2 pada 21 Oktober 2019.

Tidak Ada Nama AHHA PS Pati FC dalam Daftar Kontestan Liga 2

PT Liga Indonesia Baru memilih menggunakan PSG Pati sesuai hasil Kongres Tahunan PSSI 2021.

Breaking News! Persis Solo Tuan Rumah Liga 2, Segrup dengan PSG Pati dan PSIM Jogja

Persis Solo menjadi salah satu tuan rumah penyisihan grup Liga 2 dan tergabung dengan tim-tim dari Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur.

Jelang IBL 2022, The Saints USKW Salatiga Ganti Pelatih

Tim bola basket Satya Wacana Saints Salatiga (SWSS) mengganti posisi head coach, atau pelatih kepala dari Efri Meldi kepada Jerry Lolowang.

Klasemen Liga Champions Grup A-D setelah Laga Semalam

Kemenangan besar diraih Manchester City dan Ajax Amsterdam pada laga dini hari tadi.

Jelang Pensiun dari MotoGP, Valentino Rossi  Mengaku Paranoid

Valentino Rossi akan menunggangi motor Yamaha-nya untuk kali terakhir pada GP Valencia 2021.

Hasil Liga Champions Semalam: Manchester City, Liverpool, dan Real Madrid Menang, PSG Imbang

Manchester City berpesta enam gol 6-3 saat menjamu wakil Jerman, RB Leipzig, di Etihad Stadium pada laga perdana Grup A.

Tentukan Tuan Rumah Liga 2, PSSI-PT LIB Gelar Pertemuan

PSSI akan melakukan verifikasi stadion bagi klub yang mengajukan diri sebagai tuan rumah babak penyisihan Liga 2.

PSMS Medan Legawa Jika Stadion Teladan Tak Terpilih Jadi Venue Liga 2

 PSMS Medan masih menyelesaikan perbaikan rumput dan lampu di Stadion Teladan.

IBL Tambah Jadi 16 Tim, Ada Klub Milik Artis Raffi Ahmad

Jika musim sebelumnya klub IBL hanya tersebar di delapan kota (12 tim), kini ada 12 kota dengan 16 tim yang akan menyemarakkan kompetisi.