Sejarah Hari Santri Nasional Diperingati 22 Oktober
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama Wakil Gubernur Taj Yasin dan Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf pada acara Jateng Bershalawat, Selasa (16/10/2018) malam. (Antara-Humas Pemprov Jateng)

Solopos.com, SOLO — Setiap tahunnya sejak 2015, Hari Santri Nasional diperingati setiap 22 Oktober. Namun tahukah Anda mengapa Hari Santri Nasional jatuh pada 22 Oktober?

Pada 2015 lalu, Presiden Joko Widodo telah menetapkan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional. Dikutip dari Liputan6.com, penetapan Hari Santri dilakukan di Masjid Istiqlal, Jakarta dan disaksikan ribuan santri dari berbagai daerah, para alim ulama, dan pimpinan pondok pesantren dari berbagai daerah.

Hari Santri Nasional diperingati untuk mengenang jasa para santri terdahulu yang ikut memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Hal itulah yang menjadi dasar pemerintah menetapkan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional.

Sementara itu, pada 2015 silam, Ketua Departemen Agama DPP Partai Demokrat Khatibul Umam Wiranu menjelaskan Resolusi Jihad pada 22 Oktober 1945 silam merupakan dasar Hari Santri Nasional diperingati setiap 22 Oktober. Menurut Khatibul, resolusi jihad itu berkenaan dengan mempertahankan NKRI, mempertahankan Pancasila, serta kewajiban melawan penjajahan.

"Mereka, para penggagas Resolusi Jihad dan masyarakat dari berbagai penjuru yang menunaikan seruan Resolusi Jihad kala itu pastilah para pejuang dan syuhada bagi yang gugur di medan juang pada 10 November 1945 di Surabaya," ujarnya kepada Okezone pada 22 Oktober 2015 silam.

Okezone menyebut ide tentang penetapan Hari Santri Nasional bermula dari kunjungan Jokowi ke Pesantren Babussalam Malang, Jawa Timur (Jatim), 27 Juni 2014 silam. Saat itu, dia berjanji akan menetapkan Hari Santri Nasional apabila terpilih menjadi presiden.

Janji tersebut tak lepas dari kuatnya aspirasi yang mendesak penetapan Hari Santri Nasional untuk mengenang jasa kaum santri merebut kemerdekaan. Sekitar setahun kemudian, barulah Jokowi mendeklarasikan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom