Kondisi Kota London, Inggris, saat Jerman memulai serangan The Blitz, 7 September 1940. (Wikimedia.org)

Solopos.com, SOLO — Serangan Jerman di Inggris yang disebut The Blitz dimulai, 7 September 1940. Serangan itu berlangsung hingga 16 Mei 1941 dan menewaskan sedikitnya 40.000 warga sipil.

Serangan brutal dari Jerman ke Inggris itu merupakan salah satu dari sekian banyak peristiwa bersejarah dunia yang layak dikenang pada hari ke-250—hari ke-251 dalam tahun kabisat—sesuai sistem Kelender Gregorian, 7 September. Berikut sejumlah peristiwa bersejarah pada 7 September yang dihimpun Solopos.com dari Thepeoplehistory.com dan Wikipedia.org, dalam Sejarah Hari Ini, 7 September:

1228
Kaisar Romawi Suci Frederick II tiba di Acre, Israel untuk memulai Perang Salib Keenam. Perang tersebut berlangsung hingga 1229 dan berakhir dengan kemenangan Tentara Salib atas Kesultanan Dinasti Ayyubiyyah. Tentara Salib juga berhasil menguasai wilayah Yerusalem, Nazaret, Sidon, Yafo, dan Betlehem.

1652
Para petani di wilayah Taiwan memulai pemberontakan terhadap pemerintahan Belanda di Taiwan. Sekitar 15.000 petani terlibat dalam pemberontakan yang berlangsung selama kurang lebih empat hari itu. Belanda berhasil meredam pemberontakan dengan membantai sedikitnya 4.000 petani.


Lukisan yang menggambarkan pertempuran dalam Pengepungan Turin, 1706. (Wikimedia.org)
1706
Pengepungan Turin yang dilancarkan pasukan Prancis di wilayah Turin yang dilindungi pasukan Austria, Prusia, dan Savoia berakhir. Pengepungan yang berlangsung hampir empat bulan itu berakhir dengan kekalahan Spanyol.

1822
Brasil mendeklarasikan kemerdekaannya dari Portugal yang telah menguasainya sejak 22 April 1500. Meski demikian, Portugal baru mengakui kemerdekaan Brasil pada 29 Agustus 1825.

1901
Pemberontakan Boxer yang dilakukan orang Tiongkok yang menolak kekuasaan asing di sektor perdagangan, politik, agama, dan teknologi di wilayah kekuasaan Dinasti Qing berakhir. Pemberontakan yang meletus sejak 2 November 1899 itu berhasil diredam pihak asing yang terdiri atas Jepang, Rusia, Inggris, Prancis, Amerika Serikat (AS), Jerman, Italia, dan Austria-Hungaria dengan ditandatanganinya Protokol Boxer. Protokol Boxer merupakan perjanjian damai antara Dinasti Qing dan delapan negara tersebut.

1932
Pertempuran Boqueron antara pasukan Paraguay dan pasukan Bolivia meletus di Gran Chaco, perbatasan antara Paraguay dan Bolivia. Pertempuran itu berlangsung hampir selama dua pekan dan berakhir dengan kemenangan Paraguay. Pertempuran Boqueron merupakan salah satu pertempuran terbesar yang terjadi di masa Perang Chaco.

1940
Serangan Jerman di Inggris yang disebut The Blitz dimulai. Serangan itu berlangsung hingga 16 Mei 1941. Lebih dari 100 ton bahan peledak digunakan Jerman untuk membombardir 16 kota di Inggris. Namun serangan brutal Jerman ke Inggris itu dianggap gagal karena tak berhasil melumpuhkan objek-objek vital di Inggris. Meski demikian, serangan Jerman itu menewaskan sedikitnya 40.000 warga sipil.


Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. (Solopos-Dok.)
1940
Abdurrahman Wahid lahir di Jombang, Jawa Timur (Jatim), Hindia-Belanda atau kini Indonesia. Ia lantas dikenal luas sebagai tokoh muslim sekaligus presiden ke-4 Indonesia. Pria yang akrab disapa Gus Dur itu meninggal pada 30 Desember 2009 pada usia 69 tahun di Jakarta.

1945
Empat negara anggota Sekutu, yakni Uni Soviet, Inggris, Amerika Serikat (AS), dan Prancis menggelar parade kemenangan di Berlin, Jerman. Parade tersebut digelar demi merayakan kemenangan Sekutu atas Jerman dalam Perang Dunia II.

2004
Munir Said Thalib seorang aktivis hak asasi manusia kelahiran Malang, Jawa Timur (Jatim) meninggal dunia dalam perjalanan pesawat dari Jakarta ke Amsterdam, Belanda. Beberapa bulan kemudian, polisi Belanda menemukan jejak-jejak senyawa arsenik dalam tubuh munir. Munir diyakini dibunuh menggunakan racun arsenik. Pada 20 Desember 2005, Pollycarpus Budihari Priyanto dijatuhi hukuman 14 tahun kurungan penjara atas tuduhan pembunuhan terhadap Munir.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten