Bendera Mongolia. (Freepik.com)

Solopos.com, SOLO — Republik Rakyat Mongolia didirikan pada 26 November 1924. Pendirian republik itu menyusul lepasnya Mongolia dari cengkeraman Dinasti Qing.

Peristiwa itu merupakan salah satu peristiwa bersejarah pada 26 November. Berikut rangkuman Sejarah Hari Ini, 26 November, yang dihimpun Solopos.com dari Thepeoplehistory.com dan Wikipedia.org:

1688
Raja Prancis, Louis XIV, menyatakan perang kepada Belanda meski kedua negara dianggap sudah terlibat pertempuran sejak dua bulan sebelumnya. Perang antara Prancis dan Belanda itu kemudian disebut Perang Sembilan Tahun karena berlangsung kurang lebih sembilan tahun. Dari perang tersebut, Prancis berhasil menguasai beberapa daerah di Eropa namun juga harus kehilangan beberapa daerah kekuasaannya.

Frederick William Herschel. (Wikimedia.org)
Frederick William Herschel. (Wikimedia.org)

1790
Seorang astronom asal Jerman, Frederick William Herschel, menemukan galaksi spiral di rasi bintang Andromeda yang kemudian dinamai NGC 13. Galaksi tersebut berjarak 60.48 Mpc atau 197.270.000 tahun cahaya dari Bumi.

1865
Pasukan Cile berhasil menaklukkan pasukan Spanyol dalam pertempuran laut di perairan utara Valparaiso, Cile.

1914
Kapal perang Inggris, HMS Bulwark, meledak saat berlabuh di Kingsnorth, Kent, Inggris. Ledakan itu mengakibatkan 738 dari 750 kru kapal tewas.

1922
Arkeolog dan bangsawan Inggris, Howard Carter dan Lord Carnarvon, memasuki makam Firaun di Mesir. Keduanya dianggap sebagai arkeolog pertama yang berhasil masuk ke makam tersebut. Setelah itu, Lord Carnarvon membiayai ekskavasi makam Tutankhamun, Firaun dari dinasti ke-18, di Lembah Para Raja, Mesir.

1924
Republik Rakyat Mongolia didirikan setelah berhasil lepas dari cengkeraman Dinasti Qing. Hingga kini, 26 November diperingati sebagai hari kemerdekaan di Mongolia.

1937
Pasukan Kekaisaran Jepang mengalahkan Tentara Revolusioner Nasional, Tiongkok dalam Pertempuran Shanghai. Pertempuran di Shanghai, Tiongkok yang telah berlangsung selama tiga bulan itu pun berakhir.

Arswendo Atmowiloto. (Wikimedia.org)
Arswendo Atmowiloto. (Wikimedia.org)

1948
Arswendo Atmowiloto, lahir di Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng). Namanya kemudian dikenal sebagai penulis dan wartawan. Salah satu karyanya yang paling populer adalah novel Keluarga Cemara yang kemudian diangkat menjadi sinetron pada 1996.

1950
Pasukan Tiongkok di Korea Utara (Korut) melancarkan serangan balasan terhadap Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS) di Chosin atau kini Changjin, Provinsi Hamgyong Selatan, Korut. Pertempuran ini dikenang dengan nama Pertempuran Bendungan Chosin yang memperpanjang masa Perang Korea.

1990
Lee Kuan Yew mengundurkan diri dari jabatannya sebagai perdana menteri Singapura. Dia mundur dari jabatan yang telah diemban selama lebih dari 30 tahun dan digantikan Goh Chok Tong. Meski telah mundur, dia tetap menjadi tokoh politik yang sangat berpengaruh di Singapura.

Sumber: Wikipedia.org, Thepeoplehistory.com


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten