Sejarah Hari Ini : 29 Oktober 2018, Lion Air Jatuh di Perairan Karawang

Berbagai peristiwa terjadi pada 29 Oktober terangkum dalam Sejarah Hari Ini, salah satunya terkait musibah pesawat Lion Air jatuh di Karawang.

 Lion Air Boeing 737-MAX8 yang jatuh di perairan Karawang pada 2018. (wikipedia)

SOLOPOS.COM - Lion Air Boeing 737-MAX8 yang jatuh di perairan Karawang pada 2018. (wikipedia)

Solopos.com, SOLO — Pesawat Lion Air Penerbangan JT-610 rute Jakarta menuju Pangkal Pinang jatuh di perairan Laut Jawa, tepatnya di Karawang, Jawa Barat, pada 29 Oktober 2018. Seluruh penumpang berjumlah 189 orang yang terdiri dari 179 penumpang dewasa, 1 penumpang anak, 2 bayi, 2 pilot, 5 kru dinyatakan meninggal dunia dalam kejadian itu.

PromosiSiaran Digital April 2022, Pemerintah Jamin Ketersediaan Set Top Box

Kala itu, pesawat Lion Air JT-610 lepas landas pada pukul 06.20 WIB dari Bandara Soekarno Hatta dengan rute Bandara Depati Amir di Pangkal Pinang, Bangka Belitung. Pesawat dijadwalkan akan tiba di tujuan sekitar pukul 07.20 WIB. Namun, 13 menit setelah mengudara, pesawat jatuh pada pukul 06.33 WIB di koordinat S 5’49.052″ E 107’06.628″. Bangkai pesawat Lion Air JT-610 ditemukan di lepas pantai Laut Jawa.

Jatuhnya pesawat Lion Air di perairan Karawang merupakan salah satu peristiwa bersejarah pada 29 Oktober.

Baca juga: AS Kecam Israel Atas Perluasan Permukiman Yahudi di Tepi Barat

Selain jatuhnya Lion Air JT-610 di Karawang, masih banyak peristiwa bersejarah pada 29 Oktober yang terangkum pada Sejarah Hari Ini, 29 Oktober, yang dihimpun Solopos.com dari Brainyhistory.com, Thepeoplehistory.com, dan Wikipedia.org:

1618

Seorang petualang, penulis, dan penyair asal Inggris, Walter Raleigh, dihukum mati dengan dipenggal kepalanya atas tuduhan konspirasi melawan Raja Inggris James I. Semasa hidupnya, Raleigh juga dikenal sebagai perintis jalan bagi kolonisasi Britania Raya di kawasan Amerika bagian utara.

1863

Enam belas negara berkumpul di Jenewa, Swiss, dan mendirikan Palang Merah Internasional.

1922

Raja Italia Victor Emmanuel III secara resmi menetapkan Benito Mussolini sebagai perdana menteri. Ia lantas memangku jabatan tersebut hingga 28 Juli 1943 sebelum akhirnya dipaksa mundur dan menjadi pemimpin negara boneka bentukan Jerman, Republik Sosialis Italia. Setelah kalah di Perang Dunia II, Mussolini dieksekusi mati di Como, Italia.

1923

Pendirian Republik Turki secara resmi dideklarasikan di Ankara, Turki. Republik Turki secara resmi berdiri menyusul runtuhnya Kesultanan Ottoman yang telah berkuasa selama 623 tahun.

Baca juga: Putri Mako Lepas Gelar Bangsawan Seusai Menikah dengan Pria Biasa

1941

Sekitar 10.000 orang Yahudi di penampungan di Kovno, Lituania, meninggal dunia akibat dibantai pasukan Jerman. Persitiwa tragis itu kini dikenang dengan sebutan Aksi Luar Biasa.

1944

Pasukan Polandia berhasil membebaskan Kota Breda di Belanda dari cengkeraman Jerman. Kini, hari pembebasan itu diperingati dari tahun ke tahun dan perwakilan dari Polandia selalu datang untuk menghormati jasa para tentaranya yang gugur dalam upaya pembebasan kota tersebut.

1948

Pasukan Pertahanan Israel berhasil merebut Desa Safsaf, di wilayah Galilee yang berada di sebelah utara Israel dari Tentara Pembebasan Arab. Setelah itu, pasukan Israel membantai sekitar 52 hingga 64 warga sipil Desa Safsaf.

1956

Pasukan Israel menginvasi Semenanjung Sinai, Mesir, dan berusaha mengusir tentara Mesir dari Terusan Suez. Peristiwa itu lantas memicu Krisis Suez antara Israel dan Mesir selama sembilan hari. Setelah krisis itu, Semenanjung Sinai dikuasai Israel hingga Maret 1957.

1960

Cassius Clay yang kemudian berganti nama Muhammad Ali memenangkan pertandingan profesional pertamanya dengan menang angka 6 ronde atas Tunney Hunsaker. Muhammad Ali yang lahir pada 17 Januari 1942 adalah mantan petinju profesional asal Amerika Serikat yang dikenal secara luas sebagai salah satu tokoh olahraga paling penting dan terkenal dari abad ke-20. Sejak awal kariernya, Ali dikenal sebagai sosok inspiratif, kontroversial dan berpengaruh baik di dalam maupun di luar ring. Dia meninggal pada 3 Juni 2016.

1973

Robert Emanuel Pires lahir di Reims, Prancis. Ia lantas dikenal sebagai pemain sepak bola ternama yang pernah membela beberapa klub besar di Eropa, yakni Marseille, Arsenal, Villarreal, dan Aston Villa. Pires juga merupakan salah satu pemain yang mempersembahkan gelar juara Piala Dunia 1998 dan gelar juara Euro 2000 untuk Prancis.

Baca juga: PM Sudan Ditahan di Rumah Ketua Dewan Militer, Ini Alasannya

1994

Francisco Martin Duran, pria asal Albuquerque, New Mexico, Amerika Serikat (AS) memberondong Gedung Putih dengan lebih dari 24 tembakan. Tak ada korban tewas dan luka dalam peristiwa itu. Namun, atas perbuatan itu, Duran dijatuhi hukuman 40 tahun kurungan penjara atas tuduhan percobaan pembunuhan Presiden Bill Clinton. Belakangan diketahui Duran memang membenci pemerintahan Bill Clinton.

1998

John Glenn atau lengkapnya John Herschel Glenn Jr. menjadi orang tertua yang pernah mengangkasa, setelah Pesawat Ulang Alik Discovery yang dikendarainya diluncurkan ke angkasa. Kala itu, dia berusia 77 tahun. Glenn merupakan astronaut grup pertama yang tergabung dalam Proyek Mercury (Mercury Seven) yang dipilih melalui kriteria sangat ketat oleh Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA). Ia adalah orang ke-3 di AS yang pergi ke luar angkasa dan orang asal AS pertama yang mengorbit planet Bumi.

2005

Tiga kali serangan bom melanda New Delhi, India dalam sehari. Akibatnya, 59 orang tewas dan sekitar 200 lainnya luka-luka. Kelompok Islamic Inquilab Mahaz mengaku bertanggung jawab atas serangan yang terjadi dua hari sebelum Festival Diwali digelar.

2018

Pesawat Lion Air Penerbangan JT-610 rute Jakarta menuju Pangkal Pinang jatuh di perairan Laut Jawa, tepatnya di Karawang, Jawa Barat. Seluruh penumpang berjumlah 189 orang yang terdiri dari 179 penumpang dewasa, 1 anak, 2 bayi, 2 pilot, 5 kru dinyatakan meninggal dunia dalam kejadian itu.

Pesawat Lion Air JT-610 lepas landas pada pukul 06.20 WIB dari Bandara Soekarno Hatta dengan rute Bandara Depati Amir di Pangkal Pinang, Bangka Belitung. Pesawat dijadwalkan akan tiba di tujuan sekitar pukul 07.20 WIB. Namun, 13 menit setelah mengudara, pesawat jatuh pada pukul 06.33 WIB di koordinat S 5’49.052″ E 107’06.628″. Bangkai pesawat Lion Air JT-610 ditemukan di lepas pantai Laut Jawa.

Baca juga: Angka Kematian Covid-19 Melonjak, Rusia Lakukan Lockdown Parsial

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Pencanangan 2022 Sebagai Tahun Toleransi Belum Dipahami Publik

+ PLUS Pencanangan 2022 Sebagai Tahun Toleransi Belum Dipahami Publik

Pencanangan 2022 sebagai tahun toleransi menemukan momentum tepat. Segregasi sosial dan pertentangan luas di masyarakat akibat politik identitas pada 2017 dan 2019 tidak boleh terulang pada 2024.

Berita Terkini

B20 Inception Meeting, Upaya Akslerasi Pertumbuhan Ekonomi Global

Dalam Presidensi G20 diupayakan penciptaan ide-ide baru yang diwujudkan melalui berbagai aksi nyata bagi kehidupan masyarakat lintas batas dan lintas negara.

Solo Zaman Dulu: Gemerlap Berkat Listrik Mangkunegaran

Kondisi Kota Solo zaman dulu, tepatnya masa kolonial Belanda ternyata sudah gemerlap berkat perusahan listrik yang didirikan pihak Kadipaten Mangkunegaran.

Kampus MBKM Berstandar Internasional ITSK Sugeng Harto Buka 3 Prodi

Institut Teknologi Sains dan Teknologi (ITSK) merupakan kampus MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) memiliki tiga program studi S1- Bisnis Digital, S1- Informatika, S1- Gizi. (Istimewa)

+ PLUS Pencanangan 2022 Sebagai Tahun Toleransi Belum Dipahami Publik

Pencanangan 2022 sebagai tahun toleransi menemukan momentum tepat. Segregasi sosial dan pertentangan luas di masyarakat akibat politik identitas pada 2017 dan 2019 tidak boleh terulang pada 2024.

Panen Kritik, Doa Yusuf Mansur: Semoga Tidak Ada Benih Permusuhan

Ustaz Yusuf Mansur berdoa agar kritikan yang dialamatkan kepadanya tidak berujung pada benih-benih perpecahan.

Dibanding Era Soeharto, Netizen Lebih Setuju Harga Murahan Sekarang

Netizen membandingkan murahnya harga barang era Presiden II RI, Soeharto dengan zaman sekarang untuk mengenang meninggalnya 14 tahun Pak Harto.

+ PLUS Di Balik Rendahnya Konsumsi Buah, Ada Pangsa Pasar Besar di Luar Negeri

Tingginya produktivitas buah-buahan di dalam negeri tidak dibarengi dengan peningkatan konsumsi buah di masyarakat. Ekspor buah menjadi solusi atas meningkatnya produktivitas buah itu.

Akademi Komunitas Negeri Pacitan Belajar Kehumasan ke UNS Solo

UPT Hubungan Masyarakat (Humas) dan Media Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo menerima kunjungan dari Tim Humas Akademi Komunitas Negeri (AKN) Pacitan.

+ PLUS Umat Konghucu Sambut Tahun Baru Imlek dengan Lima Ritual Ibadah

Bagi umat Konghucu perayaan tahun baru Imlek adalah perayaan keagaman. Bagi warga Tionghoa secara umum, perayaan tahun baru Imlek adalah ungkapan syukur sekaligus harapan tentang kehidupan yang lebih baik.

10 Berita Terpopuler: Alas Wingit Ketonggo Ngawi-Warisan Pengusaha Asia

Alas Ketonggo di Ngawi, Jatim menjadi salah satu tempat wingit yang menyimpan misteri dan warisan pengusaha terkaya Asia dari Semarang menjadi berita terpopuler di Solopos.com, Jumat (28/1/2022).

Yusuf Mansur Doakan Semua Orang yang Mengkritik Dirinya

Yusuf Mansur bahkan mendoakan semua orang yang mengkritik dirinya agar diberi panjang umur dan kebaikan.

Solopos Hari Ini: Desakan Evaluasi PTM Menguat

Lonjakan kembali kasus Covid-19 beberapa hari terakhir memperkuat desakan agar pemerintah meninjau ulang kebijakan pembelajaran tatap muka (PTM).

Salim Said Nilai Mega Tak Tulus Dukung Jokowi

Salim menilai Megawati mendukung Jokowi karena tidak ada pilihan lain mengingat elektabilitas politikus asal Solo itu pada 2014 tak terbendung.

Pendidikan Sangat Penting untuk Bekal Memasuki Era Metaverse

Metaverse adalah teknologi penyedia peluang-peluang baru sekaligus mengandung ancaman-ancaman baru. Butuh ketangguhan kepribadian memasuki era teknologi ini agar inovatif dan tak diperbudak.

Sejarah Hari Ini: 28 Januari 1871 Pengepungan Paris Berakhir

Berbagai peristiwa penting dan bersejarah yang patut dikenang terjadi di berbagai penjuru dunia dari tahun ke tahun pada 28 Januari.

Jokowi Dorong G20 dan B20 Aktif di Pemulihan Ekonomi Global

Presiden mengatakan Covid-19 mengajarkan pada semua pihak bahwa pandemi bukan hanya menjadi masalah namun sekaligus menjadi peluang untuk tumbuh lebih baik.